Li Meilan

Li Meilan
Awal Kehidupan Baru (Season 3)


__ADS_3

"Aku tidak menyangka jika hari ini kamipun harus berpisah dengan kalian, aku juga tidak menyangka takdirku yang bertransmigrasi kedunia ini justru mempertemukan diriku dengan kalian yang amat berharga. Satu yang kupinta tolong saling menjaga dan menyayangi satu sama lain, jangan biarkan kebencian maupun kemaran menguasai diri kalian! Suatu saat kita akan kembali bertemu, aku berjanji akan hal itu. Selamat tinggal untuk kalian semua, sampaikan salamku dan rahasiakan kepergian kami tetap rahasiakan stars guild hingga tiba saatnya kalian menjadi sangat kuat tak tertandingi. Lawan kejahatan dan ketidakadilan dimanapun kalian berada, kami menyayangimu sampai kapanpun!!" teriak Meilan menangis sesenggukan dengan memberikan cincin ruangnya kepada Lingbo, Baojin dan Xiao An yang telah digariskan untuk memiliki tiga pusaka Meilan.


************


Disebuah tempat, didunia yang begitu misterius. Keberadaan yang tertinggi dan mulia, tempat dimana mereka yang terkuat mendatangkan tamu yang tak pernah disangka - sangka.


Mereka adalah keberadaan yang mustahil dari yang termustahil, kehidupan satu tempat yang begitu indah menyimpan energi yang begitu besar disetiap satu tarikan nafas.


Tak banyak namun juga tak sedikit keberadaan mereka disana, banyak orang yang tidak mengetahui bahwa dunia atas masih memiliki dunia atas lagi karena mereka yang bisa memasuki adalah mereka yang terpilih dari jutaan manusia.


Kepergian mereka akan tertanam diotak dunia dibawah mereka bahwa mereka yang hilang tidak pernah hidup atau ingatan mereka akan dihapuskan sedemikian rupa.


Rahasia biarlah menjadi rahasia besar sampai waktunya tiba, ingatan seseorang seakan lupa keberadaan mereka.


"Tidak disangka hidup kita begitu singkat didunia atas, sedikit menyesali bahwa mereka akan melupakan keberadaan kita hingga batas waktu yang ditentukan," ucap Li Chichi.


"Kau benar, saat ini mereka pasti melupakan keberadaan kita. Maka, kita harus menjalani hidup dengan baik disini dan berharap ada jalan untuk menemui mereka kembali," ucap Long Di mengangguk - anggukan kepalanya.


"Mari kita menjadi kuat agar bisa keluar dan pergi sesuka kita dari dunia atas lapisan ke-empat ini!" seru Li Mei.


"Hidup kita harus menjadi baik, mereka disana sudah aman. Jadi sudah pasti kita harus menjalani kehidupan baru kita ini," ucap Edward yang diangguki mereka dengan setuju.


Didunia atas lapisan ke-empat atau bisa disebut sebagai dunia Heaven Jade sangatlah berbeda karena disini tidak ada pengawal, kerajaan, kekaisaran atau organisasi apapun sejauh mata mereka memandangi dunia yang begitu megah dan indah.


Heaven Jade mungkin tenang namun bisa juga tidak tenang, kedatangan mereka tidak disambut apapun sehingga mereka orang 'awam' nampak begitu kebingungan sampai kedua pria yang memiliki aura ganas menghampiri mereka dan mengucapkan kalimat yang begitu mencengangkan.

__ADS_1


"Tuan muda dan Nona muda tolong ikuti kami, tuan besar telah menunggu kedatangan kalian!" ucap salah seorang pria menggiring langkah mereka tanpa menunggu jawaban Meilan bersaudara.


Aura mereka nampak sangat ganas, namun penuh penghormatan dan aura yang menguar begitu baik sehingga tak ada sedikitpun keraguan Meilan bersaudara untuk mengikuti langkah kedua pria dihadapan mereka.


Pan tersenyum misterius, bahkan semua saudara Meilan sedikit merasakan aura yang tidak asing keluar dari keduanya seolah mereka pernah bertemu di masalalu.


Memasuki ibukota Heaven Jade, pandangan kebingungan, kekagumanan, bahkan keirian mengiring setiap langkah mereka yang dituntun langsung oleh Black Ksatria, perlu diketahui di dunia ini kekuasaan hanya milik satu orang yaitu dia, dia adalah yang terkuat dari yang terkuat, yang agung dari yang teragung dan dia sangatlah misterius tak banyak orang yang pernah bertemu dengan 'dia', bahkan yang pernah bertemupun tak ada yang mampu membuka mulut untuk hanya sekedar menyebutkan bahwa Sang Penguasa adalah wanita atau pria.


Mereka yang pernah melihat 'dia' bahkan biaa dihitung dengan satu tangan, Heaven Jade sangatlah aman, nyaman dan terjaga karena orang yang memiliki sedikitpum kejahatan tak bisa memasuki dunia ini, musuh alami orang disini hanya lah sesamanya karena persaingan satu sama lain, tak ada musuh dari luar.


Dibawah tatapan banyak orang, Meilan bersaudara tak bisa tetap tenang karena tatapan mereka begitu intens, hanya ketika dua Black Ksatria tersebut mengucapkan satu kalimat semua orang yang berada disana seolah tak melihat keberadaan Meilan bersaudara.


"Terlalu ingin tahu, akan merusak hidupmu sendiri!" ucap Black Ksatria mendominasi.


Meilan bersaudara cukup tercengang karena hanya satu ucapan dari keduanya, semua orang langsung bungkam seolah keberadaan mereka begitu ditakuti.


"Bolehkan anda menceritakan sedikit tenang Heaven Jade ini?" tanya Meilan tersenyum lembut, auranya sedikit menekan kedinginan dan kekejaman dua orang didepan mereka.


"Nona saya akan menjawab, Heaven Jade atau dunia lapis ke - empat ini sebenarnya tidak memiliki organisasi, kekaisaran, kerajaan, atau wilayah independent hanya satu Penguasa didunia ini, dia sering disebut Pemimpin Yang Agung disini, namun untuk anda beliau mengatakan ada sesuatu yang berbeda nantinya, sebelumnya saya Doren Juang dan disampaing saya Ji Hongli kami adalah Black Ksatria yang secara khusua untuk menjemput anda dan teman anda. Jade Heaven sendiri tidaklah memiliki banyak orang didalamnya, kita hanya memiliki sepuluh ribu orang dan memiliki satu wilayah yang tak terpisah sama sekali, karena seperti apa yang anda ketahui dunia kita ini misterius tak satupun orang awam mengetahui dunia ini," ucap Doren Juang.


"Kita disini awalnya hanyalah orang asing, karna tidak pernah terjadi ada orang yang memiliki ikatan bersaudara bisa memasuki dunia ini bersama kecuali kalian. Kalian sangatlah khusus, tak heran banyak yang memandang kalian dengan keingintahuan. Saya tidak akan banyak menceritakan tenang dunia ini, karena tuan besar sendiri yang ingin menyampaikan kepada anda, ketika kalian membutuhkan sesuatu nantinya bisa panggil nama kami dan kami akan selalu ada selama kalian memanggil atau membutuhkan kami, kita sampai!" ucap Ji Hongli berhenti didepan bangunan yang sangat megah, bangunan yang berada ditengah kota.


Meilan bersaudara bahkan berdecak menatap permandangan mewah ditempat tinggal mereka, kemungkinan.


"Nona dan Tuan muda tolong ikuti kami masuk kedalam!" arah Ji Hongli tersenyum meski sangatlah kaku.

__ADS_1


Mereka dengan santai mengikuti langkah keduanya memasuki gerbang yang sangat tinggi dan kokoh dihadapan mereka.


Karena keberadaan kediaman yang terletak ditengah ibukota, maka sudah pasti banyak yang berbondong - bondong untuk melihat mereka dan berbisik iri karena selama ini tak ada yang bisa memasuki Kediaman White Jade yang Agung.


Hanya segilintir orang yang bisa menginjakkan kaki mereka dengan selamat, sisanya yang nekat untuk memasuki maka berakhir dengan kematian yang sangat menyakitkan.


Ternyata setelah mereka masuk, gerbang dengan sendirinya tertutup seolah didunia ini sudah sangat maju, memikirkan hal itu Meilan sekali lagi kagum dan semakin bingung karena matanya menatap benda - benda yang begitu familiar dalam hidupnya.


Keanehan White Jade ini tentu menjadikan Meilan bersaudara tetap fokus jika sesuatu terjadi karena mereka merasa, mereka bukanlah siapapun didunia ini namun mereka diperlakukan sedemikian rupa.


"Selamat datang diduniaku, istri!" ucap seorang pria dengan senyum mematikan, menyambut kedatangan Meilan bersaudara yang sedang kebingungan.


Istri? siapa? siapa istri pria tampan nan gagah didepan mereka ini? batin mereka berkecamuk menatap satu sama lain, hanya Pan yang masih tenang seolah ia tau semua ini akan terjadi.


-


-


-


-


-


-

__ADS_1


Jangan lupa untuk berikan dukungan kalian, terimakasih🖤


__ADS_2