Li Meilan

Li Meilan
Berkumpulnya sang 'Takdir'


__ADS_3

Mereka semua makan sambil berbincang dengan santai, ikatan terjalin begitu saja. Dengan cepat mereka menjadi lebih akrab dan tak sungkan lagi.


Yang tadinya Lingli Yuan sangat angkuh dan sombong berubah menjadi gadis konyol dan ceroboh setelah mengenal satu sama lain, bahkan kini mereka tak lagi berbicara formal dan lebih memilih untuk saling memanggil dengan nama atau kakak adik saja.


 ___________


Tiga hari berlalu begitu cepat, mereka yang dikatakan dalam sebuah ramalan telah berkumpul disuatu tempat rahasia demi membuat rencana untuk melawan Seven Deadly Sins yang menurut ramalan kekuatan mereka sangatlah kuat bahkan mungkin setara dengan para Takdir.


Seven Deadly Sins memiliki kekuatan masing - masing yang akan mempanguruhi seluruh umat manusia ataupun berbagai ras didunia atas.


Pembagian Seven Deadly Sins,




Lucifer mewakili (Kesombongan), pada akhirnya nanti dunia akan semakin sombong terlebih manusia didalamnya. Tanda ini berarti Lucifer telah bangkit dari tidur panjangnya, Lucifer yang terkuat dari Seven Deadly Sins keberadaannya yang teratas dari seluruh kejahatan dimuka bumi.




Mammon mewakili (Keserakahan), tidak dipungkiri saat ini duniapun sudah terlihat manusianya yang tamak dan serakah, terlebih didunia atas atau yang kita sebut dunia ketiga mereka semua orang kuat namun yang terkuatpun tidaklah sedikit. Satu hal dosa yang juga menjerumuskan adalah keserakahan ini nantinya.




Asmodeus mewakili (Nafsu), salah satu dosa yang sangat berat karna bertanggungjawab dalam memutar hasrat seksual seseorang, salah satu pengikut Lucifer yang keberadaannya juga kuat.

__ADS_1




Leviathan (Lambang Iri dan Dengki) dikatakan Leviathan gemar menggoda para pria untuk melakukan penghujatan dalam balas dendam yang ada nantinya, identik dengan iri dan kedengkian manusia.




Baal/Beelzebub (Kerakusan dan Ketamakan) mewakili lebih dalam untuk hal buruk yang dikatakan Beelzebub ini adalah dewa lalat yang mengajak manusia untuk selalu berlaku boros, makan dengan rakus dan banyak.




Satan (Kemarahan) dikatakan Satan merupakan perwujudan dari antagonisme yang memunculkan kemarahan yang akhirnya menimbulkan dosa dan kecerobohan.




Belphegor (Kemalasan) Belphegor bertugas menghasilkan kemalasan yang pada akhirnya berujung ke perpecahan sampai timbulnya peperangan sehingga menyebabkan kematian massal manusia nantinya.




"Seperti yang saudara saudari ketahui, didalam ramalan kita akan melawan Seven Deadly Sins ini entah kapan waktu itu tiba, namun tidak dapat dipungkiri cepat atau lambat dunia atas kita ini akan terjadi perpecahan yang sangat besar bahkan dampak dari perpecahan itu sendiri bisa saja membinasakan kita, Orang Dunia Atas. Menurut saudara dan saudari apakah yang sebaiknya kita lakukan untuk persiapan dikemudian hari?" tanya seorang perwakilan dari Sekte Aliran Putih yang telah ditunjuk untuk memimpin jalannya pertemuan mereka.

__ADS_1


"Kita tidak tau seperti apa kekuatan Seven Deadly Sins, wujud mereka dan kapan merek datang. Informasi yang kita dapatkan terlalu sedikit, hanya terfokus dalam ramalan, saya rasa akan sangat buruk jika kita tidak langsung mencari tau seperti apa mereka yang disebut Seven Deadly Sins itu," ucap Perwakilan dari Sekte Aliran Hitam.


"Sedikit banyaknya saya mengetahui wujud mereka sebenarnya sangatlah buruk, namun kemampuan mereka dalam berubah wujud tidak bisa kita remehkan, ramalan pernah datang dimimpi saya jika kedatangan mereka sebenarnya memiliki ciri masing - masing ditandai dengan Lucifer(Kesomobongan akan merajalela), Mammon(Keserakahan), Asmodeus(Nafsu), Leviathan(Lambang Iri dan Dengki), Baal/Beelzebub(Kerakusan dan Ketamakan), Satan(Kemarahan) dan yang terakhir Belphegor(Kemalasan), tujuh dosa ini sangatlah mematikan. Didunia atas kita ini saya rasa sudah mulai menunjukkan eksistensi keberadaan mereka, namun belum sepenuhnya mereka bangkit dan yang menjadi sedikit keuntungan untuk kita keberadaan Lucifer sang dosa paling kuat akan datamg diakhir nantinya, semoga kita bisa menghadapi mereka! Kabar buruknya kitapun tak tau mereka akan datang bersamaan atau bergantian, kadang ramalan bisa saja tak sesuai kenyataan. Jadi menurut Saudara dan Saudari jika kita turun langsung untuk mencari tau apakah tidak membuang waktu?" ucap Meilan tiba - tiba yang mengejutkan mereka, Meilan banyak mengetahui hal itu seolah dirinya pernah berada di era tersebut, namun mereka hanya tidak tau jika Meilan sebenarnya hanya mengarang mengikuti cerita dizaman modernnya dulu, siapa tau kan jika Meilan ternyata benar? Hehe.


"Ah Nona Meilan benar, kita hanya membuang waktu untuk mengawasi mereka karna kitapun tak tau dimana keberadaan mereka bahkan tak satupun ada petunjuk yang memberitahukan keberadaan mereka sudah ada atau tidak ada didunia atas ini!" ucap Niex formal, saat ini mereka menekan hubungan persaudaraan demi seluruh umat yang berada didunia Atas, perlu diingat Saudara Saudari Meilan juga termasuk orang yang berada didalam ramalan.


"Satu hal yang pasti, setelah kita memasuki Dimensi Kematian ini maka kita tidak diperbolehkan untuk berpisah apapun keadaannya!" ucap perwakilan Ras Wolf.


"Ya, sayang sekali perwakilan ras Duyung tidak tersisa padahal dikatakan dalam ramala di dunia atas kita ini masih menyisakkan kaum duyung namun sampai saat ini eksistensi mereka tidak pernah lagi muncul walau sedikit sekalipun!" ucap Perwakilan Akademi.


"Sebenarnya keberadaan mereka ada, bahkan kedua bawahan saya adalah bagian dari mereka. Jika saudara saudari berkenanan ijinkan saya untuk memanggil perwakilan Duyung sekarang!" ucapan Meilan sangat mencengangkan seluruh orang yang hadir, tak pernah terpikir oleh mereka jika ras duyung mau mengabdi pada seorang manusia, bukan rahasia lagi jika ras duyung sangat arogan, tertutup dan sombong, dalam sejarah dikatakan mereka tidak pernah menerima tuan sekalipun karna hidup mereka berdampingan dan menekan kuat peraturan yang mengatakan seluruh manusia maupun ras lain dimata mereka sama!


"Nona anda jangan bercanda disituasi genting ini!" bentak perwakilan akademi lainnya.


"Saya tidak bercanda! Duma dan Dima perlihatkan diri kalian sekarang!" perintah Meilan


Kedua Duyung berbeda jenis menampakkan diri mereka ditengah pertemuan yang terjadi.


"Duma dan Dima memberi salah kepada tuan, semoga anda diberkahi!" ucap keduanya serentak, lagi dan lagi mereka menganga tak percaya seorang gadis muda mampu untuk menjadikan duyung sebagai bawahannya, apa yang dimiliki gadis itu batin mereka.


"Maaf saya menganggu, jika tak salah dengar nama kedua duyung ini adakah Duma dan Dima, benar begitu?" tanya perwakilan sekte pedang.


"Benar, saya Duma dan adik saya ini bernama Dima!" jawab Duma tegas.


"Hahaha luar biasa, takdir memang tak salah! Tuan Duma dan Nona Dima jika tak salah anda berdua adalah putra dan putri dari pemimpin ras duyung terakhir kan?" tanya Perwakilan Sekte Pedang yang mengejutkan mereka semua, hanya Meilan bersaudara yang nampak masih santai meski sempat terkejut dan bingung takdir apa yang dimaksud orang didepannya ini!


"Itu kami!" jawab keduanya tegas


"Bagus bagus, sekarang telah lengkap semua keberadaan ras telah ada, sedikit saya jelaskan Tuan Duma dan Nona Dima merupakan kepingan takdir yang lain, setiap perwakilan tempat memiliki isi takdir yang berbeda namun saling berhubungan! Di Sekte Pedang saya dituliskan, Eksistensk terakhir yaitu Ras Duyung dan dikatakan pula nama didalamnya adalah orang yang akan melengkapi formasi kita!" ucap Perwakilan Sekte Pedang itu yang duangguki mereka.

__ADS_1


"Terimakasih informasi dari saudara dan saudari, sudah waktunya untuk kita memasuki Dimensi Kematian!" ucap Perwakilan Ras Elf mengejutkan mereka yang ada, Sudahkah waktunya? Pikir mereka sambil menarik nafas panjang dan menghembuskan secara teratur untuk mengurangi kegugupan yang ada.


M**ari tinggalkan jejak, kasih dukungan kalian dengan ngelike dan komentar apapun itu asalkan sopan ya hihi, thankyou🖤**


__ADS_2