Li Meilan

Li Meilan
Lotus Darah Misterius


__ADS_3

Keadaan kedai yang tadinya senyap sekarang menjadi ramai dengan perbincangan hangat seorang Ye Ahn gadis jenius dari Perguruan Macan Putih dikalahkan hanya dengan satu serangan oleh gadis misterius, bahkan cincin ruangnya juga diambil.


Sungguh kasian anak kepala keluarga Ye karna menyinggung monster pikir semua orang.


------------


Berita tersebar sangat cepat, berita seorang jenius


Klan Ye dan perguruan macan putih merebak hingga kekaisaran lainnya.


Topik mengenai kekalahan Ye Ahn hanya dalam sekali serangan sangat membuka banyak mata para kultivator untuk mengingat bahwa "Diatas Langit masih ada Langit", karna hal tersebut pula seluruh tulang Ye Ahn mengalami patah dan kultivasinya harus terhenti sementara.


Tak jauh dari kekacaan, sang sumber utama yang menglahkan Ye Aun saat ini sedang duduk asik menikmati Paviliun Lotus miliknya yang sekarang berubah menjadi Lotus Darah, mendengar namanya siapa saja akan menelan ludah, nama yang tegas nan pemberani sungguh pemilik Paviliun sepertinya bukan sembarang orang terlebih letak paviliun berada ditengah hutan yang lumayan jauh dari kota Tiancang.





(Paviliun Lotus Darah)


Entah mengapa aku merasa Paviliun ini menyembunyikan hal besar yang tersimpan sangat rapat, mungkin suatu saat akan ku cari tau pikir Meilan sambil memandang keluar.


Tak terasa sudah beberapa tahun aku berada didunia antah berantah yang ternyata duniaku sebenarnya. Sungguh takdir sangat konyol, manusia modern sepertiku bisa sampai keabad ini, seandainya iphoneku terbawa sudah pasti aku bakalan update status nih hihi pikir Meilan tanpa sadar cekikikan menambah aura menyeramkan disekitarnya.


"Meimei kenapa kau tertawa seperti itu?" tanya Zilong sang naga.


"Aaaaa!!, kau mengejutkanku Long gege!!!" teriak Meilan melompat sambil mengelus dadanya pelan.


"Hehe habisnya kau tertawa sendiri mana di tempat seperti ini jadi serem tau!" ucap Zilong tertawa melihat tingkah konyol Meilan.


"Cih dasar! serem darimananya sih? disini indah tau, awas ya nanti kubalas!" ucap Meilan kesal.


"Hehe maafkan gegemu yang tampan ini, jadi kenapa kau tertawa?" ucap Zilong mengelus lembut kepala Meilan.


"Oke kali ini kumaafkan, untuk pertanyaanmu tadi jawabannya hmmm apa ya? hanya mertawai takdirku saja bisa sampai kesini, sungguh lucu aku orang modern bisa ke zaman yang kuno ini hehe," jawab Meilan.

__ADS_1


"Oh begitu, ya sudahlah terima takdirmu nikmati hidup keduamu disini bersama kami. Kami akan selalu melindungimu meimei meski nyawa kami taruhannya," ucap Zilong lembut.


"Huhu siapppp gege!!!" ucap Meilan sambil hormat ala modern.


"Ya sudah sana istirahat, jangan lupa bersihkan tubuhmu!" ucap Zilong berlalu meninggalkan Meilan.


---------


Malam hari tiba, suasana hangat beberapa orang sedang menikmati hidangan yang dimasak khusus oleh Meilan.


Hidangan nasi goreng seafood, mie goreng jamur, ayam geprek, dan beberapa kudapan seperti martabak manis coklat, tahu goreng pedas, dan tak lupa es jeruk yang diperas sungguh nikmat sampai mereka melupakan segalanya.


"Meimei masakanmu luar biasa! sangat nikmat, sering - seringlah memasak untuk kami hihi," ucap Pegan.


"Ya, masakan meimei tak ada duanya didunia ini sungguh nikmat," puji Wolfie dengan mulut penuhnya.


"Hehe, padahala diduniaku itu hanya masakan biasa loh bahkan anak kecil juga bisa memasaknya," ucap Meilan tersenyum manis.


"Wahhh duniamu hebat Jiejie, aku ingin berkunjung kesana jika bisa!" ucap Chichi antusias.


"Huh, andaikan bisa aku pun ingin pulang keduniaku meski sesaat!" ucap Meilan tajam mengingat dirinya belum balas dendam untuk mereka yang menyakitinya dulu.


"Oh ya? apa rencanamu?" tanya Miho yang sudah lama diam.


"Sebenarnya aku memiliki rencana untuk membuat kedai, kalian taukan kedai adalah sumber utama informasi didunia ini? dengan adanya kedai kita bisa mengetahui apapun perkembangan di daratan timur maupun lainnya, jadi apakah kalian setuju?" tanya Niex serius.


"Aaaahhh gege aku juga mempunyai rencana seperti itu! tapi mungkin aku akan membuat sebuah pusat perbelanjaan diduniaku namanya Mall kalau disini seperti pasar tapi lebih lengkap tentunya, kita juga bisa merekrut mereka yang tidak mampu untuk dijadikan pengawal bayaran atau pembunuh bayaran yang tentunya untuk membela KEBENARAN, bagus kan rencanaku?" tanya Meilan yang langsung diangguki antusias oleh saudara saudarinya.


"Kalian benar, kita harus membangun kekuatan pendukung disetiap kekaisaran meski sejatinya kekuatan kita sudah sangat kuat bahkan bisa menghancurkan seluruh kekaisaran!" ucap Griff mengangguk-angguk.


"Ya, kedepannya kita tidak tau musuh seperti apa yang kita hadapi terlebih meimei!" ucap Zilong serius.


"Baiklah kita setuju untuk membangun beberapa! mari diskusikan besok karna ada hal yang lebih penting yang inginku sampaikan!" ucap Miho seketika membuat atmosfer ruangan menjadi hening dan serius.


Melihat tidak ada yang berbicara, Miho melanjutkan ucapannya.


"Kalian tau bukan aku adalah rubah ekor sembilan?" tanya Miho lalu diangguki yang lain.

__ADS_1


"Kalian juga tau kan rubah ekor sembilan memiliki kekuatan khusus?" tanya Miho diangguki sekali lagi oleh yang lainnya.


"Keahlianku adalah merasakan aura aura meski sekecil apapun itu bahkan yang tersegel juga aku tau!" ucap Miho.


"Ya, lalu apa cepat ceritakan!" ucap Zilong kesal.


"Hehe maaf, aku akan ceritakan kalian dengarkan baik-baik karena tidak ada pengulangan!" ucap Miho dan lagi lagi diangguki yang lainnya.


"Jadi begini, pertama kali aku menginjakkan kaki dipaviliun Lotus Darah ini aku merasakan aura asing yang begitu kuat namun tersegel. Sebenarnya aku sudah mencari tapi tidak menemukan apapun, aku hanya takut aura ini akan membahayakan kita!" ucap Miho pelan sambil menghela nafas.


"Aku juga merasakan aura itu namun samar samar!" ucap Meilan.


"Aku sebenarnya tau darimana aura itu berada karena kemampuan mata dewa emasku ini!" ucap Griffin yang membuat semuanya terkejut.


"Wow, matamu sungguh keren gege!!" ucap Meilan


"Meimei wow itu apa? dan keren itu apa?" tanya Griffin.


"Ah lupakan, nanti kalian kuberikan buku zaman modern untuk dipelajari! cepat lanjutkan ceritamu griff gege!" ucap Meilan.


"Baiklah, menurut mata emasku aura misterius itu berada dibelakang kediaman Meilan dan sepertinya memang tersegel," ucap Griffin.


"Mengejutkan, besok harus kita periksa! tapi aku ingin membagikan tugas terlebih dahulu. Jadi untuk gege Lyan, gege Layn, meimei dan jiejie kalian bertugas untuk mencari tempat kita untuk membuka usaha dan bertugas mencari mereka yang membutuhkan pekerjaan entah pria wanita yang tua maupun muda asalkan mereka setia, untuk uang silahkan ambil di ruang penyimpanan disamping air terjunku!" ucap Meilan dan diangguki yang lain.


"Lalu untuk Long gege, aku, Niex gege, Wolfie gege, Griff gege dan Miho gege akan memeriksa aura itu besok!" ucap Meilan tegas.


Segera mereka istirahat,setelah mengetahui tugas masing-masing.


FYI :


- Akan ada perubahan nama tokoh


- Perubahan Kata atau Bahasa ( Seperti Panggilan)


- dan lainnya, di part setelah ini (KHUSUS)


Halo, jangan lupa tinggalkan jejak kalian.

__ADS_1


Thankyou💖


__ADS_2