
Hayuk mampir ke cerita tentang perjalanan Permaisuri untuk membalas dendam ini, kali aja suka. Silahkan tinggalkan jejak disana, btw bantu milihin cover dong hehe, nanti koment nomornya aja ya, thankyou🖤
(Cover No.1)
(Cover No.2)
(Cover No.3)
(Cover No.4)
(Cover No.5)
(Cover No.6)
************
Tak ingin berlarut dalam kesedihan, Meilan menguatkan hatinya untuk memberikan yang terbaik pada saudara saudarinya yang lain selama mereka masih disini.
Bahkan beberapa perwakilan takdir juga telah mengalami kebuntuan, hanya segelintir yang memiliki keistimewaan sama seperti Meilan yaitu Arthur, Edward, Regan, Tu Yan, Miaoling, Lusie, Rong Yuolin dan Duma itupun mereka masih belum bisa dipastikan mampu menaiki dunia atas ke - empat.
Meilan bersaudara dari ketujuh orang yang berpotensi tersebut hanya bertiga yang mungkin bisa mengikuti mereka nantinya, ketiga orang tersebut sepertinya Arthur, Edward, dan Regan karna potensi mereka sangat besar kemungkinan untuk mampu mengikuti Meilan jika berusaha dengan sangat keras tentunya.
***********
Satu tahun telah berlalu dengan singkat, tanda salah satu seven deadly sins juga telah muncul.
__ADS_1
Baru - baru ini dunia atas digemparkan dengan kemunculan Belphegor yang selalu membuat ulah, namun sejauh ini yang sering membuat ulah hanya pengikut Belphegor yang bisa dikatakan cukup kuat.
Dalam pencarian Belphegor, Stars Guild sendiri yang memilih untuk mengawal dan mencari secara langsung.
Tak terhitung banyaknya kultivator dunia atas yang memilih untuk mengabdi pada Belphegor untuk menaklukkan dunia atas.
Pembunuhan sering terjadi dikalangan kultivator biasa yang tidak tunduk pada Belphegor.
"Belphegor ini sungguh sangat mengesalkan, terhitung sudah dua ratus kultivator biasa yang terbunuh dengan cara yang sama!" ucap Lusie kesal.
"Ya, bahkan pengikut Belphegor terakhir yang ku dengar sudah sangat banyak, kalau begini terus kurasa dunia atas kita akan hancur!" ucap Miaoling.
"Sepertinya kita harus membasmi pengikutnya terlebih dahulu agar tuannya keluar dari sarang!" ucap Meilan mengamati situasi yang cukup kacau saat ini.
"Ah Meilan benar, seharusnya Belphegor akan turun tangan nantinya. Mari buat mereka kacau seperti mereka mengacaukan dunia atas ini!" ucap Mialing.
"Ya, lalu siapa yang akan membasmi pengikut Belphegor itu?" tanya Elgan.
"Tim beta saja sudah cukup untuk membasmi para cecunguk pengkhianat itu!" ucap Tu Yang Gang.
"Sepertinya kita harus memulai pembasmian ini secepat mungkin, kurasa malam ini juga tepat!" ucap Miho santai.
"Baiklah, tim beta akan mulai membasmi malam ini. Seharusnya tidak sulit jika melumpuhkan seribu orang dalam semalam bukan?" tanya Regan.
Sore itu dihabiskan dengan canda tawa penuh kehangatan di antara mereka.
Malam hari telah tiba, dimana seharusnya Tim Beta akan melancarkan aksinya.
Dimalam yang begitu sepi ribuan kepala telah melayang, kepala para pengkhianat yang membela Belphegor.
Kejadian pembantaian terus terulang hingga lima hari penuh membuat Belphegor menjadi geram karena pengikutnya hampir habis dibunuh orang tidak jelas yang berani menentang dirinya.
Ditengah kegelapan berdiri seorang pria tampan nan gagah sambil memegang secangkir kecil yang berisi darah persembahan untuk diminum.
Keningnya nampak mengerut setiap mendengar laporan para pengikutnya yang ketakutan akan pembantai yang terjadi lima hari terakhir, pembataian yang telah menewaskan sedikitnya lima puluh ribu kultivator yang mengikuti Belphegor, entah sehebat apa kelompok itu hingga mampu membunuh banyak para pengkhianat, bahkan mereka tak pernah meleset karena target yang selalu benar.
"Sangat mengesalkan rasanya melihat para budak ku terbunuh oleh orang - orang tak jelas itu, seandainya pembantaian ini terjadi beberapa waktu lagi sudah dipastikan pengikutku akan habis tak tersisa, sialan mereka memaksaku untuk menampakkan diri rupanya!" gumam Belphegor marah.
__ADS_1
"Sudah saatnya sang raja dosa ini untuk menampakkan diri dan membuat mereka jera!" ucap Belphegor melotot sambil mencengkram gelasnya hingga hancur bagai debu.
Disisi lain Meilan merasakan perasaan yang sangat buruk akan terjadi, matanya bergerak cemas seolah mengetahui memang ada bencana besar yang akan terjadi.
Meilan berlari menuju ruang rahasia dan secepatnya memanggil teman serta para saudara saudarinya untuk mendiskusikan perasaannya yang begitu penuh dengan rasa khawatir dan ratapan sedih entah berasal dari mana.
Diruang rahasia telah berkumpul semua pendiri Rose Guild dengan berbagai tatapan bingung, terakhir kali mereka masuk keruang rahasia adalah hari dimana mereka mengetahui Belphegor telah muncul, jika mereka keruang ini maka ada sesuatu yang sangat penting.
"Ada apa ini?" tanya Xi Renren langsung.
"Perasaanku begitu gelisan dan penuh akan ratapan sedih yang entah karena apa, pastinya akan ada hal besar yang terjadi dalam waktu dekat ini, sebaiknya kita hentikan dulu pembantaian untuk pengikut Belphegor dan fokus membangun aray formasi untuk Rose Guild ini!" ucapan Meilan membuat semua yang ada disana menjadi waspada dan khawatir.
Xiao An berdiri ditengah kerumunan, mata dan tubuhnya bergerak dengan sendirinya. Tatapan mata yang sangat kosong, tangan menggenggam erat. Mulutnya menggumamkan beberapa kata yang membuat mereka semua syok dan terpukul.
..."Dia akan datang membawa petaka dan kesengsaraan!"...
Satu lagi bakat Xiao An yang sangat hebat, Xiao An mampu membaca masa depan. Jika Meilan mampu membaca masalalu, maka Xiao An mampu membaca masa depan meski samar dan singkat.
Perlahan mata Xiao An kembali seperti sedia kala, matanya mengeluarkan air mata sangat deras menyaksikan sepenggalan potongan takdir yang sangat mengerikan penuh dengan kesengsaraan.
Meilan segera merengkuh adik kecilnya dan menenangkan Xiao An dibantu Regan yang memang sangat dekat dengan Xiao An.
"Hiksss.. du-dunia k-kita hikss akan hancur hikss" ucapan Xiao An menjadi pukulan telak untuk semua orang yang berada disana.
"Tidak sayang, selama kami masih disini dunia ini tak akan pernah hancur," ucap Meilan.
"Hentikan tangismu gadis manis, kami ada disini untuk melindungi dunia atas kita ini," ucap Regan mengambil alih Xiao An dan menggendongnya.
Beberapa menit keadaan sangat hening, setiap orang memiliki pemikiran yang sulit dan berbeda.
"Sayang ceritakan apa potongan kejadian masa depan yang kau lihat?" ucap Li Mei tersenyum sambil mengelus rambut Xiao An lembut.
"Aku melihatnya dengan samar, dunia atas kita akan mengalami kerusakan yang begitu parah banyak orang yang kita kenal mati dengan tragis bahkan beberapa dari kita mengalami luka yang cukup parah namun kemenangan masih tak terlihat berada dipihak mana, aku berharap kemenangan ada dipihak kita dan tak satupun dari kita yang menjadi korban," ucap Xiao An menerawang sedih.
Xiao An tidak pernah menyangka kemampuannya bisa melihat masa depan bukanlah hal yang bagus justru beban besar berada di pundaknya.
Meilan mencoba tersenyum menguatkan semua orang agar tidak mengkhawatirkan kejadian yang tidak tau kapan akan terjadi.
Hari itu mereka membuat aray formasi tingkat dewa dengan mengorbankan setengah kekuatan yang akan pulih dalam beberapa hari dengan menyerap banyak sumber daya nantinya.
__ADS_1
Rose Guild resmi menutup diri dari dunia luar, Meilan dan yang lainnya juga membuat formasi untuk melingkupi dunia atas meski tak seperti aray formasi mereka.
Hayuk di koment biar gw semangat nulisnya, jangan lupa likenya juga ya thankyou🖤🖤