
Dilain tempat Meilan masih terbaring lemah, bahkan energi kehidupannya terasa sangat tipis hanya jika disentuh sedikit saja tubuhnya akan hilang dan rapuh.
Semua saudara saudari Meilan menatap dengan sedih karna Meilan adik atau kakak mereka biasanya sangat pecicilan, juga kecewa karna mereka tak menghentikan Meilan untuk menerobos meski mereka tau hal itu membahayakan.
Didunia ke-empat beberapa orang menatap dari pantulan air dan giok kehidupan yang meredup menampilkan putri kecil mereka dan cucu mereka yang terlihat lemah terbaring tak berdaya sedang melawan alam bawah sadarnya, mereka hanya percaya takdir tidak pernah salah. Putri kecil mereka pasti bisa melewati segalanya karna sang putri kecil mereka adalah takdir yang diciptakan oleh Sang Pencipta sendiri.
**************
Sebulan telah berlalu, Meilan perlahan membuka kedua matanya. Giok jiwanya telah bersinar sangat terang seperti semula bahkan lebih terang.
Selama sebulan kedua pangeran selalu berjaga disisi Meilan, hanya sehari sebelum Meilan membuka mata, kedua pangeran diutus untuk menyelesaikan misi membunuh beast campuran setengah iblis yang sangat meresahkan didunia atas.
Kabar sadarnya Meilan menggemparkan seluruh Seven Guardian, banyak yang mengirimkan hadiah karena Meilan telah berhasil menembus Tingkat Surga Akhir diusia yang masih sangat muda.
"Adikku akhirnya kau sadar, selama dua bulan ini kami merasakan hari yang sangat sulit untungnya kita kedatangan mereka," ucap Li Mei sambil memberikan air suci kepada Meilan untuk diminum.
"Kedua pangeran telah menjagaku, lalu sekarang mereka kemana?" tanya Meilan.
Meilan memang mengetahui siapa saja yang berada didekatnya terlebih kedua pangeran yang setiap hari memang selalu menjaga Meilan meski diawal - awal mereka sering berdebat ingin menjaga Meilan.
"Ah mereka mendapatkan misi khusus untuk membunuh beast iblis yang berada diair terjun timur," jawab Li Chichi.
"Perasaanku sedikit tidak tenang, bisakah kakak mengantarkanku pada mereka?" tanya Meilan cemas, hatinya sedikit resah seolah ada bahaya besar jika dia telah sedikit saja.
Lang menawarkan diri tanpa bantahan, mereka semua pergi menuju air terjun timur, tempat beast iblis berada.
Sekitar beberapa jam berlalu, dihadapan mereka terpampang jelas air terjun yang sangat indah namun menyimpan hawa kematian yang sangat pekat.
Tak jauh dari mereka, kelompok misi yang diawal berjumlah dua puluh orang kini yang tersisa hanya tiga orang, untungnya termasuk Herry dan Wiliam yang terluka cukup parah.
__ADS_1
Long Da dan Long Di menggunakan sihir penyembuhannya kepada Herry, Wiliam dan seorang wanita, untuk menyembuhkan ketiganya butuh tiga persen energi yang terkuras.
"Untung saja kalian kemari, jika tidak mungkin kami akan kehilangan nyawa," ucap Herry.
"Beruntunglah kalian adik kita Meilan merasakan bahwa kalian dalam bahaya, dasar lemah!" ucap Pan songong.
"Hey kau dasar orangtua, berani sekali menghinaku!" ucap Herry kesal.
Herry dan Pan jika bertemu akan selalu berdebat meski hal sekecil apapun, tanpa mereka mungkin keluarga kecil Meilan akan kesepian.
"Kalian bocah, tidak ingat umur! Setiap hari selalu berdebat, hey malulah di umur kalian seharusnya sudah serius bukannya seperti anak kecil yang kehilangan permennya!" bentak Lingbo kesal menatap keduanya.
"Hey anak kecik tutup mulut busukmu itu, kau itu seharusnya duduk manis! Dasar mulut cabai pedas dan menyakitkan!" ejek Pan kesal.
"Kalian sebaiknya diam, Beast Iblis menuju kemari. Kurasa lukanya telah pulih dan kekuatannya memang kuat mungkin hampir setara dengan Kakak Han tapi masih kuat kakak sih sepertinya, cepat bereskan dan selesaikan misi ini untuk mendapatkan Spirit Water!" perintah Xiao An, anak kecil memang bebas terlebih anak perempuan huh!
Spirit Water berada diatas Energy Water, namun ada yang jauh lebih tinggi dari keduanya yaitu Heaven Water yang keberadaannya sangat sulit untuk dicari bahkan sampai kini Heaven Water belum ditemukan didunia atas, banyak orang beranggapan Heaven Water hanyalah sekedar cerita yang dibuat - buat.
"Tentu kakak, tunggu disini!" ucap Han Bao tegas.
Pijak tanah menjadi bergetar seiring munculnya ikan bermata api, beast iblis yang hampir membunuh kedua pangeran dan seorang gadis bernama Lue Yilan.
"Huh hanya beast setengah iblis namun begitu angkuh, sayangnya saat ini kau harus mati!" ucap Han Bao menyerang Ikan Bermata Api dengan tombaknya, sebuah senjata tingkat atas pemberian dari Meilan.
Serangan tombak yang sangat tajam dan cepat mengarah tepat ke titik lemah Beast Iblis, hanya dalam satu serangan ternyata Beast Iblis mati dan langsung hancur, hanya menyisakan batu roh spiritnya yang nanti akan mereka lelang.
"Loh mengapa sangat lemah?" bingung Xiao An
Meilan tersenyum, Pan, Zilong bersaudara juga ikut tersenyum. Sayangnya keluarga kecilnya masih belum terlalu kuat sehingga tidak merasakan Beast Iblis yang sebenarnya.
__ADS_1
Meilan cukup salut adik kecilnya Xiao An ternyata memiliki indera yang tajam, walaupun tak sepenuhnya benar namun Meilan berjanji akan membantu adik kecilnya menajamkan indera dan kekuatan istimewa dari Xiao An.
"Hey adik sebenarnya kau tak salah juga tak benar, aura yang kau rasakan memang Beast Iblis yang kuat bahkan kekuatannya hampir setara dengan Kakak Miho kita ini," ucap Meilan.
"Ah ya, kekuatannya hampir setara diriku namun tidak sebanding jika aku telah melepaskan kekuatanku yang sebenarnya hehe," ucap Miho santai, ah Meilan melupakan bahwa kekuatan saudaranya masih menutupi basis kultivasi yang sebenarnya.
"Naga Air, bagaimana jika Kakak Long yang bermain," ucap Ming tengil.
"Hey, dia hanya ular yang menyerupai naga! Naga terkuat didunia atas kalian pasti tau siapa dan ada klan naga yang juga kuat tapi keberadaannya telah lama hilang, yaitu Klan Naga Azure, Miho lawanlah dia aku terlalu malas menghadapi Naga jadi - jadian itu!" ucap Zilong santai.
Lue Yilan menatap bingung, dia memang tau seberapa kuat Guardian terakhir dan orang - orangnya, namun dirinya tak menyangka kekuatan mereka sangatlah luar biasa bagaikan bumi dan langit jika dibandingkan dengan kekuatannya.
"Manusia bodah pergilah dari daerah kekuasaanku ini jika kalian masih ingin hidup!" ucap Naga Air menatap mereka rendah.
Zilong sebagai keturunan Naga Murni bahkan darah Zilong masih bercampur dengan Klan Naga Azure yang dijadikan mitos oleh orang dunia atas, nyatanya Naga Azure masih ada, namun eksistensi mereka berkurang jadi Naga Azure sekarang berada di dunia keempat dan sisanya masih menjadi misteri.
Zilong menatap tajam kearah ular air yang memakai bentuk naga, aura agung seorang naga sejati menguat dari tubuh Zilong dan menindas Naga jadi - jadian dihadapan mereka.
"T-tuan Yang Agung, maaf hamba buta melihat kekuatan yang sebenarnya," ucap ular air tiba - tiba yang telah kembali pada wujud aslinya.
Zilong menarik auranya dan melengang pergi memeluk Meilan kesayangannya.
"Jadilah beast spirit adik kecilku, Xiao An!" titah Zilong yang langsung disanggupi ular air dengan cepat.
Keduanya melakukan kontrak, kini hanya Lingbo dan beberapa suadara saudarinya yang masih belum memiliki beast kontrak.
"Tuan sebenarnya saya disini karna menjaga Heaven Water yang tepat berada dibalik air terjun ini, jika anda berkenan saya dengan senang hati mengajak kalian semua untuk kesana," ucap Ular Air menunduk hormat.
Mereka terkejut, sumber Heaven Water ternyata berada dibelakang air terjun ini, pantas saja beast spirit yang menjaga cukup kuat bahkan sangat kuat jika itu untuk kultivator biasa.
__ADS_1
"Tunjukkan jalan!" titah Zilong bagaikan suatu kewajiban yang harus dijalani, Lue Yilan takjub menatap orang - orang hebat dihadapannya bahkan Yelan merasa mereka seperti dewa dewi, mungkin dewa dewipun tak secantik dan sekuat mereka.
Lama ga up, maapkan aku karna banyak bangettttttt tugas numpuk. Pusing bgt dalam beberapa hari tugas nambah mulu jadi maklumin ya up nya ga konsisten, semoga masih ada yang setia dan selalu nunggu Li Meilan, luvv🖤