Ling Junjie

Ling Junjie
Chapter 30 Lin Hua


__ADS_3

Selesai merawat tubuh gadis itu Ling Junjie langsung keluar dari gua, dia berniat untuk mencari makanan.


Saat Ling Junjie melewati bekas pertarungan gadis itu dan sepuluh pria yang di bunuhnya tadi, Ling Junjie melihat mayat kesepuluh pria itu masih ada di sana.


"Aku lupa, mengapa aku tidak mengambil cincin dimensi mereka!" Ling Junjie berkata sembari bergegas mengambil sepuluh cincin dimensi dari mayat-mayat itu.


Setelah mengambilnya, Ling Junjie langsung memeriksa isinya, dan ternyata isinya membuat Ling Junjie menampilkan senyum lebar di wajahnya.


"Hm, lumayan!" Ling Junjie berbicara pelan, dan langsung membakar 10 mayat itu hingga menjadi debu!


Ling Junjie berjalan santai melanjutkan perjalanannya untuk mencari makanan, setelah mendapatkan buah-buahan dan dua ekor kelinci, Ling Junjie kembali ke arah gua.


Sesampainya di dalam gua, Ling Junjie melihat gadis itu sudah tersadar dari pingsannya.


Gadis itu yang menyadari kedatangan Ling Junjie, dia langsung menghampiri Ling Junjie dan bersujud hingga kepalanya menyentuh tanah.


"Terima kasih, tuan telah menyelamatkan saya!" Gadis itu berbicara dengan sangat sopan.


"Angkat kepalamu, aku tidak suka melihatnya!" Ling Junjie berbicara datar.


Mendengar ucapan Ling Junjie, gadis itu langsung mengangkat kepalanya dan bingung mau bicara apa selanjutnya.


Gadis itu tidak berani berbicara sembarangan, karena dia merasa sosok tampan di depannya itu sangatlah misterius.

__ADS_1


"Makanlah! Dan siapa namamu?" Ling Junjie memberikan dua buah apel di tangannya, dan juga menanyakan nama gadis itu.


"Nama saya Lin Hua!" Jawab gadis itu sambil menerima buah apel dari Ling Junjie.


Meskipun buah apel itu sudah ada di tanganya, tapi Lin Hua tidak segera memakanya.


"Tenang saja aku tidak mungkin meracunimu, jika aku berniat meracunimu dengan buah itu, untuk apa aku menyelamatkanmu dan mengobati lukamu!" Ucapan Ling Junjie itu sukses membuat Lin Hua merasa bersalah, karena telah berperasangka buruk kepada penyelamatnya.


"Maafkan saya tuan penyelamat!" Lin Hua kembali bersujud di hadapan Ling Junjie.


"Lin Hua? Jika kau tidak mengangkat kepalamu, maka aku akan membunuhmu!" Ling Junjie merasa sangat kesal karena gadis itu senang sekali bersujud.


Setelah Lin Hua mengangkat kepalanya, Ling Junjie memperkenalkan dirinya. "Namaku Ling Junjie, panggil saja sesukamu asal jangan menggunakan panggilan formal!"


Sementara Ling Junjie, dia pergi ke mulut gua dengan membawa dua kelinci di tangannya.


Ling Junjie membuat api unggun dan membersihkan kelinci tangkapannya.


Setelah kelinci itu di bersihkan, Ling Junjie melumurin daging kelinci itu dengan rempah-rempah yang dia dapatkan dari hutan.


Saat Ling Junjie akan memanggang daging kelinci, tiba-tiba Lin Hua datang menghampirinya.


Lin Hua tampak sangat sexy dengan balutan gaun hitam yang melekat di tubuhnya,

__ADS_1


Meskipun tubuh Lin Hua terlihat sangat menggoda, tapi sayang sekali wajahnya tertutup cadar yang senada dengan warna gaunnya.


"Apa kau mau?" Ling Junjie bertanya sembari memberikan satu tusuk dangin kelinci yang belum di panggang.


Lin Hua mengangguk dan mengambil daging kelinci itu.


"Dari namamu, sepertinya kau merupakan salah satu keluarga kekaisaran?" Ling Junjie bertanya dengan membulak-balikan panggangannya.


"Bisa di bilang seperti itu!" Lin Hua menjawab sembari melakukan hal yang sama seperti Ling Junjie.


Setelah mereka memakan daging kelinci, Ling Junjie berniat melanjutkan perjalanannya.


"Aku akan melanjutkan perjalananku!" Ling Junjie berbicara sembari menatap Lin Hua yang baru selesai makan.


"Aku ikut denganmu!" Ucap Lin Hua serentak.


"Mengapa?" Ling Junjie bertanya dengan heran, karena Lin Hua malah ingin mengikutinya.


"Aku ingin menjadi kuat sepertimu, jadi izinkanlah aku mengikutimu!" Lin Hua menjawab dengan penuh tekad.


"Baiklah jika itu keinginanmu, tapi aku tidak bisa menjamin keselamatanmu!" Ling Junjie berkata seperti itu agar Lin Hua berpikir dua kali untuk mengikutinya.


Meskipun Ling Junjie berkata seperti itu, tapi Lin Hua tetap memaksa untuk mengikuti Ling Junjie.

__ADS_1


Setelah perdebatan singkat, akhirnya Ling Junjie melanjutkan perjalanannya dengan di ikuti Lin Hua di sampingnya.


__ADS_2