Ling Junjie

Ling Junjie
chapter 67 Menjatuhkan Dan Terjatuh


__ADS_3

"Sialan, Bandit ini mengganggu rencanaku saja!" Ling Junjie membatin dengan penuh kekesalan, rencana yang dia atur secera matang-matang, harus tumpah karena kedatangan bandit itu.


*Swusst*


Ling Junjie meloncat dari gendongan Chu Mei, dan itu membuat Chu Mei terkejut!


"Kau sudah sadar?" Chu Mei bertanya dengan ekspresi kesal, dia merasa telah di permainan oleh anak laki-laki tampan itu.


Alih-alih menjawab, Ling Junjie malah menyuruh Chu Mei untuk menutup telinga. "Tutup pendengaranmu!" Ucapnya.


"Untuk apa?" Chu Mei menolaknya.


"Aku akan melumpuhkan mereka dengan teknik miliku, jadi kalian menjauhlah dan tutup pendengaran kalian!" Ling Junjie meminta Chu Mei dan Jiang Shen, serta gurunya untuk menjauh.


Ling Junjie ingin melumpuhkan semua bandit itu sekaligus!


Sementara Bandit Kalajengking Merah, mereka merasa heran dengan anak kecil di hadapannya!


"Hei bocah, sepertinya kau telah bosan hidup?" Pemimpin Bandit itu bertanya dengan merendahkan Ling Junjie.


Di lihat dari manapun, Ling Junjie memang terlihat lemah!


"Apa kau tidak tahu tingginya gunung dan luasnya samudra, kultivasimu hanya di tingkat pemula bintang 3, kau seperti sedang mengantarkan nyawanyamu saja!" Pemimpin bandit itu kembali menghina Ling Junjie dengan membandingkan kultivasi.

__ADS_1


Ling Junjie ibarat semut yang menantang puluhan gajah!


"Jun'er, apakah kau yakin bisa melawannya sendirian?" Tetua Mayleen bertanya dengan nada khawatir.


"Tenang saja guru, lebih baik guru segera menutup pendengaran guru." Jawab Ling Junjie santai, dia begitu percaya diri bisa mengalahkan mereka semua dengan teknik andalannya.


Setelah mendapatkan jawaban yang pasti dari muridnya, Tetua Mayleen langsung mundur dan menutup pendengarannya.


Sementara Ling Junjie, tanpa basa basi lagi dia langsung melantunkan Nyanyian Neraka!


Ling Junjie bernyanyi dengan suara keras, agar semua bandit mendengar nyanyiannya.


Setelah mendengar nyanyian dari mulut Ling Junjie, semua bandit langsung mematung dengan tatapan mata kosong.


*Bruk*


*Bruk*


Tiga orang itu memiliki pemikiran yang sama, yaitu Ling Junjie sangat mengerikan!


"Untung aku tidak menyinggungnya lebih jauh lagi!" Chu Mei berbicara dalam hati.


Sementara Jiang Shen, dia merasa sangat kagum dengan kemampuan temannya itu. "Hebat!" Pikirnya.

__ADS_1


Di sisi lain, Tetua Mayleen juga merasa sangat bangga memiliki murid seperti Ling Junjie. "Untung aku cepat-cepat merekrutnya, jika dia sampai bergabung dengan Sekte lain, sampai mati pun aku takkan rela!"


*Bruk*


Kali ini bukan bandit yang terjatuh? Tapi Ling Junjie itu sendiri!


"Jun'er!" Tetua Mayleen berteriak dan menghampiri muridnya.


Setelah memeriksa tubuh muridnya, Tetua Mayleen menghela napas lega. "Ternyata dia hanya kelelahan, dan kehabisan qi."


Tetua Mayleen langsung membopong tubuh Ling Junjie, kemudian menatap ke arah Jiang Shen dan Chu Mei. "Ayo kita tinggalkan tempat ini sebelum mereka bangkit kembali!"


Mendengar ajakan dari Tetua Mayleen, Jiang Shen dan Chu Mei langsung mengangguk dan mengikuti langkah kaki Tetua Mayleen.


 


Kota Andam merupakan kota yang lumayan maju, di sana terdapat tiga Klan yang berkuasa, Klan Ming, Klan Tang, dan Klan Gong.


Saat hari menjelang malam, di gerbang kota terlihat tiga orang pejalan kaki sedang di minta tanda pengenal oleh Prajurit.


Satu di antara tiga orang itu merupakan seorang wanita yang sangat cantik, wanita itu menggendong seorang anak laki-laki yang tidak lain adalah Ling Junjie.


Setelah mendapatkan izin memasuki Kota, Tetua Mayleen mengajak Chu Mei dan Jiang Shen untuk mencari penginapan. "Ayo kita cari penginapan, sebelum larut malam." Ucapnya.

__ADS_1


__ADS_2