Ling Junjie

Ling Junjie
Chapter 36 Ribuan Kali


__ADS_3

Saat kesucian Lin Hua di renggut oleh Ling Junjie, Lin Hua menahan rasa sakit di bagian bawahnya.


"Akhhh... ."


Karena tidak tahan dengan rasa sakit itu, Lin Hua berteriak histeris hingga meneteskan air mata.


"Kamu berbohong, katanya cuman sedikit sakit? Tapi ini begitu menyakitkan!" Lin Hua memarahi Ling Junjie dengan menahan rasa sakit di bagian bawahnya.


Sementara Ling Junjie, dia mendiamkan naganya di dalam gua yang telah di penuhi darah dari dinding penghalang itu beberapa saat.


"Tenanglah, rasa sakit ini cuman sebentar!" Ling Junjie berbicara dan langsung melahap mulut Lin Hua agar tidak protes lagi.


Lin Hua menerima ciuman itu dengan lidahnya.


Mereka berdua kembali bersilat lidah, saling menjual dan membeli air manisnya masing-masing.


Saat bersilat lidah, perlahan-lahan Lin Hua merasakan rasa sakit di bagian bawahnya menghilang dan di gantikan dengan kesenangan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata.


Lin Hua seperti merasakan jiwanya sedang melayang-layang di taman surga, mengelilingi indahnya bunga-buanga.

__ADS_1


Ling Junjie melepaskan ciumannya dan langsung bertanya kepada Lin Hua, "Apakah rasanya sudah baikan?"


"Hm, aku ingin kau memasukannya lebih dalam lagi!" Lin Hua menjawab dengan sorot mata penuh hasrat.


"Ini karena kau yang memintanya, jadi aku tidak akan menahannya lagi!" Ling Junjie langsung mendorong naga itu lebih dalam lagi.


Saat ini terlihat perut Lin Hua sedikit menonjol karena naga itu sudah masuk melebihi setengah tubuhnya.


"Lagi, aku mau lebih dalam lagi!" Lin Hua meminta Ling Junjie untuk memasukan naganya lebih dalam lagi.


Awalnya Lin Hua ketakutan karena melihat milik Ling Junjie sangat besar, tapi setelah merakan kenikmatan yang luar biasa, dia ingin mencoba merasakan bagaimana rasanya jika benda gagah itu masuk lebih dalam lagi.


Saat merasa kuncup bunganya di sentuh oleh kepala naga, Lin Hua merasakan kenikmatan yang tidak ada bandingannya.


Lin Hua langsung mencapai puncak kenikmatan, gua kecilnya menyemburkan air cuci yang begitu banyak hingga membasahi seluruh bagian naga besar.


"Ini sangat nikmat, aku ingin melakukan ini selamanya." Lin Hua berbicara ngelantur, akal sehatnya telah di butakan dengan kesenangan!


Sementara Ling Junjie, dia menyerap esensi Yin dari Lin Hua. Meskipun itu tidak mampu meningkatkan kultivasinya, tapi tidak baik untuk menyia-nyiakan sumberdaya yang sangat berharga seperti itu.

__ADS_1


Setelah menyerap esensi Yin dari Lin Hua, Ling Junjie memaju-mundurkan naganya.


Saat Ling Junjie mulai menggerakan naganya, Lin Hua kembali merasakan kenikmatan yang luar biasa. "Lagi... Ahk... lagi... lebih cepat lagi... ."


Lin Hua benar-benar gila, dia berteriak-teriak meminta lagi dan lagi.


Mendengar teriakan dari Lin Hua, jiwa haus kenikmatan Ling Junjie seperti terpanggil dan menyuruhnya untuk menghajar lembah surga milik Lin Hua dengan sedemikian rupa.


Ling Junjie menperagakan berbagai gaya yang telah dia kuasai!


Tidak tahu sudah berapa kali Lin Hua mencapai puncak kenikmatan, yang pasti sudah tak terhitung jumlahnya.


Saat ini tubuh Lin Hua terlentang di atas ranjang dengan setengah sadar, dia telah ribuan kali mencapai puncak hingga membuat tubuhnya lemas dan susah di gerakan.


"Seraplah esensi Yang-ku, agar kamu bisa meningkatkan kutivasi-mu!" Ling Junjie menyemburkan esensi Yang-nya hingga memenuhi perut Lin Hua.


Setelah Ling Junjie mencabut naga miliknya dari gua yang sudah menjadi besar, Lin Hua langsung duduk lotos dan menyerap esensi Yang pemberian Ling Junjie.


Saat ini hari sudah menjelang siang, namun mereka tetap berada di taman karena tidak ada satu orang pun yang mengetahi keberadaannya.

__ADS_1


Ling Junjie memakai pakaiannya kembali dan langsung menghilang seperti di telan bumi!


__ADS_2