
Selepas melakukan pertempuran hebat di halaman rumah, mereka berdua masuk ke dalam rumah dengan wajah yang nampak bersesi-seri.
"Sayang, kau hebat sekali!" Liu Annchi memuji suami kecilnya.
"Kau juga hebat, kakak!" Balas Ling Junjie.
Sesampai di dalam rumah, mereka terus berjalan hingga sampailah di kamar mandi.
Usai membersihkan tubuhnya dan melakukan kegiatan seperti di halaman rumah, mereka keluar dari kamar mandi.
"Sayang, ada yang ingin aku bicarakan denganmu!" Ucap Liu Annchi sembari berjalan ke arah kursi.
"Tentang apa?" Tanya Ling Junjie sembari mengikutinya.
"Tentang Sekte Pedang Suci, dulu aku sengaja mendirikan Sekte itu hanya untuk menunggumu. Dan sekarang kau telah datang, maka Sekte itu aku berikan kepadamu!" Jawab Liu Annchi.
"Tapi aku tidak bisa menjadi pemimpin Sekte, aku masih memiliki keinginan untuk berkelana dan mencari suasana baru!" Tolak Ling Junjie.
"Jika kau ingin berkelana, maka kau tinggal menitipkan Sekte itu kepada orang yang kau percaya!" Saran Liu Annchi.
"Benar juga, aku memiliki teman yang telah aku anggap seperti saudaraku sendiri. Namanya Jiang Shen, dan dia sudah menjadi bagian dari Sekte Pedang Suci." Balas Ling Junjie.
__ADS_1
"Nah, begitukan lebih mudah! Ucap Liu Annchi sembari mengelus kepala Ling Junjie.
Waktu berlalu, hari berganti. Siang hari Ling Junjie selalu berlatih pedang dan menyempatkan diri untuk berkultivasi.
Sementara malam hari, Ling Junjie selalu melakukan kegiatan dengan Liu Annchi tanpa henti.
Setelah 10 tahun lamanya, Ling Junjie berhasil menguasai seluruh teknik berpedang dari kitab yang diberikan Liu Annchi.
Sementara kultivasinya, dia sudah mencapai Tingkat Kaisar bintang 9.
Ling Junjie bisa meningkatkan kultivasinya dengan cepat, karena Liu Annchi telah memberikan manual kultivasi ganda kepadanya.
*Wusshh....*
"Matriark?" Sapa Tetua Mayleen kepada wanita cantik itu.
Namun saat melihat pemuda tampan yang ada di samping Matriarknya, Tetua Mayleen tidak kuasa menahan air matanya.
Dengan berlinangan air mata, Tetua Mayleen menerkam pemuda itu layaknya predator yang menemukan mangsa!
Tetua Mayleen langsung mengeksekusi Ling Junjie tanpa memperdulikan Liu Annchi yang menatap tak percaya kepada dirinya.
__ADS_1
Terkejut?
Jelas saja Liu Annchi terkejut!
Suami kecil yang selalu bersamanya setiap waktu, kini sedang di lucuti oleh muridnya sendiri.
Akan tetapi, meskipun terkejut setengah mati, Liu Annchi tidak marah atau cemburu sedikitpun.
Liu Annchi masih mengingat cerita dari gurunya, bahwa suaminya di masa lalu memiliki banyak istri, dan salah satunya Tetua Mayleen yang dulunya merupakan perwujudan Harimau Putih Penguasa Hutan Terlarang.
Meskipun dulunya merupakan Binatang Buas, namun di kehidupan yang sekarang Mayleen terlahir menjadi manusia asli.
Setelah menyaksikan adegan yang begitu membakar jiwanya, Liu Annchi langsung terjun ke lapangan untuk membantu muridnya menangani naga raksasa milik Ling Junjie.
Dengan pengalaman selama 10 tahun merawat naga itu, Liu Annchi bisa meringankan beban muridnya agar tidak terlalu berlebihan menahan kenikmatan.
Hari bahagia, hari itu adalah hari kebahagiaan bagi Tentu Mayleen, kerinduannya selama 10 hari, kini terbalaskan dengan kedatangan Ling Junjie yang telah berubah menjadi pria dewasa dan memiliki naga yang luar biasa.
"Matriark, memang sangat pandai dalam merawat seekor naga!" Dalam benaknya Tetua Mayleen memuji keberhasilan Liu Annchi.
Sebelum melanjutkan pertempuran ke tahap yang mengkhawatirkan, Liu Annchi membuat formasi kedap suara di kamar itu.
__ADS_1
Liu Annchi takut nantinya, suara mekanik yang saling beradu akan menimbulkan kegemparan di Sekte Pedang Suci.