Ling Junjie

Ling Junjie
Chapter 57 Mimpi Bertemu Keindahan


__ADS_3

Keesokan harinya, setelah sarapan pagi, Ling Junjie mengajak Jiang Shen untuk pergi ke perpustakaan. "Ayo kita ke perpustakaan!"


"Kawan, aku tidak bisa membaca!" Sahut Jiang Shen sembari duduk di atas bangku yang ada di depan rumah.


"Kau belum bisa membaca?" Ling Junjie bertanya dengan ekspresi tidak percaya.


"Hehe... ." Jiang Shen menjawab dengan menyengir kuda.


"Apa saja yang kau lakukan selama 1 tahun belakangan ini?" Ling Junjie bertanya dengan memicingkan matanya.


"Tentu saja makan, tidur, dan bermain denganmu!" Jiang Shen menjawab cepat.


"Kau tidak pernah belajar membaca atau menulis?" Ling Junjie kembali bertanya setelah meminum secangkir teh yang ada di tangannya.


Sebelum menjawab, Jiang Shen meminum teh terlebih dahulu, setelah meminum teh secara perlahan-lahan Jiang Shen langsung berbicara. "Tidak!"


"Kau ini!" Ling Junjie kehabisan kata-kata untuk mengomentari kemalasan Jiang Shen.


Sebetulnya bukan Jiang Shen yang pemalas, tapi Ling Junjie yang telalu giat belajar!


Umumnya memang anak usia 8 tahun masih seperti Jiang Shen yang belum bisa membaca dan menulis, tapi Ling Junjie selalu di paksa belajar dan belajar oleh kedua orang tuanya.


Li Lingjie dan Li Junhe, menginginkan Ling Junjie menjadi anak pintar dan berpengetahuan luas.


"Kalau begitu, ayo biar aku ajarkan cara membaca dan menulis!" Ling Junjie berbicara sembari berjalan duluan.

__ADS_1


Sementara Jiang Shen, dengan berat hati dia langsung mengikuti langkah kaki Ling Junjie.


Sesampainya di sebuah perpustakaan yang ada di pusat desa, Ling Junjie dan Jiang Shen langsung diizinkan masuk oleh Tetua yang menjaga perpustakaan itu.


Di dalam perpustakaan, Ling Junjie langsung mengambil beberapa buku dan langsung di letakan di meja yang ada di hadapan Jiang Shen.


"Bagaimana caranya?" Jiang Shen bertanya.


"Begini!" Ling Junjie langsung memperkenalkan huruf-huruf dan cara mengejanya.


Setelah seharian penuh berada di perpustakaan, akhirnya Jiang Shen bisa mengenali huruf-huruf dan juga bisa sedikit mengejanya.


"Besok kita akan kesini lagi!" Ling Junjie mengajak Jiang Shen untuk segera pulang.


Ling Junjie takut jika pulang kemalaman, ibunya akan memarahinya.


"Ibu, aku pulang!" Ling Junjie berteriak memanggil ibunya, namun orang yang di panggil tidak kunjung menjawabnya.


"Di mana Ibu dan Ayah?" Ling Junjie bertanya kepada dirinya sendiri sembari berjalan ke arah meja makan.


Sesampainya di meja makan, Ling Junjie melihat makan malam sudah tersaji, dia juga melihat ada bekas piring orang tuanya.


Melihat hal itu, Ling Junjie tidak memikirkan lagi keberadaan orang tuanya.


Li Lingjie dan Li Junhe, memang sudah memperingatkan Ling Junjie jika menemukan hal seperti itu, berarti Li Lingjie dan Li Junhe sedang tidak bisa di ganggu!

__ADS_1


Setelah selesai makan malam sendirian, Ling Junjie membersihkan piring bekas makan dirinya dan orang tuanya.


Setelah semuanya rapih dan bersih Ling Junjie langsung pergi ke kamarnya.


Sesampainya di kamar, Ling Junjie pergi ke kamar kecil untuk membersihkan tubuhnya dan juga mengganti pakaian.


Setelah memakai pakaian santai, Ling Junjie merebahkan tubuhnya di atas ranjang dan langsung terlelap ke alam mimpi.


Di dalam mimpinya, Ling Junjie bertemu dengan seorang gadis cantik yang turun dari langit.


Gadis itu memakai gaun putih dan selendang putih, wajah gadis itu nampak sangat cantik dan benar-benar cantik.


Dengan perlahan namun pasti, gadis itu melayang mendekati Ling Junjie.


Sesampainya di hadapan Ling Junjie, gadis itu mengulurkan tangannya.


Saat Ling Junjie akan menggapai tangan gadis itu, tiba-tiba cuaca menjadi mendung dan langsung turun hujan lebat.


"Huh... Dingin... ." Ling Junjie berteriak dan langsung terbangun dari tidurnya.


Ling Junjie melihat sekujur tubuhnya basah kuyup!


"Aneh!" Ling Junjie bergumam pelan.


"Aneh kepalamu, lihat di luar, ini sudah hampir tengah hari. Cepat mandi dan makan, Jiang Shen sudah menunggumu dari pagi!" Suara mengelegar Li Lingjie terdengar di seantero kamar Ling Junjie.

__ADS_1


"I-iya!" Ling Junjie berbicara dengan berlari ke kamar mandi.


__ADS_2