
Saat batu merah muda itu dijilati Lidah Nakal, Lin Hua merasakan kenikmatan luar biasa dari dadanya.
Rasa geli-geli nikmat yang di rasakan Lin Hua, seperti gempa bumi yang berpusat di dadanya, kemudian menyebar ke seluruh tubuhnya.
Setelah bosan menjilat batu merah muda, Ling Junjie mengulurkan tangannya ke bawah perut Lin Hua.
Jari-jemari Ling Junjie bermain dengan liar di sana, seperti anak kecil yang sedang memainkan kue basah.
Kue itu memiliki tekstur kenyal dan memiliki cairan putih di tengahnya.
Semakin lama di mainkan, semakin banyak pula cairan putih itu. Saking banyaknya, ciaran itu sampai menyembur keluar seperti air mancur.
"Ahkhhhh... ." Suara nyanyian merdu dari mulut Lin Hua, mengalun dengan indah. Seirama dengan suara cipratan air dari kue basah!
Sementara Ling Junjie, saat ini tangannya sudah basah kuyup karena air itu.
"Itu sangat nikmat sayang, aku ingin milikmu yang masuk ke dalam sana!" Lin Hua meminta Ling Junjie untuk melakukan tindakan yang seharusnya di segerakan.
"Tidak, kultivasi ganda yang baik dan benar tidak harus terburu-buru!" Dengan tegas Ling Junjie menolak permintaan Lin Hua.
__ADS_1
"Lalu sekarang kita harus apa dulu?" Lin Hua bertanya seperti itu karena dia belum pasih dalam melakukan kutivasi ganda sejati, dia hanya mengikuti nalurinya saja.
Sebelum menjawab pertanyaan Lin Hua, Ling Junjie memposisikan dirinya dengan berbaring terlentang di atas ranjang.
"Selanjutnya, kau berlutut di atas tubuhku dan jilati benda ini!" Jawab Ling Junjie.
Lin Hua mengangguk dan menuruti perintah Ling Junjie.
Saat ini posisi tubuh Lin Hua seperti angka 6, dan tubuh Ling Junjie seperti angka 9.
Di dalam kultivasi ganda, itu di sebut posisi 69. Posisi itu sangat menguntungkan keduanya. Mereka bisa saling memberi dan menerima keuntungan secara bersamaan.
Selain posisi biasa, mereka juga mempragakan posisi lainnya, hingga menghabiskan waktu 1 bulan lamanya.
Dalam 1 bulan itu, Ling Junjie berhasil membuat Lin Hua menerobos ke tingkat kaisar bintang 1.
Akan tetapi, dalam kultivasi ganda 1 bulan tersebut, hanya Lin Hua lah yang mendapatkan keuntungan naik tingkat berturut-turut.
Sementara Ling Junjie, hanya mendapatkan kenikmatan yang telah biasa baginya. Jadi bagi Ling Junjie kenikmatan itu bukan suatu keuntungan yang berarti!
__ADS_1
Di saat Lin Hua menyetabilkan kultivasinya, Ling Junjie keluar dari kamar itu dan berjalan menuju kamar utama.
Sesampainya di kamar utama, Ling Junjie menemukan tiga wanita yang sangat berharga baginya.
"Sayang!" ketiga wanita itu menyapa Ling Junjie secara bersamaan.
Ketiga wanita itu merasa heran dengan penampilan Ling Junjie yang tampak memprihatinkan.
Meskipun heran, tapi mereka memilih untuk menggoda Ling Junjie.
"Saudariku, lihatlah suami kecil kita. Sepertinya dia telah bersenang-senang dengan istri barunya, namun tidak mendapatkan manfaat!" Ucap Liu Annchi kepada Chu Mai dan Mayleen.
"Kakak pertama benar!" Sahut Chu Mai. Dia sekarang memanggil kakak pertama kepada Liu Annchi.
"Kakak pertama dan kakak kedua, sebaiknya kita beri pelajaran suami kecil kita ini, karena tidak mengajak kita untuk bersenang-senang." Ucap Mayleen kepada Chu Mai dan Liu Annchi.
"Kau benar adik, ayo kita kasih hukuman yang berarti baginya!" Sahut Liu Annchi.
Setelah itu mereka bertiga menghukum Ling Junjie dengan berkultivasi ganda, sampai mereka terpuaskan!
__ADS_1