Ling Junjie

Ling Junjie
Chapter 35 Tempat Terbuka Lebih Indah


__ADS_3

"Kau benar! Meskipun awalnya sedikit sakit, tapi seterusnya kau akan merasakan kenikmatan yang belum pernah kau rasakan!" Ling Junjie mencoba menenangkan Lin Hua yang nampak sangat ketakutan.


"Benarkah?" Lin Hua bertanya dengan ekspresi tak percaya.


"Itu benar, aku tidak suka berbohong, apa lagi kepada gadis secantik dirimu!" Kata-kata beracun Ling Junjie mulai di keluarkan.


Meskipun kata-kata itu cukup sederhana, tapi lain ceritanya jika Ling Junjie yang mengucapkannya?


Kata-kata itu sukses membuat Lin Hua menampilkan rona merah di wajahnya!


Cup.


Ling Junjie mencium rona merah itu, dia merasa sangat gemas melihat tingkah malu-malu Lin Hua.


"Apa kau sudah siap?" Ling Junjie bertanya dengan menatap lembut mata indah Lin Hua.


"Tunggu, bukankah sebaiknya kita pindah ke tempat yang lebih nyaman?" Lin Hua bertanya seperti itu karena dari tadi mereka melakukan pemanasan di atas meja!

__ADS_1


"Kita melakukannya di luar saja sambil melihat bintang-binatang!" Sontak saja jawaban Ling Junjie membut Lin Hua melongo, pasalnya bukan pindah ke kamar, tapi Ling Junjie mengajaknya untuk melakukan kutivasi ganda di tempat terbuka.


"Apakah kau bercanda?" Lin Hua bertanya untuk memastikan jawaban Ling Junjie.


"Tentu saja aku tidak bercanda, lagi pula tidak akan ada yang melihat kita!" Ling Junjie menjawab dengan membopong tubuh Lin Hua.


Sesampainya di luar paviliun kecil, Ling Junjie langsung menciptakan arai pelindung yang nampak transparan.


Arai pelindung itu menyerupai kubah yang sangat besar, dan mampu menyembunyikan apapun yang ada di dalamnya, karena arai pelindung itu di lengkapi formasi ilusi dan kedap suara.


Selanjutnya Ling Junjie mengeluarkan ranjang besar berwarna putih yang sangat mewah.


Ling Junjie merebahkan tubuh Lin Hua di atas ranjang itu, kemudian membuka seluruh kain yang melekat di tubuh Lin Hua.


Setelah kain itu di tanggalkan begitu saja, Ling Junjie dapat melihat tubuh indah berwarna putih dengan dua gunung besar yang memiliki ujung berwanan merah muda.


Pandangan Ling Junjie turun ke bawah untuk melihat lembah misterius yang menjadi incararannya untuk berpetualang mencari kuncup bunga impian semua pria.

__ADS_1


Sementara Lin Hua, dia hanya pasrah saja membiarkan Ling Junjie melakukan apapun kepada tubuhnya. lagi pula dia belum berpengalaman untuk berinisiatif memulai duluan!


"Sekarang aku akan memulainya!" Ling Junjie memberi aba-aba kepada Lin Hua, agar Lin Hua siap melakukan perjalanan bersamanya.


"Aku siap, lakukanlah!" Lin Hua mengizinkan Ling Junjie untuk segera melanggar dirinya.


Setelah membuang pakaiannya sendiri, Ling Junjie langsung menarik Lin Hua ke tepi ranjang, sementara dia sendiri hanya berdiri di samping ranjang dengan kondisi sang naga sudah dalam mode tempur.


Lin Hua yang melihat naga itu semakin besar saja, dia memilih untuk memejamkan matanya, dia tak kuasa melihat hal yang sangat mengerikan itu.


Melihat Lin Hua sudah pasrah dengan tubuhnya, Ling Junjie tidak menunggu waktu lebih lama lagi, Ling Junjie langsung menuntun sang naga untuk memasuki lobang gua yang memiliki ukuran sangat kecil.


Dengan perlahan-lahan Ling Junjie mendorong sang naga untuk memasuki gua itu lebih dalam lagi.


Di dalam gua, sang naga menemukan sesuatu yang sudah familiar dengannya, sesuatu itu seperti dinding penghalang yang menjadi bukti bahwa gua itu belum pernah di masuki seseorang sebelumnya.


Untuk memecahkan dinding penghalang itu, sang naga hanya perlu mendobraknya dengan sekuat tenaga.

__ADS_1


__ADS_2