
"Sayang apakah ada masalah?" Liu Annchi bertanya.
"Kau benar. Saat ini 4 benua sudah dalam kendali alam langit, hanya benua barat yang bisa aku lepaskan!" Jawab Ling Junjie.
"Apa ini ada sangkut pautnya denganku?" Liu Annchi bertanya dengan nada cemas.
"Tidak, mereka pasti memiliki rencana yang lebih besar. Kemungkinan ada sesuatu yang istimewa dari alam rendah ini, sehingga mereka menginginkannya!" Jawab Ling Junjie seraya mencumbu mesra Lin Hua.
Melihat dua insan sedang bermesraan di hadapannya, Liu Annchi merasa darahnya mendidih.
Tanpa basa-basi dia langsung menanggalkan pakaiannya sendiri.
Sementara Ling Junjie, dia seperti mengerti dengan apa yang di inginkan Liu Annchi.
Tangan Ling Junjie merayap ke arah buah semangka yang begitu besar dan matang!
Saat semangka itu di mainkan, Liu Annchi merintih-rintih tak karuan. Dia begitu menikmati setiap sentuhan dari kekasih kecilnya!
__ADS_1
Di sisi lain, Chu Mai dan Mayleen juga tidak ingin ketinggalan untuk berburu kenikmatan bersama mereka.
Mereka berdua langsung membuka jubah yang di kenakan Ling Junjie, setelah melihat tombak semesta milik Ling Junjie, mereka berdua langsung merawat tombak itu secara bersamaan.
Saat ini tombak semesta telah mengkilap, akibat di mandikan oleh mulut Chu Mai dan Mayleen.
"Adik, aku duluan!" Chu Mai menyerobot Mayleen yang akan duduk di pangkuan Ling Junjie.
"Baikalah, tapi jangan lama-lama. Aku juga merindukan benda itu ada di dalam perutku!" Mayleen mengijinkan Chu Mai untuk bermain lebih dulu.
Setelah menyerahkan tombak semesta kepada Chu Mai, Mayleen mengisi waktu senggangnya dengan memaikan balon udara milik Lin Hua.
Ling Junjie memaikan gitar, Mayleen memainkan kendang, Lin Hua dan Chu Mai bernyanyi, sementara Liu Annchi jadi pemain cadangan saja.
"Kalian semua berbaringlah di atas ranjang!" Ling Junjie memberi instruksi kepada mereka semua.
Setelah semua wanita itu menuruti keinginannya, Ling Junjie langsung menghajar lembah surga milik Liu Annchi terlebih dahulu.
__ADS_1
Dengan tombak semesta sebagai kekuatan utamanya, Ling Junjie dengan mudah bembuat lembah surga itu menyemburkan air beberapa kali.
Setelah Liu Annchi tidak sanggup lagi melawannya, Ling Junjie langsung menghantamkan tombak semesta miliknya ke sebuah gua yang di penuhi rerumputan kecil milik Chu Mai.
Chu Mai tidak beda jauh dengan Liu Annchi, dengan memakan waktu beberapa saat saja, gua milikinya telah menyemburkan air beberapa kali.
Setelah Chu Mai tidak berdaya, Ling Junjie langsung melanggar Mayleen. Mayleen meraung-raung kenikmatan, karena akhirnya dia mendapatkan jatah juga!
Untuk yang terakhir, Ling Junjie menggarap tubuh Lin Hua hingga Ling Hua tidak berdaya!
Di saat Lin Hua pingsan, Liu Annchi kembali meminta jatah lebih!
Ternyata Liu Annchi sudah tersadar dari pingsannya, dia langsung meminta jatah bertarung lagi karena dia belum mendapatkan air surgawi dari tombak semesta milik Ling Junjie.
Akhirnya dengan suka rela, Ling Junjie memberikan air surgawinya kepada Liu Annchi.
Selain Liu Annchi, Ling Junjie juga memberikan air surgawinya kepada 3 wanita lainnya.
__ADS_1
Setelah memberikan sumberdaya berharga kepada 4 wanita itu, Ling Junjie bermeditasi untuk menyetabilkan kultivasinya yang sudah menerobos ke tingkat suci bintang 6.