Ling Junjie

Ling Junjie
Chapter 72 Cincin Hitam


__ADS_3

"Baiklah, mari kita periksa pintu selanjutnya!" Tetua Mayleen mengajak mereka untuk memeriksa pintu selanjutnya.


Setelah sampai di dalam ruangan yang ada di balik pintu ketiga, mereka hanya menemukan sebuah peti mati yang terlihat sangat mewah.


"Guru, aku merasakan aura aneh itu muncul kembali dari dalam peti itu!" Ling Junjie berbicara kepada gurunya sembari menunjuk peti mati yang ada di depan mereka.


Tetua Mayleen nampak berpikir beberapa saat, kemudian berkata kepada Ling Junjie. "Mungkin ada sesuatu yang berharga di dalam sana!"


"Kalau begitu mari kita buka peti matinya!" Chu Mei menyarankan untuk membuka peti mati itu bersama-sama.


"Benar, ayo kita buka bersama-sama." Sahut Ling Junjie, kemudian dia berjalan menghampiri peti mati itu dengan di ikuti oleh yang lainnya.


Setelah beberapa kali mencoba membuka peti mati itu, mereka tetap tidak bisa membukanya.


"Sepertinya ada mekanisme lain untuk membuka penutup peti ini!" Ling Junjie berbicara dengan mengedarkan pandangannya, menelisik seisi ruangan itu.


Karena tidak menemukan apapun, akhirnya Ling Junjie menyenderkan tubuhnya di dinding sambil memikirkan cara untuk membuka peti itu.


*Klik....*


Suara tuas, terdengar di balik dinding. Ling Junjie tidak sengaja menekan tuas itu dengan tubuhnya!

__ADS_1


*Blarr....*


Penutup peti itu langsung meledak dan hancur berkeping-keping!


*Syut....*


Dari dalam peti itu tiba-tiba muncul benda kecil berwarna hitam, dan langsung melesat ke arah Ling Junjie.


"Eh, cincin!" Ling Junjie terkejut karena benda hitam itu merupakan cincin yang laingsung menempel di jari manisnya.


Karena merasa penasaran dengan cincin itu, akhirnya Ling Junjie menyalurkan qi miliknya ke dalam cincin itu, dan hasilnya membuat Ling Junjie tidak bisa berkata-kata.


Di dalam cincin itu di penuhi dengan harta berharga, dari koin emas, koin platinum, diamond, batu energi, dan bermacam-macam artefak.


Mereka menerima cincin itu dengan senang hati!


Setelah memberikan cincin dimensi kepada mereka, Ling Junjie mengeluarkan catatan yang ada di dalam cincin hitam yang baru saja dia dapatkan.


Dengan menggenggam catatan itu, Ling Junjie membacanya dalam hati. "Jika darah anda bisa membuka pormasi makam ini, itu artinya anda tuan kami!"


"Guru lihat catatan ini!" Ling Junjie memberikan catatan itu kepada gurunya.

__ADS_1


Tetua Mayleen menerima catatan itu, kemudian langsung membacanya!


Setelah selesai membaca catatan itu, Tetua Mayleen mengembalikan catatan itu sembari berbicara. "Mungkin catatan ini benar adanya!"


"Hem, mungkin saja!" Sahut Ling Junjie sembari mengelus dagu.


Jika Ling Junjie memiliki janggut, maka dia akan mengelus janggut. Namun sayang sekali dia tidak memilikinya, karena usianya baru 10 tahun!


"Mengapa kalian tidak mengambil senjata di ruangan sebelumnya?" Ling Junjie bertanya kepada Chu Mei dan Jiang Shen yang hanya diam saja.


"Tidak, karena sepertinya mekanisme di sini semuanya berhubungan denganmu. Jadi tidak mungkin kami bisa membuka pintu itu jika tidak bersamamu!" Chu Mei menjawab dengan pasti.


"Kalau begitu mari kita buktikan!" Ling Junjie mengajak mereka untuk membukyikan apa yang Chu Mei katakan.


Setelah keluar dari ruangan ketiga, Ling Junjie menyuruh mereka untuk mendekati pintu yang pertama.


Mereka menurutinya, dan hasilnya tidak terjadi apapun dengan pintu itu.


Melihat hal itu, Ling Junjie menganggukan kepala dan berjalan meninghampiri mereka.


*Kreeek....*

__ADS_1


Pintu itu langsung terbuka!


"Ternyata yang kau katakan, benar!" Ling Junjie baru mempercayai bahwa semua mekanisme yang ada di dalam bangunan itu, memang berhubungan dengannya.


__ADS_2