Ling Junjie

Ling Junjie
Chapter 85 Seluling Neraka


__ADS_3

"Mereka benar-benar moster!" Pikir Ling Junjie sembari melangkahkan kakinya ke kamar mandi.


Ada rasa sedikit penyesalan di hati kecil Ling Junjie, dia merasa menyesal karena telah memutuskan mengikuti keinginan mereka!


Setelah selesai membersihkan tubuhnya dan berpakaian seperti biasa, Ling Junjie pergi ke tempat latihan yang ada di dalam hutan.


Dia berharap mereka berdua tidak mengganggunya, karena jika mereka mengganggunya sampai kapanpun Ling Junjie tidak akan menjadi orang kuat.


Sesampainya di dalam hutan tempatnya berlatih, Ling Junjie mengeluarkan pisau yang sangat kecil.


Setelah mengeluarkan pisau, Ling Junjie mengeluarkan bambu kecil yang kemarin dia dapatkan dari hutan bambu emas.


"Aku akan mengubah bambu ini menjadi seruling yang sangat hebat!" Ucap Ling Junjie sembari bersiap untuk melobangi bambu itu.


*Crack...!*


Alih-alih bambu itu berlobang, tapi malah pisau yang di gunakan Ling Junjie memiliki retakan dan seperti akan patah.


"Sial, pisau ini hanya berkualitas rendah!" Ucap Ling Junjie geram.


*Syut....*


Ling Junjie membuang pisau itu ke sembarang arah!

__ADS_1


Kemudian dia mengeluarkan pisau baru yang merupakan artefak bintang 5.


"Mari kita coba dengan pisau ini!" Ling Junjie menyemangati dirinya sendiri.


Setelah menggunakan artefak bintang 5, akhirnya Ling Junjie berhasil membuat lobang-lobang kecil di bagian bambu itu.


Setelah membuat lobang di bagian bambu itu, Ling Junjie mengeluarkan batu energi untuk di jadikan penyumbat lobang bawaan bambu itu.


Selepas menanam batu energi di seruling itu, Ling Junjie tinggal menyempurnakan pembuatan seruling itu dengan mencoba suaranya.


"Sebelum aku mencoba meniup seruling ini, aku akan memberikannya nama terlebih dahulu!" Ucap Ling Junjie sembari menyentuh dagu, dia sedang memikirkan nama yang cocok untuk seruling hasil karyanya itu.


"Karena aku menggunakan teknik Alunan Neraka, maka aku akan menamai seruling ini Seruling Neraka!" Ling Junjie memberikan nama yang terdengar cukup mengerikan, sama seperti teknik yang dia gunakan.


"Kalian!" Balas Ling Junjie singkat, dia tidak tahu harus bereaksi seperti apa kepada mereka berdua.


"Aku tahu kau telah bosan di sini, ayo biar kami antar ke tempat gurumu!" Ucap Peri Mina.


"Benarkah?" Ling Junjie bertanya dengan mata bercahaya.


"Benar, tapi kau harus melakukan hal seperti semalam sampai kami puas!" Jawab Peri Mina.


"Baiklah, tapi setelah itu kalian harus mengantarkan aku ke Sekte Pedang Suci!" Ling Junjie menyetujui keinginan mereka dengan melucuti pakaiannya.

__ADS_1


Kali ini Ling Junjie sudah terbiasa dengan kegiatan yang biasa di lakukan orang dewasa, Ling Junjie berhasil memuaskan Kedua Peri itu di atas rumput yang ada di dalam hutan!


Setelah kedua Peri itu lemas di atas rumput, Ling Junjie menungu mereka beristirahat beberapa saat.


"Ayo, kita akan mengantarkanmu!" Peri Rosie berbicara kepada Ling Junjie.


Ling Junjie menganggukan kepala dan berdiri di hadapan mereka yang telah memakai pakaian.


*Swoosh...*


Mereka berdua menaburkan serbuk Peri ke arah Ling Junjie.


*Wusshh....*


Ling Junjie dan kedua peri itu menghilang, kemudian muncul kembali di kamar Tetua Mayleen.


"Aaaaahk...." Tetua Mayleen berteriak histeris karena terkejut oleh kemunculan mereka yang tiba-tiba!


Namun seteleh melihat wajah muridnya, Tetua Mayleen langsung tersenyum cerah.


"Jun'er!" Ucapnya sembari memeluk Ling Junjie dengan penuh kasih sayang.


Sementara Peri Mina dan Peri Rosie, mereka merasa sedikit kesal melihat suami kecilnya di peluk wanita lain!

__ADS_1


__ADS_2