Love Villain System

Love Villain System
Cinta Segitiga (4)


__ADS_3

"Wow... ada yang mau jadi pahlawan kesiangan?"


"Apa maksudmu?!"


"Bukankah sudah jelas."


"Humph. Aku tidak tahu apa yang menarik darimu, sampai-sampai tunanganku membelamu!"


"Kenapa tidak coba kau tanyakan saja kepadanya."


Prakkk (suara putra mahkota Li Haoxi menutup kipas lipatnya.)


Putra mahkota Li Haoxi berjalan menuruni anak tangga dan mendekat ke arah Feng Yu. Keduanya saling bertukar pandang satu sama lain dalam waktu yang cukup lama. Seolah ada pertengkaran didalam diri mereka berdua yang hanya bisa dilihat oleh keduanya.


"Feng Yu." ucap Xie Lang sambil menarik tangannya.


Feng Yu meliriknya.


"Sebaiknya kita pergi dari sini. Lagipula, makanan kita sudah selesai dibungkus." terang Xie Lang sambil memegang lengannya dengan membawa bungkusan yang ada di tangan kanannya.


Feng Yu berbalik mengalihkan pandangannya ke arah putra mahkota Li Haoxi.


"Yang Mulia, daripada membayar ganti rugi orang lain, lebih baik aku sarankan kepadamu untuk memikirkan bagaimana caranya agar tunanganmu tidak diambil oleh orang lain. Dan jangan salahkan orang lain, salahkan dirimu yang tidak bisa menjaganya baik-baik." ucap Feng Yu sambil menepuk bahu putra mahkota Li Haoxi.


Kemudian Feng Yu berjalan mendekati Ling Hualing.


"Ling Hualing, maaf bukannya aku tidak mau bersikap tidak sopan kepadamu, mengingat tentang hubungan kita yang dulu. Tapi kau sungguh sangat keterlaluan. Kau sudah melewati batas kesabaranku. Aku berharap, kita bisa berteman. Tapi, ternyata aku salah. Kau sudah menghinaku di depan umum. Entah apa salahku kepadamu, sampai-sampai kau bersikap seperti itu kepadaku?!"


"Kau tanya apa salahmu kepadaku?!"


Feng Yu diam saja mendengar Ling Hualing bertanya kepadanya. Melihat Feng Yu diam saja, Ling Hualing melanjutkan kalimatnya.


"Kau tidak salah. Aku hanya ingin kau tidak bahagia. Hahaha! Aku ingin kau menjadi sepertiku, yang kesepian. Tidak punya saudara, ditinggalkan, hehehe!!"


"Wanita ini sudah gila!" batin Feng Yu.


"Ling Hualing, kau sungguh menyedihkan." ejek Feng Yu


"Apa katamu?!"


"Aku bilang, kau sungguh menyedihkan. Kenapa? Kau ingin tahu? Banyak orang yang mempedulikan kau, tapi kau menyakitinya."

__ADS_1


"Heh, jangan pikir aku akan termakan oleh bujuk rayumu macam ini."


"Konyol! Selama aku menjadi kekasihmu, apa pernah aku merayumu?!"


Deggggg


Mendengar perkataan Feng Yu, Ling Hualing berpikir sejenak. Memang benar apa yang dikatakan oleh Feng Yu. Selama dia menjadi kekasihnya, Feng Yu tidak pernah merayunya. Malah dia sendiri yang merayunya.


"Kau... maksudmu, kau masih mempedulikan aku? Kau masih mencintaiku? Kau tidak akan pernah meninggalkan aku?!" tanya Ling Hualing sambil mendekatkan dirinya dan menarik kerah baju Feng Yu.


Xie Lang yang berada di sebelah Feng Yu, melihat tingkah Ling Hualing yang menarik kerah Feng Yu, langsung menarik tangannya kembali. Ia mundur beberapa langkah. Feng Yu melirik Xie Lang yang mundur menjauhinya. Dengan tegas, Feng Yu menepis kedua tangan Ling Hualing yang menarik kerah bajunya. Melihat Feng Yu menepis kedua tangan Ling Hualing, Xie Lang tersenyum lega.


"Akan aku luruskan pembicaraan kita. Aku mempedulikanmu, itu bukan berarti aku mencintaimu."


"Jadi kau hanya kasihan kepadaku."


"Benar. Aku simpati padamu hanya sebagai teman. Tidak lebih."


"Jadi, apa kita tidak bisa kembali seperti dulu lagi?"


"Tidak."


"Kenapa? Bahkan jika aku merubah sifatku, apa kita tidak bisa bersama lagi?!"


"Tidak."


"Tidak ada. Kau sangat sempurna sebagai seorang wanita."


"Lalu kenapa kau tidak mau memaafkan aku? Menerimaku kembali? Kenapa?! Apa karena aku kotor?!"


"Aku tidak mengatakan hal itu. Kau sendiri yang mengatakannya."


"Lalu apa?! Jawab?!" teriak Ling Hualing sambil menangis.


Air matanya mengalir deras di kedua pipinya. Feng Yu perlahan berjalan mendekat ke arahnya. Dengan lembut, ia menghapus air mata Ling Hualing.


"Wanita akan hilang kecantikannya jika ia menangis. Ling Hualing, aku minta maaf. Kita berdua ditakdirkan untuk tidak bersama."


"Kenapa? Kenapa?! Aku janji, aku akan menjadi calon istri yang baik... aku akan..."


"Cukup!" ucap Feng Yu dengan nada tegas sambil meletakkan jari telunjuknya di depan bibir Ling Hualing.

__ADS_1


"Karena aku dan kau berbeda. Tidak akan bisa bersama."


"Ya. Mantan kekasihmu sudah lama mati. Itu karena perbuatanmu sendiri. Aku... aku hanyalah orang asing yang melintas memasukki tubuh kekasihmu ini. Aku hanya ingin kembali ke duniaku. Menjadi seorang kakak yang baik. Menjaga adikku, yang telah lama menungguku bangun. Menunggu untuk aku lindungi." batin Feng Yu.


Mendengar Feng Yu mengatakan hal itu kepadanya. Ia menatap Feng Yu dalam-dalam. Ia melihat ada bayangan sosok lain di dalam tubuh Feng Yu, mantan kekasihnya. Seketika itu ia terkejut melihat ada sosok bayangan lain di tubuh mantan kekasihnya itu, yang tersenyum lembut kepadanya. Dalam hatinya, ia sadar. Karena perbuatannya, ia telah membunuh orang yang sangat mencintainya dengan tulus. Dan pria yang berdiri di depannya, bukanlah sosok mantan kekasihnya yang ia kenal. Tapi sosok orang lain yang masuk ke dalam tubuh mantan kekasihnya. Takdir atau kutukan macam apa ini yang ia terima atas perbuatannya. Ia menundukkan kepalanya, merenungkan semuanya.


"Ling... Ling... Ling Hualing?" ucap Feng Yu sambil menepuk bahu Ling Hualing. Tapi tak ada respon.


"Aku mengerti."


"Hah?!"


"Aku mengerti sekarang. Terima kasih sudah menyadarkan aku, Feng Yu." ucap Ling Hualing sambil melangkah mundur menjauhinya.


"Syukurlah kalau kau sudah mengerti."


Tiba-tiba Ling Hualing mengambil belati yang ia sembunyikan di dalam lengan bajunya dan menariknya keluar.


"Feng Yu, awas!!!" teriak Xie Lang yang melihat Ling Hualing menarik belati dari sarungnya.


"Yang Mulia, hati-hati!" teriak pengawal pribadi putra mahkota Li Haoxi, sambil berdiri di depannya. Melindungi putra mahkota dari serangan tak terduga


Feng Yu yang melihat Ling Hualing menarik belati yang ia sembunyikan di lengan bajunya, langsung mundur beberapa langkah. Ia memasang kuda-kuda untuk melindungi dirinya.


Jlebbbb


Ling Hualing menusuk perutnya dengan belati yang ia pegang. Feng Yu, Xie Lang, putra mahkota Li Haoxi dan pengawal pribadinya kaget melihat kejadian itu.


"Ada orang bunuh diri!" teriak salah satu pengunjung restoran itu.


Seluruh pengunjung yang ada di dalam restoran yang melihat kejadian bunuh diri itu, segera berhamburan keluar menyelamatkan diri. Bahkan pegawai dan pemilik restoran ini, ikut berlari dan bersembunyi di tempat aman. Mereka tidak ingin terlibat dalam kejadian bunuh diri ini.


"Kau?!" teriak Feng Yu dengan ekspresi tidak percaya.


Ling Hualing, mantan kekasih pemilik tubuh ini melakukan bunuh diri. Atas dasar apa ia berani mengambil tindakan ini.


"Kau tidak salah. Terima kasih, kau sudah menyadarkan aku. Aku akan bertemu sekali lagi dengannya. Dan meminta maaf kepadanya."


Brukkkk (tubuh Ling Hualing jatuh di atas lantai dengan bersimbah darah.)


Feng Yu yang melihat seorang gadis bunuh diri didepannya, melangkah mundur dengan tubuh gemetar. Ia tidak percaya ada seorang gadis yang nekat mengakhiri hidupnya hanya demi bertemu pujaan hatinya di kehidupan lain.

__ADS_1


"Wanita ini sungguh... sangat bodoh!" pikir Feng Yu dengan ekspresi muram di wajahnya.


__ADS_2