Love Villain System

Love Villain System
Sistem VS Cemburu


__ADS_3

Putri Ying Xie berjalan mendekati Feng Yu. Kali ini ia hanya sendirian, tidak ada pelayan atau pengawal yang menemaninya.


"Feng Yu, apa yang kau lakukan disini?!" tanya putri Ying Xie sambil menatap ke arahnya.


"Apa yang kami lakukan disini, bukan urusanmu, tuan putri!" jawab Xie Lang dengan nada ketus.


"Aku tidak bertanya kepadamu!"


"Aku membantu menjawabnya?!"


"Kau!!"


"Ya Tuhan, bisa-bisa mereka cakar-cakaran. Aku harus segera menghentikannya!!" batin Feng Yu.


Feng Yu melihat ada sebuah pertengkaran di dalam diri mereka berdua. Keduanya sama-sama memancarkan hawa panas, seolah ingin bertarung satu sama lain. Feng Yu yang menyadari hal itu segera menenangkan mereka berdua.


"Sudah-sudah. Kalian berdua berhenti berdebat." ucap Feng Yu yang berada di tengah-tengah mereka berdua.


"Siapa yang berdebat?!!!" teriak Xie Lang dan Putri Ying Xie secara bersamaan.


"Iya...iya. Kalian berdua tidak berdebat."


"Ini semua salahmu!!!" teriak Xie Lang dan Putri Ying Xie secara bersamaan.


"Kenapa jadi aku yang disalahkan?! Memangnya apa salahku?!"


"Seharusnya kau tidak menyuruh temanmu itu untuk menjawab pertanyaanku?!"


"Mana boleh seperti itu! Dia temanku sejak kecil, kau memang seorang putri. Tapi kau tidak boleh semena-mena!"


"Hahhh... mulai lagi mereka." keluh Feng Yu.


"Dasar wanita! Selalu merasa benar!" batin Feng Yu dengan ekspresi wajah kesal.


"Sudah cukup! Iya aku yang salah. Apa kalian berdua sudah puas mendengarnya?!" bentak Feng Yu kepada mereka berdua.


Mendengar Feng Yu membentak mereka berdua, keduanya diam seribu bahasa. Feng hanya bisa menghela nafas.


"Maaf kalau aku kasar. Tuan putri, aku kesini karena ingin jalan-jalan dengan temanku, Xie Lang."


"Oh... jadi benar, dia itu temanmu?!"


"Iya tuan putri."


"Aku pikir dia itu kekasihmu."


"Ada beberapa kemungkinan seorang teman bisa menjadi kekasih hidup, dan tidak. Tergantung apa kita berjodoh dengannya atau tidak." terang Feng Yu.

__ADS_1


"Feng." ucap Xie Lang dengan ekspresi kaget di wajahnya


"Begitu ya. Aku baru tahu tentang itu." ucap putri Ying Xie sambil berpikir.


"Bukankah, tuan putri juga berteman sejak kecil dengan putra mahkota?"


"Oh, maksudmu dia. Iya. Tapi, aku tidak menyukainya."


"Benarkah? Kenapa?!"


"Ya. Dia sangat menyebalkan!" ucap putri Ying Xie dengan nada kesal.


Tanpa diketahui oleh putri Ying Xie, dibelakangnya ada putra mahkota Li Haoxi yang tidak sengaja mendengarkan percakapan mereka berdua. Xie Lang yang mengetahui ada putra mahkota Li Haoxi di belakang putri Ying Xie, dia menoleh ke arah Feng Yu sambil menarik lengan bajunya. Feng Yu menoleh ke arahnya. Ia melihat Xie Lang memberi isyarat mata, memberitahukan padanya bahwa ada putra mahkota Li Haoxi di belakang putri Ying Xie. Feng Yu yang sebelumnya sudah mengetahuinya kehadiran putra mahkota Li Haoxi di belakang putri Ying Xie, ia berbalik menatap Xie Lang sambil mengedipkan salah satu matanya dengan genit. Xie Lang yang melihat Feng Yu mengedipkan sebelah mata ke arahnya, membuatnya menjadi malu. Ternyata sedari awal, Feng Yu sudah mengetahui tentang kehadiran putra mahkota Li Haoxi. Karena itu, Feng Yu sengaja mengajak putri Ying Xie berbicara panjang lebar tanpa mengajaknya berbicara. Seolah Xie Lang sebagai obat nyamuk di sana. Karena sudah menyadari hal itu, Xie Lang bisa bernafas lega. Ternyata Feng Yu bukan tidak mempedulikan dirinya lagi, tapi dia memang sengaja melakukan hal itu. Hanya untuk memanas-manasi hati putra mahkota Li Haoxi.


"Jadi, Feng Yu sudah menyadari kehadiran putra mahkota Li Haoxi lebih dulu daripada aku?! Karena itu dia sengaja memancing pembicaraan seperti ini dengan tuan putri di depan putra mahkota Li Haoxi?!" batin Xie Lang.


"Tuan putri, kau salah. Aku rasa dia tidak menyebalkan seperti yang tuan putri bilang."


"Kau tahu apa?! Jelas-jelas dia sangat menyebalkan sekali! Aku sangat membencinya!" ucap putri Ying Xie dengan nada kesal dan ekspresi ketidaksukaan di wajahnya.


"Bagian mana dari diriku yang sangat menyebalkan itu, tuan putri?! Sampai-sampai kau membenciku?!" tanya putra mahkota Li Haoxi sambil berjalan menuju ke arahnya.


Putri Ying Xie yang mendengar suara yang sangat familiar baginya, menoleh ke belakang. Dilihatnya putra mahkota Li Haoxi berjalan menghampirinya.


"Kenapa kau ada disini?!" tanya putri Ying Xie dengan nada kesal.


"Apa kau lupa? Kaisar yang memintaku untuk menjaga dan melindungimu dari tangan orang-orang jahat seperti mereka." sindir Putra mahkota Li Haoxi sambil melirik ke arah Feng Yu dan Xie Lang.


"Yang Mulia, apa maksudmu mengatakan hal itu sambil melirik ke arah kami berdua?!"


" Diam Xie er!"


"Tapi Feng..."


"Aku bilang diam. Kau tidak mengerti kata-kataku?!"


Melihat Feng Yu menyuruhnya untuk diam, Xie Lang langsung menutup mulutnya. Ia sebenarnya sangat ingin melampiaskan amarahnya. Xie Lang sangat kesal dengan tingkah laku Feng yang menyuruhnya untuk diam. Jelas-jelas dia tahu, kalau putra mahkota Li Haoxi sedang menyindirnya. Namun, ia malah menyuruhnya untuk diam. Dengan berat hati, Xie Lang membungkam mulutnya untuk sementara waktu. Biar Feng Yu yang menyelesaikannya sendiri.


"Li Haoxi, apa maksudmu mengatakan hal itu?!" bentak putri Ying Xie.


"Kenapa? Apa aku tidak boleh mengatakan hal seperti itu?!"


"Kau adalah putra mahkota. Seharusnya kau bisa menjaga kata-katamu?!"


"Kau sendiri seorang putri. Apa kau bisa menjaga kata-katamu?!"


"Maaf Yang Mulia tuan putri, putra mahkota. Maaf mengganggu kalian berdua."

__ADS_1


"Ada apa lagi?!" tanya ketus putra mahkota Li Haoxi kepada Feng Yu.


"Silahkan kalian berdua lanjutkan sendiri. Kami berdua mohon undur diri. Ini sudah sangat larut. Tidak baik berada di luar terlalu lama. Terlebih untuk mereka yang belum menikah." terang Feng Yu.


"Kau benar. Tapi, pernyataan seperti itu pantas ditujukan untuk kalian berdua. Bukan untuk kami."


Xie Lang mengepalkan kedua tangannya. Ingin rasanya ia menampar mulut putra mahkota yang sangat kasar itu. Namun, ia melirik ke arah Feng Yu. Ia melihat Feng Yu sangatlah tenang menghadapi putra mahkota Li Haoxi yang sangat kasar itu. Sungguh sangat jauh berbeda dengan dirinya dulu. Feng Yu yang dulu sangat impulsif dengan hal-hal yang sepele. Berbeda dengan sekarang, ia terlihat jauh lebih tenang dalam menghadapi apapun, bahkan hal yang sangat sepele.


"Terima kasih Yang Mulia. Kalau begitu, aku dan temanku pamit undur diri. Selamat malam."


Feng Yu dan Xie Lang memberi hormat kepada keduanya. Lalu, keduanya pergi meninggalkan putri Ying Xie dan putra mahkota Li Haoxi. Melihat Feng Yu pergi berdua dengan teman perempuannya, putri Ying Xie sangat marah kepada putra mahkota Li Haoxi.


"Apa yang kau lakukan?!"


"Apanya?!"


"Kau mengusir mereka!"


"Tidak. Mereka sendiri yang ingin pergi. Lagipula ini sudah malam. Sebaiknya kita kembali ke istana, atau ayahandamu akan marah. Dan aku, tidak bisa berbuat apa-apa."


"Humph!"


Putri Ying Xie dengan terpaksa pergi mengikuti putra mahkota Li Haoxi yang membawa kereta kuda miliknya. Keduanya masuk ke dalam kereta kuda bersama dan pergi meninggalkan tempat itu. Di sisi lain, Xie Lang dan Feng Yu sedang berjalan menuju kediamannya. Selama perjalanan, Xie Lang terus bertanya kepadanya.


"Feng Yu, kau itu kenapa diam saja setelah tahu kau dihina, disindir seperti itu!"


"Jika aku seperti dia, itu sama gilanya aku dengan dia."


"Kau ini!"


"Sudahlah, sebentar lagi kita akan sampai rumah. Kau jangan terlalu memikirkan hal seperti itu. Itu akan mempengaruhi kecantikanmu."


"Berhenti menggodaku."


"Aku tidak menggoda. Aku berbicara serius."


[Ting!]


[Warning! Warning! Warning!]


"Sialan! Sistem ada peringatan macam apa lagi ini?! Apa aku melakukan kesalahan?!"


[Sistem mendeteksi tingkat kecemburuan pemeran wanita mencapai 75%. Tingkat suka pemeran wanita mencapai 50%. Host diminta untuk membujuk hati pemeran wanita untuk meningkatkan rasa suka pemeran wanita terhadap host.]


"Sialan!!! Kenapa disaat-saat yang genting seperti ini?! Sistem, apa kau mencoba ingin membunuhku, dengan mengantarkan aku ke lubang buaya??!!" gumam Feng Yu.


"Apa yang kau gumamkan Feng Yu?!"

__ADS_1


"Tidak ada. Ayo sebentar lagi kita akan sampai di rumah." bujuk Feng Yu


Feng Yu sedang berpikir keras. Sistem PC menyuruhnya untuk membujuk pemeran utama wanita. Tapi bagaimana caranya? Haruskah ia menyelinap masuk ke dalam istana? Bagaimana jika ia tertangkap basah oleh pengawal istana, lalu diadili di depan kaisar? Bagaimana dengan nasib Xie Lang dan adiknya, Feng Yue jika ia tertangkap? Feng Yu sedang berada dalam dilema. Melanjutkan sama saja dengan bunuh diri. Tidak dilanjutkan juga sama saja dengan bunuh diri. Seperti memakan buah simalakama. Sambil berjalan ia berpikir bagaimana caranya agar bisa membujuk putri Ying Xie demi 10.000 poin?


__ADS_2