Love Villain System

Love Villain System
Misi Memikat Gadis Cantik 4


__ADS_3

"Hehehe... tak kusangka. Kelinci kecilku yang penurut, akhirnya menunjukkan cakarnya." ejek Che Hualing sambil tersenyum sinis.


"Kau!"


Tanpa disadari oleh Ling Hualing, kakak tirinya (Che Hualing) telah menghancurkan belati yang ia pegang untuk menikam kakaknya dengan kekuatan tenaga dalamnya. Che Hualing melemparkan adiknya sampai ia terpental dan berguling-guling di atas tanah. Ia berteriak kesakitan. Melihat hal itu, Feng Yu tidak tega. Feng Yu lalu melepaskan racun asap dari tangan kanannya dan dilemparkan ke arah Che Hualing. Che Hualing yang terkena racun asap itu, seketika langsung murka. Kemarahan ia semakin menjadi-jadi. Ia meraung dengan sangat keras. Seluruh tubuhnya berubah menjadi monster yang sangat mengerikan. Mulutnya besar penuh dengan taring yang tajam, disertai air liur yang menetes dari sela-sela taringnya. Kedua matanya besar berwarna merah menyala, dengan jari-jari tangan yang ditumbuhi kuku yang sangat panjang dan tajam, siap merobek mangsanya. Feng Yu yang melihat perubahan itu sangat terkejut. Selama ini ia hanya bisa melihat monster yang berevolusi maupun manusia yang berubah wujud menjadi iblis, siluman bahkan monster hanya lewat layar laptopnya. Namun sekarang, ia bisa melihat dengan mata kepalanya sendiri. Seluruh tubuh Che Hualing dikelilingi oleh aura iblis. Perasaan merinding dan sedikit takut mulai menyelimuti tubuhnya.


"Sistem, apa yang terjadi sebenarnya? Kenapa Che Hualing berubah menjadi monster?!"


[Ting!]


[Che Hualing sedang berlatih ilmu iblis. Demi mendapatkan wajah dan tubuh yang awet muda, ia banyak mengorbankan keperawanan para gadis muda demi kepentingannya sendiri. Dengan cara memperkosa para gadis muda yang masih perawan dan membunuhnya. Tidak hanya itu, ia juga sering mandi dengan darah gadis yang masih perawan setiap bulan purnama.]


"Ini gila! Dia lebih kejam dari seorang psikopat! Sistem, apa cara itu berhasil membuatnya awet muda?!"


[Tidak. Itu hanyalah sebuah bisikan iblis yang hanya membuatnya berubah menjadi seekor monster yang sangat menakutkan.]


"Benar juga! Jika itu bisa membuat seseorang menjadi awet muda, akan ada banyak gadis muda yang menjadi korbannya. Itu sama halnya dengan pembantaian. Sistem, apa ada cara untuk mengalahkannya?"


[Mudah. Bunuh saja dia!]


"Sialan! Kalau itu aku sudah tahu! Yang aku maksud, bagaimana caranya agar aku bisa membunuh dia?!"


[Tusuk jantungnya.]


"Jadi itu kelemahannya? Hehehe...Eh..."


Feng Yu menoleh ke arah Ling Hualing. Ia melihat Ling Hualing masih terkapar pingsan di atas tanah, tak sadarkan diri. Che Hualing yang sudah berubah menjadi monster yang sangat menakutkan, mengalihkan pandangannya ke arah Ling Hualing yang sedang pingsan. Ia berbalik dan berjalan mendekati adik tirinya itu.


"Gawat!!! Monster itu mau memangsa adiknya sendiri! Konyol!!!"

__ADS_1


[Che Hualing sudah berubah menjadi monster. Ia tak bisa mengenali dirinya sendiri.]


"Benar-benar menyebalkan!"


Melihat hal itu, Feng Yu langsung melompat terbang dan dengan gerakan kilatnya, ia menggendong Ling Hualing di tangannya. Feng Yu membawanya terbang dan mendarat tepat di hadapan Feng Yue, adiknya.


"Yue, tolong jaga dia!" kata Feng Yu sambil membaringkan tubuh Ling Hualing di atas tanah.


"Baik kak." kata Yue


Feng Yu mulai melakukan gerakan mengunci dengan kedua tangannya dan menggambar lingkaran di udara dan melemparkannya ke arah Yue. Lingkaran kecil itu tiba-tiba membesar dan membentuk sebuah pelindung. Feng Yu beranjak dari tempat duduknya.


"Yue, tetap disitu dan jangan keluar dari pelindung ini."


"He'em" jawab Yue sambil menganggukkan kepalanya.


Che Hualing yang sudah berubah menjadi monster, langsung murka ketika mengetahui mangsanya sudah menghilang dari tempatnya. Ia mengamati area sekitar. Ia melihat ada sebuah pelindung yang berada tak jauh dari tempat ia berdiri sekarang.


Monster itu menoleh dan meraung keras. Ia sangat marah. Ia lalu berjalan menghampiri Feng Yu yang sedang berdiri di atas dahan pohon. Melihat monster itu berjalan mendekat ke arahnya, Feng Yu langsung melompat dari satu pohon ke pohon lainnya. Monster itu pun semakin marah, ia mengeluarkan bola api dari dalam mulutnya yang besar. Dengan cepatnya, Feng Yu menghindarinya. Namun, monster itu semakin cepat mengeluarkan bola api dari dalam mulutnya. Seperti bom meriam yang tak ada habisnya. Suara ledakan terdengar dimana-mana dan banyak pepohonan disekitarnya yang terbakar dan hancur karenanya. Yue yang melihat kejadian ini hanya bisa berdo'a, semoga kakaknya selamat dari kejaran monster itu. Lalu ia mengalihkan pandangannya ke arah Ling Hualing yang sedang pingsan di atas pangkuannya.


"Kau adalah gadis yang paling beruntung sekali, pernah dicintai tulus oleh kakakku. Tapi, kau telah merubahnya menjadi sosok manusia es. Tidak, ia bahkan jauh lebih berbahaya dari seorang penjahat. Dia... yang saat itu dimataku seperti iblis. Kini malah melindungimu dan aku. Aku selalu berpikir, rasa sakit seperti apa yang telah kau torehkan kepada kakakku saat itu?" gumam Yue sambil menatap sedih ke arah Ling Hualing yang masih pingsan tak sadarkan diri.


Ia pun berbalik mengalihkan pandangannya ke arah kakaknya yang sedang berjuang melawan Che Hualing (kakak tiri Ling Hualing) yang sekarang berubah menjadi monster. Feng Yu mengeluarkan pisau belati yang tersimpan di balik bajunya.


"Sistem, apa tidak ada racun cair atau apapun itu yang bisa mematikan lawan dalam sekejap selain asap racun?"


[Host, bisa menukarkan poin yang dimilikki sesuai item yang dibutuhkan.]


Sistem PC mulai membuka daftar item yang masih terkunci. Ada beberapa item disana sesuai dengan jumlah poin yang ada. Diantaranya adalah ilmu tentang racun yang membutuhkan 300 poin, sebotol racun XX 400 poin, pedang dengan 2000 poin, kemampuan menghilang 3000 poin.

__ADS_1


"Wahhh... apa-apaan ini?! Kenapa hanya ada empat item saja? Dan semuanya membutuhkan poin yang tidak sedikit. Sistem, sebotol racun mematikan itu seberapa besar efeknya?"


[Sebotol racun XX adalah sejenis racun berbentuk cair yang mampu membunuh makhluk hidup apapun hanya dalam hitungan detik.]


"Wehhh, serius? Semujarab itu kah? Baik, tidak ada salahnya untuk dicoba. Aku akan menukarkan poinku untuk sebotol racun XX sebesar 400 poin." kata Feng Yu sambil menekan tombol konfirmasi di bawah item sebotol racun XX.


[Perintah diterima. Permintaan anda telah dikonfirmasi. Anda berhasil menukarkan item sebotol racun XX sebesar -400 poin. Poin yang anda milikki sekarang 1100 poin.]


Feng Yu menerima sebotol racun XX yang keluar dari layar sistem. Ia memandangi botol kecil itu. Ekspresi masam terlukis di wajahnya.


"So sad...hiks. Cukup! Mari kita selesaikan ini dan berburu cuan. Eh salah, berburu poin demi kembali ke zamanku!" teriak Feng Yu dengan penuh semangat.


Dengan cepat, ia segera menuangkan setetes cairan yang ada di dalam botol racun XX di atas permukaan belatinya. Sebuah kilatan cahaya muncul di atas permukaan belati itu. Feng Yu sangat takjub melihatnya. Dengan senyum dingin diwajahnya, ia berdiri dan menatap ke arah monster yang berhenti tepat di hadapannya. Ia melihat sangat jelas tubuh monster itu yang sangat besar, dan mata yang memerah menyala dengan kedua tangan yang siap mencengkeram dirinya.


"Jujur ya, aku benci mengatakan hal ini. Tapi, ini pertama kalinya bagiku untuk melenyapkan dirimu monster jadi-jadian! Terima seranganku ini, hiyaaaattt!!!"


Whuuushhh


Feng Yu melompat dan terbang ke arah monster itu. Namun monster itu dengan cepat menggerakkan kedua tangannya di udara seolah hendak merobek mangsa kecil yang berusaha mendekatinya. Ia memutar badannya ke segala arah mengikuti Feng Yu yang sedang mengitari tubuhnya dan sesekalie mendarat di bahunya kemudian di kepalanya. Feng Yu kemudian mendarat di atas kakinya dan menancapkan belati itu di kakinya. Monster itu meraung kesakitan. Ia mengayunkan tangannya ke udara untuk menangkap Feng Yu. Namun, Feng Yu berhasil menghindarinya dan melompat terbang di udara. Dengan gerakan memutar badannya di udara, Feng Yu dengan sekuat tenaga melemparkan belati itu tepat di jantung monster itu.


Jlebbbbb!!!


Pisau belati itu menancap tepat di jantung monster itu. Feng Yu lalu mendarat di atas tanah. Ia melihat monster itu memegang pisau belatinya dan berusaha menariknya dengan sekuat tenaga. Sayangnya monster itu tidak berhasil menarik pisau yang tertancap di dadanya. Ia langsung terjatuh di atas tanah. Feng Yu yang melihat monster itu terjatuh di atas tanah, ia langsung melompat terbang dan mendarat di atas dada monster itu. Ini untuk pertama kalinya ia menginjakkan kakinya di atas tubuh monster raksasa. Ia lalu berjalan mengambil pisau belati yang masih tertancap di dadanya dan menariknya keluar.


"Benar-benar sebotol racun kecil yang sangat ajaib. Tidak salah aku menukarkan poin milikku. Ini benar-benar berhasil. Hehehe..." gumam Feng Yu sambil menatap belati miliknya. Tiba-tiba tubuh monster itu mengeluarkan cahaya. Dengan cepat Feng Yu terbang dan mendarat tepat di samping adiknya yang sedang berada di dalam pelindung yang ia buat. Melihat kakaknya berhasil membunuh monster itu, wajah Yue berbinar-binar, seolah tak kuasa menahan air mata harunya.


"Kakak, kau tidak apa-apa?"


"Aku baik-baik saja." jawab Feng Yu tanpa menoleh ke arahnya.

__ADS_1


Feng Yu melihat tubuh monster itu diselimuti cahaya yang sangat menyilaukan mata. Ia dan Yue berusaha menutupi kedua mata mereka dari cahaya itu. Perlahan cahaya itu memudar dan menghilang. Feng Yu perlahan membuka kedua matanya dan kaget melihat apa yang ada didepannya, begitu juga dengan Feng Yue yang menutup mulutnya dengan kedua tangannya yang gemetaran. Seolah keduanya tak percaya dengan apa yang mereka lihat.


__ADS_2