Love Villain System

Love Villain System
Misi Terakhir


__ADS_3

Selama seharian Feng Yu dan Zhao Shin berkeliling mencari Feng Yue di seluruh penjuru kota, namun tidak membuahkan hasil. Mereka berdua hampir putus asa, hingga memutuskan untuk pergi ke sebuah restoran terdekat untuk beristirahat. Salah satu karyawan restoran itu datang menghampiri mereka berdua. Ia menanyakan kepada Feng Yu dan Zhao Shin, pesanan mereka. Keduanya pun memesan makanan dan minuman pada karyawan itu. Dan dengan cepat, karyawan itu menuliskan pesanan mereka berdua dan segera pergi meninggalkannya.


"Huff, kita berdua sudah mencari ke seluruh penjuru kota selama seharian ini. Namun, tidak berhasil menemukan Yue. Feng Yu, kita akan mencarinya dimana lagi?!"


"Kita berdua istirahat terlebih dahulu. Setelah ini, kita akan pergi mencarinya lagi."


"Hahhh???!!! Kau ini gila apa?! Tidak bisakah kita mencarinya besok pagi?! Aku sungguh sangat lelah!" keluh Zhao Shin kepada Feng Yu.


"Kalau kau lelah, lebih baik kau tidur saja. Biar aku yang akan pergi mencarinya sendiri."


"Ma... mana boleh seperti itu!"


Mendengar perkataan Zhao Shin, Feng Yu hanya meliriknya tajam lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain. Tiba-tiba karyawan itu datang sambil membawa pesanan mereka berdua di atas nampan yang telah ia bawa.


"Silahkan dinikmati hidangannya tuan-tuan." ucap karyawan itu sambil meletakkan mangku dan minuman sesuai pesanan mereka berdua.


"Terima kasih." sahut Zhao Shin.


Karyawan itu mengangguk pelan dan pamit undur diri. Zhao Shin langsung mengambil sumpit dan mulai mengisi mangkuknya dengan beberapa lauk dan sayur yang ada di atas piring. Melihat makanan yang dihidangkan di atas meja, Feng Yu teringat akan Feng Yue, adiknya.


[Ting!]


[Misi terakhir dibuka! Host diminta untuk menyelesaikan misi ini. Temukan pelaku pemerkosa Feng Yue dan dapatkan reward dari misi terakhir ini sebesar +10.000 poin ditambah host bisa kembali ke dunia asal!]


Brakkkk!!!! (suara Feng Yu memukul meja dengan keras sambil berdiri.)


"Apa?! Jadi... Yue... telah diperkosa?! Siapa orang yang berani melakukan pelecehan kepadanya!" umpat Feng Yu di dalam hati .


Melihat Feng Yu memukul meja dengan sangat keras, membuat Zhao Shin kaget. Ia langsung meletakkan sumpitnya di atas piringnya.


"Ada apa? Apa yang terjadi padamu?!"


Seolah tak menghiraukan kata-kata yang diucapkan oleh Zhao Shin, Feng Yu pun pergi meninggalkan dirinya. Melihat Feng Yu hendak pergi meninggalkannya, dengan gerak cepat, Zhao Shin menarik tangannya. Merasa tangannya ditarik oleh Zhao Shin, Feng Yu meliriknya.


"Kau mau pergi kemana?!" tanya Zhao Shin dengan wajah penasaran.


"Kemana lagi kalau bukan mencari Yue?!" jawab Feng Yu sambil menarik tangannya kembali.


"Tapi, kau belum makan seharian. Makanlah dulu!"


"Maaf aku tidak bisa."


"Feng Yu, kau jangan keras kepala! Seharian ini kita belum berisitirahat dan makan. Kau seharusnya mengisi perutmu terlebih dahulu. Aku tahu kau sangat mengkhawatirkannya. Tapi, bagaimana jika kita dalam perjalanan mencari Yue, kita akan mati kelaparan di tengah jalan atau kita dibunuh oleh orang lewat?! Kau ingin menyelematkan adikmu, tapi kau malah menyakiti dirimu sendiri!"


Mendengar apa yang dikatakan oleh Zhao Shin ada benarnya juga, Feng Yu pun kembali duduk di kursinya. Ia pun mengambil sumpit dan mangkuk di depannya dan segera mengisi beberapa lauk dan sayuran di atasnya. Setelahnya dirasa cukup, ia pun mulai makan.

__ADS_1


"Nah, itu baru kakak yang bijak. Setelah makan, mari kita lanjutkan pencarian kita."


"Kau tidak lelah?!"


"Tentu saja aku lelah. Tapi demi Yue, aku akan melakukan segalanya untuknya." jawab Zhao Shin dengan nada serius.


Mendengar perkataan Zhao Shin, ada sedikit keraguan di dalam hati kecil Feng Yu.


"Zhao Shin."


"Emm... ya."


"Bagaimana perasaanmu terhadap Yue?!"


"Kenapa kau bertanya seperti itu?!"


"Aku tidak ingat, sejak kapan kau menjadi akrab dengan adikku? Sampai-sampai kau memanggil namanya, sama persis dengan aku memanggil namanya. Aku merasa, hubunganmu dengannya lebih dari sekedar teman?!"


"Bagaimana jika aku mengatakan, kalau aku mencintainya. Apa kau akan menghalangi aku?!" tanya Zhao Shin sambil meletakkan sumpit di atas mangkuknya.


"Humph, itu urusanmu. Hanya saja, jika terjadi sesuatu pada adikku, apa kau akan mencintainya?!"


"Tentu saja! Aku akan terus mencintainya selama hidupku!"


Keduanya pun makan dengan lahap. Setelah selesai makan, Feng Yu membayarnya. Dan keduanya segera pergi meninggalkan tempat itu.


"Sistem, apa kau tahu dimana adikku, Yue sekarang?!" tanya Feng Yu di dalam hati.


[Ting!]


[Sistem hadir melayani 24 jam. Sistem telah mengunci pertanyaan yang telah diajukan oleh Host. Host di mohon untuk bersabar menunggu!]


"Sial!" umpat Feng Yu


[Ting!]


[Sistem telah mendeteksi pertanyaan yang diajukan oleh Host.]


"Ahh... jadi di mana adikku?!"


[Ting!]


[Sistem telah menemukan keberadaan Feng Yue. Tokoh protagonis wanita dalam misi terakhir ini. Ia sekarang berada di sebuah tempat yang penuh dengan ribuan pohon yang tinggi menjulang. Di ujung tempat itu ada sebuah rumah yang sederhana. Dan tempat itulah yang dijadikan oleh pelaku untuk memperkosa Feng Yue!]


"Sial! Apakah itu di hutan? Sistem, dimana tempat itu?!"

__ADS_1


[Di pinggiran kota!]


"Zhao Shin, apa di sekitar sini ada hutan yang terletak di pinggiran kota?!"


"Kenapa kau bertanya seperti itu?!"


"Tempat yang belum kita kunjungi adalah hutan. Ayo kita segera memeriksanya. Tapi, jika kau tidak ingin ikut denganku, kau boleh pulang dan berisitirahat." terang Feng Yu kepada Zhao Shin.


"Omong kosong! Mari kita berdua pergi ke hutan yang berada di pinggiran kota, sekarang!" ajak Zhao Shin dengan penuh semangat.


Zhao Shin berjalan terlebih dahulu untuk memimpin jalan. Feng Yu yang berada di belakangnya, hanya bisa menatap punggung pria yang berjalan di depannya. Dia lebih muda dari Feng Yu, ditambah dengan postur tubuhnya yang sangat tinggi, dan ditambah dengan wajah tampannya.


"Huff, aku tidak yakin kau akan menerima dan tetap mencintai adikku, setelah kau melihat apa yang telah terjadi kepadanya." gumam Feng Yu.


Tak lama kemudian, keduanya telah sampai di hutan di pinggiran kota. Segera keduanya langsung bergerak cepat untuk menemukan Feng Yue. Sesuai dengan informasi yang telah ia terima dari sistem PC, lokasinya benar di tempat ini.


"Kau yakin, disini tempatnya?!" tanya Feng Yu kepada Zhao Shin.


"Ya."


"Kalau begitu ayo kita menyusuri semua tempat yang ada di hutan ini."


Keduanya pun mulai berjalan menyusuri hutan tersebut. Hingga akhirnya keduanya menemukan sebuah rumah yang terletak di dalam hutan itu.


"Feng Yu, lihat!" teriak Zhao Shin sambil menunjuk ke arah rumah sederhana itu.


"Apa rumah itu yang dimaksud oleh Sistem PC?" gumam Feng Yu.


Tanpa pikir panjang, ia segera berlari menuju rumah itu dan mendobrak pintunya. Pintu pun berhasil ia dobrak. Feng Yu mulai mencari keberadaan Feng Yue dengan di temani oleh Zhao Shin dibelakangnya. Betapa kagetnya ia melihat adik perempuannya, sedang pingsan di atas kasur dengan baju yang penuh dengan sobekan. Tidak hanya itu, ia juga melihat ada banyak bekas tanda merah di sekujur tubuhnya. Melihat pemandangan itu, wajah Feng Yu berubah menjadi merah menyala. Ia pun segera berlari dan memeluk adiknya Feng Yue. Ia segera menutupi seluruh tubuh Feng Yue dengan jubah yang ia kenakan.


"Yue, Yue?! Bangunlah! Ini aku, kakakmu! Bangunlah!" teriak Feng Yu sambil menepuk lembut kedua pipinya secara bergantian.


Perlahan-lahan kedua mata Feng Yue terbuka sedikit demi sedikit. Ia melihat sosok pria yang berada di dekatnya sedang memeluknya. Feng Yue langsung kaget dan mendorong Feng Yu menjauh darinya. Sontak Feng Yu kaget melihat adik perempuan satu-satunya mendorong dirinya menjauh. Tidak hanya Feng Yu yang dibuat kaget oleh tingkah laku Feng Yue, bahkan Zhao Shin kaget melihat Feng Yue mendorong kakaknya untuk menjauh darinya.


"Pergi! Pergi! Jangan dekati aku!" teriak Feng Yue.


"Yue, tenanglah! Ini aku kakakmu, Feng Yu!"


"Pergi! Pergi!" teriak Feng Yue dengan histeris.


Melihat Feng Yue berteriak histeris, Zhao Shin berjalan mendekatinya. Feng Yue yang melihat Zhao Shin yang berjalan ke arahnya, dengan cepat Feng Yue berlari menuju pintu meninggalkan mereka berdua. Feng Yu dan Zhao Shin segera pergi menyusul Feng Yue yang sedang berlari. Feng Yu menghentakkan kakinya di atas tanah dan ia pun terbang mengejar Feng Yue. Tangannya dengan cepat menangkap tangan Feng Yue dan menariknya ke dalam pelukannya. Feng Yue meronta, berharap bisa keluar dari pelukan pria ini.


"Lepaskan!!! Lepaskan aku!!!"


"Yue, sadarlah! Ini aku kakakmu, Feng Yu?!!" teriak Feng Yu sambil menepuk kedua pipinya saling bergantian. Perlahan-lahan pandangan mata Feng Yue terlihat jelas. Feng Yue dapat melihat dengan jelas bahwa pria yang saat ini memeluknya adalah kakaknya sendiri, Feng Yu. Ia pun tak kuasa menahan air matanya. Ia menangis sekeras-kerasnya di dalam pelukan kakaknya.

__ADS_1


__ADS_2