Mafia And His Maid

Mafia And His Maid
# Part 20 Mafia AHM


__ADS_3

"Oh Flower sayangku, kamu darimana saja? Bibi sedari tadi mencarimu." ujar Bibi Matilda dengan wajah gembira. Ia langsung memeluk tubuh pengantin baru itu dengan pelukan sayang.


"Hum, kamu sepertinya telah menghabiskan waktu yang sangat berkualitas dengan suamimu ya!" tanya Bibi Matilda dengan tatapan mata tuanya yang nampak lucu.


"Ah Bibi. Kenapa bisa kamu tahu?" tanya Flower Michelin dengan pipi merona merah. Ia menundukkan wajahnya dengan jari-jari yang saling bertaut.


"Hey, Bibimu ini juga punya pengalaman dengan yang seperti ini sayang, wajahmu tampak sangat merah. Dan bibirmu juga tampak sangat membengkak Flo, kamu tidak bisa membohongi bibimu ini."


Wajah Flower Michelin semakin menunduk karena malu. Ia sekarang tampak seperti pengantin perempuan yang sangat tidak sabaran dan penuh hasrat.


"Jangan malu sayang, suamimu pasti sudah lama menginginkanmu Flo. Kamu memang sangat cantik dan sangat seksih," ujar perempuan tua itu dengan senyum menggoda dibibir keriputnya.


Flower Michelin tersenyum semakin malu. Wajahnya semakin memanas jika mengingat bagaimana pria itu menggagahinya beberapa saat yang lalu.


Berbahaya, liar, dan sangat meresahkan!


"Hey, kenapa kamu diam saja Flo? kamu masih membayangkan pria kuat itu ya?" sentak Bibi Matilda yang langsung membuat perempuan cantik itu mengangkat wajahnya dengan senyum yang belum hilang dari bibirnya.


"Bibi berharap kamu bahagia sayang. Kedua orangtua mu juga akan bahagia di surga saat tahu kamu berada pada pria yang tepat."


"Aamiin Bibi."


"Bibi bisa melihat kalau pria itu sangat menyayangimu sayangku," ujar Bibi Matilda dan kembali mengarahkan pandangannya ke arah Frederico Patria dan juga seorang pria yang sepertinya ia kenal. Dua pria itu sedang bercakap-cakap di sebuah meja bar tak jauh dari posisi mereka saat ini.


"Ah ya, Bibi baru ingat kalau pernah melihat pria itu dengan suamimu Flo," lanjut Bibi Matilda dengan tatapan tak lepas dari dua orang pria itu.


"Benarkah Bibi?" tanya Flower Michelin dengan wajah penasaran. Ia juga akhirnya mengarahkan pandangannya ke arah pandang perempuan tua itu.

__ADS_1


"Iya. Waktu itu mereka berdua datang ke rumahmu dan mencari Ayahmu."


Deg


Flower Michelin merasakan tubuhnya membeku. Jantungnya ia rasakan berdebar sangat kencang. Ia pun menatap Bibi Matilda dengan perasaan tak terbaca.


"Apakah sebelum kejadian buruk itu Bibi?" tanyanya dengan suara tercekat. Kenangan buruk itu kembali muncul di dalam kepalanya dan seketika membuat tubuhnya gemetar. Marah, benci, dan takut ia rasakan menyerang perasaannya.


"Tidak sayang. Mereka berdua datang setelah kejadian itu. Mereka mengaku sebagai teman lama Ayahmu Flo."


"Benarkah?" cicit Flower Michelin dengan suara pelan.


"Mereka mengaku sebagai teman lama? itu artinya mereka mengenal Ayah dan ibuku Bibi. Dan mereka tidak pernah mengatakannya padaku." Flower Michelin merasakan sesak di dadanya. Air matanya keluar dari pelupuk matanya bak bendungan yang pecah.


"Sudahlah sayang, jangan bersedih dan menangis ya?" Bibi Matilda meraih Flower Michelin ke dalam pelukannya. Ia ingin memberikan rasa nyaman agar perempuan yang baru menikah itu tidak merusak perasaannya saat ini.


Flower Michelin terdiam. Entah kenapa ia jadi ragu akan perkataan Bibi Matilda tentang cinta yang dijanjikan oleh pria itu padanya.


"Baiklah sayang. Nikmati pernikahanmu ini. Bibi ingin pamit dan pulang. Rumahku pasti sudah merindukan ku hehehe," kekeh perempuan tua itu yang langsung membuat Flower Michelin tersenyum kembali.


"Terimakasih banyak atas kedatanganmu Bibi. Dilain waktu Aku pasti akan datang berkunjung. Aku juga ingin ke kuburan Ayah dan Ibuku," ujar pengantin perempuan itu seraya memeluk dan mencium Bibi Matilda.


Ia pun meminta sopir di Rumah itu untuk mengantar Perempuan tua itu kembali ke rumahnya yang berjarak sekitar 3 jam perjalanan.


Flower Michelin kembali ke kamarnya untuk beristirahat. Rasa lelah sebenarnya sudah sejak tadi ia rasakan. Akan tetapi demi rasa sopan santun pada Bibi Matilda yang sengaja datang dari jauh untuk pernikahannya ia pun memaksakan dirinya untuk bangun.


Rasa pegal dan nyeri masih ia rasakan setelah pergumulannya dengan sang suami yang nampak sangat lapar dan memakannya habis. Dengan bantuan pelayan ia pun mengganti gaun pengantinnya dan segera membersihkan dirinya.

__ADS_1


Sisa percintaannya masih ia rasakan membekas pada bagian vital dari tubuhnya. ia pun mandi dibawah guyuran shower seraya menyentuh perutnya yang semakin hari semakin besar.


"Kamu yang sehat ya? Ibu akan sangat mencintaimu nak seperti Ayah dan ibuku juga sangat mencintaimu," ujarnya pelan seraya mengelus lembut perutnya.


Setelah itu ia pun keluar dari dalam sana dengan perasaan yang lebih segar. Rambut panjangnya yang masih basah ia keringkan dengan hairdryer. Tubuhnya yang masih berbalut handuk tiba-tiba saja diraih dan digendong oleh Frederico Patria ke atas ranjang. Rupanya pria itu sudah lama menunggunya di tempat itu.


"Awwww, Aku bisa jatuh Tuan. Kamu membuat kaget!" Flower Michelin berteriak nyaring karena benar-benar merasa terkejut dengan keberadaan pria itu di dalam kamarnya.


"Kamu tidak akan jatuh sayang. Aku bisa mati kalau itu terjadi," ujar pria itu dengan senyum diwajahnya. Ia pun meletakkan tubuh yang Nampak berisi itu ke atas ranjangnya.


"Terimakasih Tuan," cicit Flower dengan suara rendah. Ia memalingkan wajahnya ke arah lain karena tidak sanggup menatap tatapan tajam pria itu padanya.


"Panggil Aku Fred saja Flo," bisik pria itu kemudian membenamkan wajahnya ke ceruk leher sang istri.. Aroma sabun yang menyeruak dari tubuh Flower Michelin memberinya rasa segar dan juga rasa yang luar biasa nikmat.


Ia pun mulai mengecup leher jenjang itu dan memberinya gigitan-gigitan kecil hingga Flower Michelin tidak sadar untuk mendessah dan menjambak rambut tebalnya.


"Fred, katakan padaku, Apakah kamu mengenal Ayahku?"


Deg


🌺🌺🌺


*Tobe Continued.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍

__ADS_1


__ADS_2