Mafia And His Maid

Mafia And His Maid
# Part 8 Mafia AHM


__ADS_3

Flower Michelin menatap wajah pria yang baru saja ditemuinya itu dengan tatapan mata tajam. Ia tidak tahu ada apa dengan pria tampan dan terkesan sangat berbahaya itu hingga hatinya merasa sangat tidak nyaman.


"Tuan Patria ingin kamu bekerja di rumahnya Flo," ujar Linda Brown seraya merengkuh bahu gadis muda itu. Flower Michelin memandang wajah Linda Brown dan pria bernama lengkap Frederico Patria itu dengan tatapan tak terbaca.


"Aku akan bekerja apa Miss?" tanya gadis itu dengan wajah bingung. Linda Brown tidak tahu harus menjawab apa. Ia hanya memandang Frederico Partia meminta pria itu memberikan jawabannya.


"Aku ingin asisten pribadi yang mengurus segala kebutuhan Aku Nona Micheline. Dan Aku akan sangat senang kalau kamu tidak keberatan," ujar pria itu dengan senyum samar diwajahnya.


Untuk pertama kalinya ia melihat putri Yousef Michelin ada di depan matanya dengan sangat jelas. Di malam kelam itu, ia tidak sempat melihat wajah gadis itu. Yang ia tahu rasa yang diberikannya sangat luar biasa.


Dan sekarang ia sedang merasakan inti dirinya kembali menggeliat dengan sangat menyiksa. Ia sungguh tidak sabar untuk mengulang kembali saat-saat menyenangkan itu pada malam panjang itu.


Frederico Patria menarik nafasnya dalam-dalam kemudian menghembuskannya berkali-kali. Ia pun duduk dan meminta George untuk memberinya air dingin untuk mendinginkan dan meredakan gejolak hasratnya yang mulai meronta tak terkendali.


Glek

__ADS_1


Glek


Glek


Satu botol air dingin itu ia habiskan dengan sangat rakus. Matanya tak lepas dari pergerakan sekecil apapun yang dilakukan oleh gadis cantik yang sudah menawan hatinya itu.


Flower Michelin ikut duduk dan menundukkan kepalanya ke bawah. Ia meremas tangannya karena merasa gelisah dan khawatir secara bersamaan. Entah kenapa ia merasakan bahwa pria dihadapannya ini bukanlah pria yang baik.


"Bagaimana Flo? kamu mau 'kan sayang?" tanya Linda Brown dengan wajah penuh permohonan. Ia tahu betul kalau pria tampan dan dermawan itu sangat menginginkan gadis muda ini.


"Hanya kamu yang dinginkan oleh Tuan Patria sayang, jadi kumohon untuk tidak menolak ya?" Linda Brown berucap seakan-akan memberikan paksaan dan penekanan pada gadis itu.


Frederico Patria yang terkenal berbahaya itu sudah kembali ingin memperlihatkan kekuasaannya tetapi George memberinya satu kode penting agar ia bisa bersabar.


Huffft

__ADS_1


Pria itu kembali menarik nafasnya dalam-dalam kemudian menghembuskannya. Ia akan mencoba bersabar sampai ia berhasil mengambil hati gadis itu terlebih dahulu. Ia harus memperlihatkan bahwa dirinya adalah pria yang sangat baik.


"Baiklah Miss, Aku bersedia." Gadis itu mengangkat wajahnya dan memberikan keputusan setelah lama terdiam. Dengan tatapan tajam ke arah pria itu ia pun mengangkat wajahnya.


Ia sekarang sadar kalau ia sangat diinginkan oleh pria itu dan itu artinya ia tidak boleh jadi gadis yang lemah. Ia harus bisa menjaga dirinya sendiri untuk bertahan hidup.


Terdengar helaan nafas lega seorang Frederico Patria. Nampak sekali kalau ia sangat senang saat ini. Dengan tersenyum tipis ia pun meminta pamit dari tempat itu dan membawa Flower Michelin bersama dengannya.


🌺🌺🌺


*Tobe Continued.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?


Nikmati alurnya dan happy reading 😍

__ADS_1


__ADS_2