
Frederico Patria ikut turun dari mobil itu dan langsung berlari memburu langkah cepat istrinya. Sekarang ia sudah tahu kenapa Flower Michelin marah-marah tidak jelas padanya.
George dan Maggie saling berpandangan kemudian mengangkat bahu. Hubungan dua orang itu sepertinya memang masih panas dan perlu diredakan secepatnya.
"George, Apa yang harus kita lakukan sayang?" tanya Maggie dengan tatapan masih terus memandang bekas langkah Frederico di hadapannya.
"Kita tidak perlu melakukan apa Mag. Biarkan mereka menyelesaikan masalah mereka dan kita selesaikan juga masalah kita," jawab pria itu dengan senyum samar diwajahnya.
"Apa kita mempunyai masalah George" tanya dokter perempuan itu dengan tatapan lurus ke arah suaminya.
"Tentu saja sayang, kita terlalu sibuk dengan pekerjaan dan lupa kalau kita juga menginginkan bayi-bayi yang sangat lucu seperti baby Zack dan baby Zoey," jawab George seraya membuka pintu mobilnya kemudian turun dari sana.
Maggie Smith tersenyum karena sudah bisa menduga arah pembicaraan suaminya itu. Ia pun meraih lengan George dan bergelayut manja di sana.
"Apa kamu sudah mempelajari teorinya bagaimana memperoleh baby twins sayang?"
"Sudah George. Tapi kemungkinannya sangat kurang karena kita berdua tidak ada yang punya gen kembar. Tapi kita coba saja siapa tahu berhasil. Iyyakan?"
__ADS_1
"Ah ya, kita coba sekarang saja ya, sayangku," jawab pria itu dan langsung membawa istrinya yang ke dalam rumah. Sedangkan di kamar Baby twins Zack dan Zoey, Frederico Patria juga sedang mencoba untuk menjelaskan tentang masalah besar yang membuat istrinya itu marah padanya.
"Flo, dengarkan Aku sayang," pinta pria itu seraya terus mengikuti kemana istrinya melangkah.
"Maafkan Aku Fred. Aku sedang tidak ingin berdebat denganmu. Jadi kumohon keluarlah dari kamar ini. Untuk sementara Aku akan tidur di sini bersama dengan kedua baby ku," jawab Flower Michelin tanpa mau memandang wajah suaminya.
Perempuan itu sedang menggendong baby Zoey yang sepertinya sangat merindukan dirinya saat ini. Baby girl itu sampai menggapai-gapaikan tangannya ke arah wajah Flower Michelin sang Mommy.
"Aku juga akan tidur di sini Flo. Aku akan membantumu menjaga baby Zack tapi kumohon jangan katakan kalau kamu tidak ingin melihatku," balas Frederico seraya membuka stelan jasnya kemudian menggantungnya di tempat gantungan pakaian di dalam ruangan itu.
Frederico Patria tidak perduli dengan tatapan kesal istrinya. Ia langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Mencuci wajah dan tangannya kemudian meraih Baby Zoey yang sedang digendong oleh istrinya.
"Bersihkan dirimu Flo. Jangan sampai Baby Zack dan baby Zoey mencium aroma Rose Byrne dari tubuhmu," ujar Frederico dengan wajah santainya. Mata Flower Michelin langsung melotot marah. Hatinya yang sudah mulai tenang kini dikacaukan lagi oleh pria dihadapannya.
"Kenapa Flo? kamu marah ya kalau Aku menyebut perempuan itu?" tanya Frederico dengan alisnya yang terangkat. Flower Michelin tidak menjawab. Ia sangat ingin memarahi suaminya Itu tapi tidak ingin kalau melawan atau berdebat di depan putra dan putrinya.
Perempuan itu pun menyentakkan kakinya di lantai dan pergi ke kamar mandi. Frederico benar. Ia memang harus membersihkan diri sebelum menyentuh anak-anaknya. Karena ia habis dari luar rumah dan berakhir dalam penyekapan.
__ADS_1
Entah kuman, virus, atau kotoran apa yang terikut pada dirinya saat ini dan ia langsung menyentuh kedua Baby-nya.
"Oh maafkan Aku sayang," gumamnya pelan seraya membuka seluruh pakaiannya kemudian masuk ke dalam bathtub untuk berendam dengan sabun yang beraneka rasa.
Untuk sesaat ia melupakan kekesalannya pada Frederico. Ia pun merasa sangat rileks dan juga santai. Setelah merasa cukup ia pun keluar dari kamar mandi itu dengan hanya menggunakan handuk.
"Baby Zack dan baby Zoey sudah tertidur Flo. Jadi kini saatnya Aku menjawab semua pertanyaanmu sayang," ujar Frederico Patria dengan senyum diwajahnya.
Flower Michelin hanya meremas ujung handuknya dengan tarikan nafas berat. Nama Rose Byrne sepertinya akan kembali mengudara di dalam kamar baby twins nya dan ia tidak suka itu.
πΊπΊπΊ
*Tobe Continued.
Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?
Nikmati alurnya dan happy reading π
__ADS_1