Mafia And His Maid

Mafia And His Maid
# Part 31 Mafia AHM


__ADS_3

Meggie Smith menepati janjinya untuk ikut membantu merawat dua bayi kembar milik Flower Michelin.


Setiap dokter perempuan itu mempunyai waktu kosong dan tidak bekerja maka ia akan datang dan menyempatkan waktunya untuk bertemu Flower Michelin dan juga kedua baby twins di dalam keluarga Patria itu.


Seperti hari ini, perempuan itu datang berkunjung dan mendapati baby twins yang sudah berusia sekitar tiga bulan itu sedang siap untuk dibawa berjalan-jalan keluar Rumah.


Mereka tampak sangat senang sekali dengan bergerak-gerak sangat lincah di dalam baby stroller nya.


"Hai Zack, Zoey kalian mau kemana sayang?" sapanya pada dua baby yang sangat lucu itu. Mereka berdua menggapai-gapaikan tangannya ke udara dengan sangat gembira.


Flower Michelin tersenyum kemudian menjawab, "Kami bertiga akan keluar rumah untuk berjalan-jalan Onty Meg."


"Wah bagus sekali Flo. Mereka perlu melihat-lihat dunia luar. Lihatlah mereka berdua sangat senang." Maggie Smith menjawab tanpa mengalihkan tatapannya dari dua bayi lucu itu. Dua bayi itu benar-benar adalah keturunan Patria yang kuat. Mereka tak berhenti menendang dan memukul udara dengan sangat lucu.


"Ikutlah denganku Mag, Aku ingin merayakan ulang tahunku di sebuah tempat."


"Wah, hari ini ulang tahunmu Flo, hum maafkan Aku sayang. Aku tidak tahu soal itu." Maggie Smith langsung memandang wajah perempuan muda itu kemudian tersenyum.


"Happy birthday Flo. Semoga kamu selalu bahagia dan sehat selalu." Dokter perempuan itu langsung memeluk dan mencium pipi Flower Michelin dengan penuh kasih sayang. Ia sudah menganggap perempuan tak bersuami itu sebagai adiknya sendiri.


"Terimakasih banyak Mag. Ayo kita berangkat sekarang juga. Supaya kita bisa kembali sore ini."


"Apakah kita akan mengunjungi Bibi Matilda?"


"Ah tidak Mag. Itu terlalu jauh untuk baby Zack dan Zoey. Kami hanya ingin menyapa Miss Linda Brown di Panti Asuhan."


"Ah ya baiklah. Aku Akan ikut." Mereka pun segera melangkahkan kaki mereka ke Sebuah Limousine yang akan mengantarkan mereka ke tempat tujuan. Maggie Smith memandang sekeliling seolah-olah mencari sesuatu.

__ADS_1


"Apakah George tidak ikut?" tanyanya setelah tidak mendapati sang asisten yang selalu siap sedia itu tidak berada di tempat itu.


"Sudah dua hari George tidak nampak di Rumah Ini Mag. Aku juga tidak tahu ia pergi kemana. Ia hanya menitip pesan kepada Nyonya Hudson untuk menjaga kami selama ia tidak ada," jelas Flower Michelin karena ia tahu kalau dokter perempuan itu pastinya penasaran dengan keberadaan George saat ini.


"Dan Aku yakin, ia tidak akan mengizinkan kami pergi jika ia ada di sini Mag. Jadi Ayo cepat kita berangkat," lanjutnya dengan mempercepat langkahnya ke arah Limosin miliknya diikuti oleh dua orang baby sitter yang akan membantunya menjaga baby twins nya.


"Ah iya, Tapi bukankah lebih baik kalau kita minta izin terlebih dahulu Flo?" Maggie Smith memberi saran karena ia tahu keluarga Flower Michelin sering mendapatkan masalah jika sedang berada di luar Rumah. Apalagi tidak ada George yang menemani mereka saat ini.


"Tidak perlu Mag. Pria itu sering rewel tentang ini dan itu jika kita minta izin. Lagipula kita tidak akan lama. Hanya berkunjung ke Panti Asuhan membawa beberapa bantuan saja setelah itu kita mungkin akan mengunjungi Toko untuk keperluan baby Zack dan Zoey."


"Hum, baiklah. Aku ikut denganmu." Maggie Smith akhirnya mengalah. Ia juga ikut naik ke atas kendaraan mewah itu setelah baby twins sudah berada di atas terlebih dahulu.


Mereka pun berangkat dengan diikuti oleh dua Mobil pengawal. Di dalam mobil itu Flower Michelin tidak banyak bicara. Ia hanya memandang ke arah luar lewat jendela mobil. Sedangkan Maggie Smith meraih handphonenya untuk menghubungi dimana George berada.


Dokter perempuan itu rupanya sangat merindukan George yang sudah lama tidak ia temui karena pria itu marah padanya.


Tak lama kemudian kendaraan mereka tiba di sebuah pantai asuhan yang sangat luas milik dinas sosial di kota itu. Flower Michelin segera turun diikuti oleh Maggie Smith dan juga dua Baby twinsnya.


Beberapa paket makanan dan hadiah ikut diturunkan dari dua mobil yang ikut di belakang mereka tadi. Linda Brown dan beberapa Orang di tempat itu begitu senang dengan kedatangan Flower Michelin dan rombongannya.


"Senang bertemu denganmu lagi Flo. Kamu tampak lebih cantik sayang," sapa Linda Brown seraya mencium pipi kiri dan kanan istri dari Frederico Patria itu.


"Ah Aku juga senang sekali Miss Brown. Aku sangat rindu padamu. Dan ya kamu juga belum bertemu dengan dua baby ku 'kan?" Flower Michelin membalas dengan senyum lebar diwajahnya. Ia pun menunjukkan putra-putrinya kepada perempuan pengelola Panti Asuhan itu.


"Wah Patria Junior. Mereka sangat tampan dan cantik. Keduanya benar-benar perpaduan Antara dirimu dan juga Tuan Patria. Siapa namanya Flo?"


"Zack dan Zoey."

__ADS_1


"Halo Zack, halo Zoey?! bagaimana kabar suamimu sayang? sudah lama Aku tidak mendengar kabarnya." Linda Brown memandang wajah Flower Michelin dengan tatapan tanya. Ia benar-benar penasaran dengan hilangnya pria itu dari dunia bisnis dan juga sosial sejak menikahi perempuan cantik dihadapannya ini.


Flower Michelin tersenyum dengan perasaan kembali sedih. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Ia hanya tahu kalau pria itu telah tiada karena tangannya sendiri.


Akan tetapi ia tidak berani menanyakan kepada George dimana kuburan suaminya sendiri karena setiap ia mengingat kejadian itu ia rasanya ingin mati saja. Hidup ini terlalu kejam baginya.


"Flo, sayangku? Apa hubungan kalian baik-baik saja setelah pernikahan?" tanya Linda Brown dengan tatapan menyelidik. Flower Michelin tetap terdiam dengan airmata yang sudah siap tumpah dari pelupuk matanya.


"Katakan padaku Flo, jika pria itu tidak membahagiakanmu maka Aku akan memarahinya karena tidak menepati janjinya." Linda Brown semakin penasaran dengan apa yang terjadi. Apalagi sekarang perempuan dihadapannya malah memeluknya dengan tangis sesenggukan.


"Flower sedang tidak ingin membahas ini Miss Brown, jadi sebaiknya kita tidak perlu membicarakan tentang Tuan Patria," timpal Maggie Smith dengan cepat.


Dokter perempuan itu sedikit tahu cerita dibalik hilangnya nyawa pria yang bernama Frederico Patria. Dan ia tidak ingin ada lagi yang mengungkitnya sampai kapan pun. Karena itu adalah peraturan di keluarga Patria.


"Hari ini adalah ulangtahunnya. Jadi ia datang kesini untuk merayakannya bersama dengan anda dan yang lainnya," lanjut Maggie Smith dengan senyum diwajahnya.


Linda Brown pun tersenyum kemudian melepaskan pelukannya pada perempuan cantik itu. Ia lalu berucap, "Selamat ulang tahun Flo. Semoga kamu bahagia sayang. Dan bayi-bayimu juga cepat besar dan sehat."


"Aamiin," jawab semua orang yang ada di tempat itu dengan wajah gembira.


"Selamat ulang tahun Flo. Kamu semakin cantik," ucap Josh Hutcherson yang juga ada di tempat itu. Pria muda yang selama ini mencintai Flower Michelin secara diam-diam itu menatap wajah perempuan itu dengan tatapan berbinar bahagia dan juga rindu.


🌺🌺🌺


*Tobe Continued.


Hai readers tersayangnya othor mohon dukungannya untuk karya receh ini ya gaess dengan cara klik like ketik komentar dan kirim hadiahnya yang super banyak agar othor semangat updatenya okey?

__ADS_1


Nikmati alurnya dan happy reading 😍


__ADS_2