Malu Tapi Mau

Malu Tapi Mau
bab 13


__ADS_3

mutiara kembali menghela napas panjang setelah menginggat kembali kejadian yang dialaminya disekolah. dan pada saat itu juga, mutiara tersadar dari lamunannya, saat pintu kamarnya diketuk dari luar.


"tiara..."


"ya, mi?"


"sudah ganti pakaian?"


"beelumm mi."


"lho... sedari tadi kamu ngapain aja? hampir setengah jam mami menunggu diruang makan, eh kamunya tidak muncul-muncul. sedang ngapain di dalam?"


"iya mi... sebentar."


"ya sudah, cepatan ya."


"ya mi."


Tidak terdengar lagi suara mami tiara, yang berarti maminya telah kembali meninggalkan depan pintu kamar tiara. dengan menghela napas, mutiara pun bangun dari ranjang tempat tidurnya untuk mengganti pakaian sekolah dengan pakaian rumah sebelum makan siang.


*******


Bel tanda waktu istirahat berbunyi. begitu gurupengajat meninggalkan ruang kelas, para siswa pun berhamburan untuk mengekspresikan kebebasan. ada yang ke perpustakaan, ke kantin, ke taman sekolah, ke koridor sekolah, atau cuma duduk-duduk di bangku yang ada di depan ruang kelas masing-masing.


Dewa dan teman-temannya tengah duduk-duduk di kantin sambil menikmati makanan dan minuman, ketika mutiara dan teman-teman kelompoknya datang dan masuk ke kantin itu. melihat adanya dewa di kantin, julie berencana akan menghasut tiara agar kembali bertengkar dengan dewa.

__ADS_1


"tiara..."


"Ya"?


"kita temui dia," ucap julie menunjuk ke arah dewa.


"untuk apa jul...?" tanya mutiara tak mengerti


"dia telah mempermalukan kamu di depan kelas dan di depan wali kelas. apa kamu akan diam saja dan membiarkan dia menang begitu saja?"


"maksudmu apa jul?"


"kamu harus membalasnya tiara," tegas julie


"ya tiara. kamu harus membalasnya atas perlakukaannya kemarin." timpal bianca


"ah, itukan kata wali kelas. jangan kamu dengarkan omongannya. wali kelas tentu selalu akan membela dewa, karena dewa itu siswa kesayangannya. tentu saja wali kelas tidak mau dewa kenapa-kenapa." timpal alda


mutiara tampak bingung. sebenarnya dia tak ingin memperpanjang persoalan ini dengan dewa, namun keempat teman barunya itu terus saja mendesaknya. sehingga mutiara tidak bisa menolaknya lagi. dan begitu mereka di dekat dewa yang sedang menyeruput minumannya, dengan sengaja gresya mendorong tubuh tiara, sehinggabtangan mutiara pun mendorong punggung dewa. akibatnya dewa yang sedang menyedot minumnya menjadi tersedak.


"Uhukk...!


dewa menengok kebelakang. matanya pun seketika beradu pandang dengan mata mutiara.


"apa sih mau kamu sebenarnya?!" sentak dewa dengan mata melotot dan menunjukkan wajah penuh kejengkelan.

__ADS_1


mutiara jadi bingung sendiri. dia ingin minta maaf dan mengatakan bahwa dia tak sengaja mendorong punggung dewa. namun karena teman-temannya memberikan isyarat kepadanya untuk tidak mengalah, ditambah lagi dewa yang telah memasang wajah yang begitu angker, akhirnya mutiara tidak bisa mengelak lagi kecuali membalas membentak dewa kembali.


"mau kamu sendiri apa ha?" balas mutiara


"Eh.... kamu benar-benar ya?"


"bener-bener apa?!"


"kamu bener-bener cari masalah, tahu!!"


"kalau iya kenapa memangnya?"


"dasar pelayan rumah makan!" dengus dewa


sambik bangun dari duduknya. tangan kananya terangkat ke atas, siap untuk menampar tiara. namun mendadak dia melihat wajah cantik mutiara rasanya dewa tak yega untuk melakukan itu kepada wajah cantik tiara itu.


"Mau nampar aku? ayo kalau berani? Cihhh...!" tantang mutiara tanpa rasa takut.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Jangan lupa like ya teman-teman ๐Ÿ’•


__ADS_2