
julie dan tiga temannya senang. tetapi mutiara? dia justru semakin bersalah karena telah berbuat kasar pada dewa. kalau kepala sekolah dan para guru serta siswa lain saja menyayangi dewa, itu tandanya kalau dewa itu anak yang baik. tapi dirinya? ya tuhan.... apa yang telah aku lakukan? kejadian di kantin itu, tentu akan menyebar kemana-mana. semua orang pasti akan geger membicarakannya. membicarakan seorang mutiara, telah berani menampar siswa teladan dan merupakan kesayangan sekolah ini. dan akhirnya para guru serta kepala sekolah akan tahu. lalu apa pandangan mereka terhadap diriku nantinya?
kini mutiara tinggal menunggu waktu saja. panggilan itu pasti akan datang. ya, atas kejadian di kantin, pasti akan di panggil oleh guru BP, bahkan mungkin langsung oleh kepal sekolah.
"Kalian....kalian telah menjerumuskan aku!" bentak mutiara dengan suara lantangnya.
"Apa maksudmu berkata begitu, tiara?"tanya julie.
"iya. kenapa kamu berkata begitu? siapa yang menjerumuskan kamu? kami justru senantiasa mendukung dan berada di pihakmu," timpal bianca
"kalian tahu, kalau dewa adalah anak kesayangan sekolah ini. tapi, kenapa kalian tidak mencegahku agar tidak berbuat yang berlebihan kepadanya? sebaliknya, kalian justru menghasutku untuk berseteru dengannya? bukankah itu sama saja artinya kalian menjerumuskanku? kini, semua sudah terjadi. dan aku yakin, cepat atau lambat kejadian di kantin akan menyebar keluar sekolah ini. lalu..." tiara menghentikan ucapannya
"lalu kenapa?" tanya alda
"para guru bahkan kepala sekolah akan mengetahuinya."
"biarkan saja." sahut gresya
"biarkan kata mu?"tanya tiara
"Ya."
"kalian bisa saja ngomong seperti itu, tapi aku..."
"kenapa denganmu?" tanya julie
""kalau sampai guru dan kepala sekolah tahu aku telah menampar dewa, apa jadinya? " tanya mutiara sembari memandangi juli, alda bianca dan gresya bergantian. "cobalah kalian pikir, apa yang akan terjadi dan menimpaku, jika semuanya mengetahui ini?
Julie dan ketiga temannya diam. seperti mereka tengah berpikir apa saja yang tiara katakan tadi.
__ADS_1
"apa yang akan terjadi menurut kalian?" bentak tiara
"semua sudah terjadi, tiara." timpal bianca
"Ya. semua telah terjadi. tapi aku...
"kenapa memangnya denganmu? tanya gresya
"kamu masih bertanya apa yang akan terjadi padaku?"
"ya kenapa memangnya denganmu?"
"aku pasti akan dikeluarkan dari sekolah ini! kalian mengerti?!"
Julie dan keriga temannya sama-sama tertegun. seakan mereka baru menyadari apa yang bakal menimpa tiara kalau para guru dan kepala sekolag mengetahui kejadian di kantin. mereka tahu dewa akan dibela mati-matian oleh sekolah.
"Lupakan saja." jawab alda seenaknya.
"Lupakan saja?" ulang mutiara dengan kening mengerut.
"ya. anggap kejadian di kantin tak pernah terjadi. sehingga tidak terus-menerus di hantui rasa bersalah. lagi pula aku rasa pihak sekolah tak akan mengeluarkanmu dari sekolah hanya keributan antara kau dengan dewa," tutur alda
"sudahlah jangan terlalu dipikir berlebihan."
"iya tiara. benar kata alda," timpal gresya "sebaiknya kamu jangan terlalu berlebihan memikirkannya."
"bagaimana kalau aku benar-benar akan dikeluarkan dari sekolah ini?" tanya mutiara lagi.
"ya itu resiko." timpal julie
__ADS_1
"Resiko?" tiara benar-benar mengerti apa yang julie katakan
"Ya."
"Dan aku sendiri yang akan menanggungnya? padahal, kalianlaj yang menyuruhku untuk bersikap kasar pada dewa."
"kenapa bingung, sih? memangnya sekolah hanya satu di dunua ini? masih banyak sekolah lain. bahkan jumlahnya ratusan. kalau memang kau akan dikeluarkan dari swkolah ini kamu dengan mudahnya bisa pindah dan diterima di sekolah lainnya." kata julie
"sudahlah, sebaiknya kamu jangan terlalu merisaukannya. atau diam-diam kamu menyukai dewa? sehingga kamu merasa menyesal telah menamparnya orang yang kamu sukai?
mutiara terdiam. jujur saja hatinya mengakui apa yang dikatakan julie memang benar. karena sejak pertama ki dia bertemu dengan dewa, diam-diam dia sebenarnya Suka pada cowok itu. namun karena kesalahan kecil yang di perbuatnya dengan menuduh cowok itu sebagai playboy, membuat keaadaan menjadi berubah. di tambah lagi dengan hasutan dari julie dan tiga lainnya. semakin membuat keadaan menjadi sangat-sangat kacau.
ibaray nasi yang telah menjadi bubur. diperbaiki phn rasanya tak bisa. semua telah terjadi maka tiara harus menerima kenyataan itu dengan ikhlas. mutiara menghela napas pasrah.
dari arah luar kelas ada seseorang yang telah mendengarkan perdebatan antar tiara dan yang lainnya.
.
.
.
.
.
.
jangan lupa likee💕
__ADS_1