Malu Tapi Mau

Malu Tapi Mau
bab 22


__ADS_3

langit begitu cerah dengan angin yang melambai-lambai menium pepohonan. tiara memilih duduk di sebuah ayunan yang persis disamping pohon mangga yang kokoh dan rindang, tiara senang dapat mengunjungi grandmanya di akhir pekan ini walaupun hanya beberapa hari saja. setidaknya tiara merasa dapat mengalihkan permasalahan yang sedang di hadapinya. entah mengapa semua yang telah terjadi disekolah merupakan sebuah kekonyolan, kebodohan dan kecerobohan yang tak pernah tiara sangka dan duga. terlalu gegabah menilai seseorang dalam satu sisi saja, ini adalah hal pertama yang tiara lakukan serasa di nilai negatif oleh seluruh orang-orang di sekolah. padahal disekolah sebelumnya tiara murid yang berprestasi dan memiliki citra yang baik bagi seluruh orang yang mengenalnya.


"haaaaaaa..... kenapa semua begini." ucap tiara


"bodoh bodoh bodoh bodoh bodoh bodoh." itu lah yang terus keluar dari mulut tiara sambil menutup matanya.


"siapa yang bodoh?" tanya seseorang menghampiri tiara


"zafran...." mutiara merasa kaget saat melihat zafran temannya semasa kecil tiba-tiba muncul dan mengagetkannya.


"udah lama nyampenya ti?" tanya zafran


"ti..ti..ti nama aku mutiara, masih saja suka manggil aku ti. baru sampai juga sih."


"ya biar kamu selalu ingat kalo cuma aku saja yang manggil kamu dengan sebutan itu."


jelas zafran.


"kok kamu bisa tahu ada di rumah grandma?"


"iya nana semalam bilang sama aku, kalau kamu dan keluarga akan mengunjungi grandma dan yang lain."


"makanya aku kesini, tapi nana tidak memberitahu ku, kamu jam berapa akan sampai."


"aku saja belum bertemu nana, mereka lagi ke supermarket."


"hmmm..."

__ADS_1


mutiara dan zafran terus mengobrol mengulang cerita masalalu saat masih kecil dulu, mereka terus berbagi cerita bagaimana dengan kebiasaan mutiara setelah pindah.


mobil memasuki halaman rumah grandma, tiara tahu kalau mobil itu milik om theo menandakan bahwa grandma, nana, dan om theo telah pulang.


"grandma..." tiara berlari menuju grandma yang telah keluar dari dalam mobil."


"tiara...kamu ada disini ya, grandma kangen sama kamu. mami sama papi kamu mana nak?" tanya grandma sambil melepaskan pelukannya.


"nana..." tiara memeluk nana dan menyalami om theo


"akhirnya sampai juga, udah lama ngak? dari tadi malam aku accited nunggu kamu sampai kesini." ucap nana dengan begitu senang


"tadi malam? kalian tidak memberitahu grandma kalau mereka akan kerumah, pantas saja kamu belanja begitu banyak ya, anak nakal berani menipu grandma." ucap grandma menatap nana.


"kenapa grandma malah marah sama nana sih, mama yang gak bolehin nana untuk bilang sama grandma, katanya kejutan buat grandma." nana sedikit merajuk pada grandma.


"kalian ini. ayooo ayoo kita masuk. jangan lupa bawa belanjanya ucap grandma."


theo mengeluarkan semua belanjaan yang di beli di supermarket.


"sini om aku bantuin." ucap zafran


"bagus, bantu bawain semua ya." ucap nana sambil menarik tangan tiara."


"kalian kesini tidak mengabari mama keterlaluan sekali." ucap grandma pada shope dan yang lain."


"mama udah pulang. maaf ya ma, aku tidak tahu kalau shelly tidak memberitahu mama. aku juga baru tahu, tapi jangan salahkan shelly ma. aku juga lupa mengabari mama. jelas mami tiara

__ADS_1


"iya iya ma, aku yang salah, aku mau buat kejutan biar mama senang. oh ya ma, besok kita mau piknik ke pantai, pasti seru menginggat kakak tidak lama disini. aku udah nyiapin semuanya kok tenang aja.


"seruu juga nihh, aku boleh ikut ngak tan?" tanya zafran


"iya kita semua akan pergi bersama." jelas shelly


"ayo kita makan siang dulu, walaupun udah sedikit kesorean. aku udah masakin nih."


"pantas saja kamu hari ini masak banyak." jelas grandma.


"ayo zafran kita makan bersama." ucap grandma


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa VOTE dan like ๐Ÿ’•


__ADS_2