Malu Tapi Mau

Malu Tapi Mau
bab 3


__ADS_3

"boleh aku berteman dengan kalian?" pinta mutiara.


"boleh... tentu saja tak ada larangan disekolah ini, khususnya kelas ini untuk berteman dengan siapa saja".


"terimakasih". mutiara kemudian menyalami keempat teman barunya itu bergantian menyebut nama mereka masing-masing.


"julie..."


"alda..."


"bianca..."


"gresya..."


"kami biasa dikenal dengan sebutan group CANTIC, " tutur julie.


"Cantik?"


"ya."


"Hmmmm... memang kalian cantik sih. aku rasa sebutan itu memang pantas disematkan untuk kalian semua, " tutur mutiara


"jangan salah... bukan itu arti sebutan CANTIC, " tutur alda.


"Hmmm... lalu apa artinya donk?" tanya mutiara.


"C pertama singkatan dari Cewek. ANTI ya artinya anti. sedangkan huruf terakhir bukan K tetapi C lagi, itu singkatan dari Cowok. jadi, arti dari cantic itu cewek anti cowok, " tutur bianca.

__ADS_1


mutiara hanya melongo bengong dan bingung mendengarkan penuturan gadis tersebut.


"kenapa bengong?" tanya gresya


"tidak... tidak apa-apa. aku cuma tidak habis mengerti..."


"apa yang kamu tidak mengerti?"


"kalian cantik-cantik, lalu kenapa anti dengan cowok?" tanya mutiara masih tampak bingung.


"ya, karena kami menganggap makhluk cowok itu nyebelin.. jawab gresya


"ngekiin, " timpal julie.


"ngeselin, " tambah alda.


"plus egois, maunya menang sendiri!" tutup bianca.


"kalau belum pernah disakitin, dikecewaain dan PHPin , mana mungkin kami membentuk group Cantic?" tanya alda.


"kalau kamu mau menjadi teman kami, maka kamu pun harus berpandangan yang sama dengan prinsip yang kami pegang selama ini, " tutur bianca


"ya! " sambut julie


"apa?" tanya mutiara ingin tahu


"No man no love... "jawab alda.

__ADS_1


"tak ada cowok tak ada cinta" gresya menerjemahkan arti yang di ucapkan oleh alda.


"kamu juga harus mengerti dan memahami doktrin kami," timpal julie


"doktrin apa memangnya?" tanya mutiara


"cowok itu hanyalah makhluk menjijikan, melebihi kecoa busuk, tegas julie.


"kamu jijik ngak sama kecoa?" tanya alda.


"ya... lalu apa?"


"nah, cowok itu jauh lebih menjijikan ketimbang dari kecoa. karena itu kita harus menghindarinya," tutur bianca.


mutiara terdiam sembari berpikir. apakah semua cowok seperti apa yang mereka nilai? ah, rasanya tidak. buktinya, teman-teman cowoknya disekolah yang dulu baik-baik, tidak seperti penilaian mereka. atau mungkin barangkali cowok di sekolah ini semuanya seperti penilaian mereka? Ah, rasanya juga tidak. buktinya cowok bernama dewa yang bertemu dengannya, sepertinya cowok itu tidak seperti yang dinilai mereka. Ah, sikapnya yang berlebihan terhadap dewa, membuatnya kini harus menghadapi kenyataan. dia harus bertemu dan berkenalan dengan kelompok cewek-cewek anti cowok.


dan dia sudah terlanjur meminta pada mereka untuk menjadi teman mereka. wah bagaimana ini? gumam mutiara dalam hatinya jadi bingung sendiri. bahkan tak akan mungkin harus membenci cowok. tapi tak apalah. yang penting saat ini, aku harus punya teman dulu disekolah ini. sehingga aku tidak seperti anak culun. dengan adanya teman, maka akan ada yang bisa aku ajak ngobrol, atau bahkan bisa bertukar pikiran dengan mereka-mereka.


"bagaimana mutiara apa kau bersedia mengikuti prinsip yang selama ini kami pegang teguh. tanya julie meminta kepastian dari mutiara


"hmmm... mutiara masih bimbang akan keputusannya apakah ikut bergabung dengan group CANTIC atau tidak.


" kamu tidak perlu bingung," kata alda. "tak ada paksaan dari kami, apakah kamu mau bergabung atau tidak. itu hak kamu dan sementara terserah kamu.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2