Mantan Jomblo

Mantan Jomblo
Otw Niat Mudik


__ADS_3

Wacana pemerintah akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berkala Besar kian hari semakin ramai terdengar. Hal ini menimbulkan keresahan di benak Dodit makhluk penyendiri alias jomblo akut. Coba saja selama ini ia bersusah payah bekerja dan bersosialisasi agar kehidupannya tak terlalu sendirian dan menyedihkan lantaran ia memilih merantau tak jelas di usia muda. Hidup tanpa keluarga apalagi pasangan hidup itu akan menyempurnakan neraka kecil baginya.


"Le, mulih ae." Bujuk sang Ibu di telepon.


"Iya buk." Dodit tak mempunyai serangkaian alasan seperti biasanya lantaran ia tak punya pilihan lain. Ketimbang mati dalam keadaan jomblo dan jauh dari keluarga lebih baik ia menyambung ikatan kasih dirinya dengan sang orang tua.


Sementara itu di tempat lain setelah Dodit menutup telepon semua keluarga dikampung nya begitu sangat bahagia mendengar sosok anak hilang itu pada akhirnya mau pulang kampung juga. Serangkaian persiapan pun mereka matangkan agar mampu menjerat si jomblo akut itu agar menetap selamanya di kampung nantinya.


"Dit, loe beneran mau pulang kampung? Tapi nanti balik lagi, kan?" Jodi, Samudra, Andri dan Rafli merasa berat harus melepaskan Dodit.


"Lihat gimana kondisi nya nanti aja deh. Gue ngeri lihat berita di tipi itu di Cina ada jomblo gejala kena virus kejang-kejang ampe mati kagak ada yang tolong di trotoar jalan." Adu Dodit yang akhir-akhir ini jadi hobi menonton siaran berita.


"Hahaha... Baper amat loe, mblo. Itu orang kena gejala virus pan emang kagak boleh sembarang kena sentuh bisa nular ke orang yang nolongin." Jodi tak habis pikir dengan ucapan Dodit.


"Loe mah susah nyari sendiri. Pilih tuh Kak Sandra atau Hana yang udah jelas langsung cepat bisa dampingi loe biar lenyap tuh status jomblo!" Maki Andri yang geram dengan gerak lambat Dodit seolah tak ada gairah dekat dengan sosok perempuan manapun lagi.

__ADS_1


"Iya loe mah senang bikin gue kepikiran bakalan ada pebinor di rumah tangga gue." Tuduh Samudra tak beralasan karena nyatanya setelah menikah Dodit tak pernah sekalipun memulai komunikasi dengan Rosa bahkan saat bertemu tak sengaja tempo hari pun di tempat ramai dan disaksikan Jamilah pula.


"Jangan kangen ya sama gue soalnya gak tahu kapan nih gue balik lagi." Dodit lirih.


"Jirrr, loe jan kek orang mau mati besok ngapa? Semangat ngapa semangat!" Jodi khawatir dengan sikap Dodit yang tak biasa.


"Dit, sejelek apapun elo kita bakalan tunggu loe balik lagi kemari." Andri menepuk keras bahu Dodit agar tidak nampak lemah.


"Loe bawa aja tuh mobil mantan jomblo biar gak sendirian pulang kampung." Samudra memberi saran Dodit agar membawa mobil inventaris bengkel mantan jomblo.


"Ah, loe mah Jan bikin gue jadi cowok matre dong! masa mudik bawa pulang mobil berjamaah. Ini mobil inventaris jomblo." Tolak Dodit.


"Ikhlas gue loe dapat mobil mantan jomblo daripada loe luntang-lantung gak jelas di kampung sana." Andri mendukung saran Jodi.


"Gue malah ikhlas lahir batin loe bawa tuh gak usah balikin itu mobil ketimbang loe bawa kabur bini gue." Sinis Samudra.

__ADS_1


"Ucet, loe masih aja gak bisa terima kemenangan loe atas hati Rosa." Dengus Dodit.


"Kalem bro! Dit, kapan loe balik? Gue bisa bantu apa nih?" Jodi mengalihkan pembicaraan agar tidak tercipta lahar panas diantara Dodit dan Samudra.


"Sam, gue bakalan buktikan nanti balik ketemu loe bakalan gue bawa bini gue." Dodit kesal lalu pergi sambil sengaja menyenggol lengan Samudra hingga Samudra terhuyung ke belakang.


"Peace bro! Loe udah Sah aja masih takut di tikung." Jodi menyalahkan Samudra.


"Sorry gue cuma..." Samudra menyadari kesalahannya.


"Loe daripada insekyur mendingan bersyukur. Gue males ah bahas masalah yang sama berulang-ulang." Dodit memutar bola matanya jengah.


"Iya Dit, sorry. Gue doakan semoga loe dapat jodoh yang terbaik." Samudra merangkul bahu Dodit.


"Oke, thanks ya bro. Siapin hati loe buat dapatkan kejutan dari gue soalnya othor nya mulai oleng jadi jodoh gue katanya dua part lagi bakalan di kasih." Dodit jumawa.

__ADS_1


Seneng amat loe Dit. Lihat aja siapa yang bakalan gue jodohin sama elo. Hehehe #ketawaalambakunti


__ADS_2