
Bai Qinghua yang mendengar perkataan Wu Sheng pun terdiam saat Master Luo juga menanyakan tentang kejadian dirinya terluka.
Bai Qinghua yang tak ingin Mo Sanlong yang telah mencelakainya baik-baik saja bahkan setelah menghianati Sekte Langit dan dengan mudahnya berpindah ke Sekte Tao.
Bai Qinghua yang telah membuat keputusan pun menceritakan semua yang terjadi padanya kepada Tetua Ming dan Master Luo.
“Brengsek! Beraninya dia menghianati Sekte Langit begitu saja! Aku akan menangkapnya dan memberinya pelajaran!” ucap Master Luo dengan ekspresi wajah yang marah sambil berdiri dengan tegap.
“Tenanglah! Kau tak akan bisa menyentuhnya jika dia benar-benar telah berada di Sekte Tao. Lebih saat ini kau laporkan masalah ini pada Ketua Sekte!” ucap Tetua Ming yang masih bisa berpikir dengan jernih.
“Kau benar! Aku akan menemui Ketua Sekte sekarang!” ucap Master Luo yang langsung belari pergi pergi meninggalkan ruangan.
Tetua Ming yang ditinggal berdua saja pun memberikan semangat kepada Bai Qinghua lalu kembali ke Paviliun Akemia menyelesaikan urusannya yang tertunda.
Sementara itu, Ketua Dong yang mendengar ucapan Master Luo menjadi sangat marah lalu memberikan perintah yang mengejutkan.
“Sial! Anak itu sungguh memiliki cara untuk membuat orang lain emosi!” ucap Ketua Dong dengan mata yang memerah menahan amarahnya.
“Kita tidak bisa biarkan ini begitu saja! Sampaikan perintahku untuk segera mengeksekusi semua Penghianat dan orang-orang yang terlibat dalam Pemberontakan sebelumnya!” ucap Ketua Dong suara yang tegas.
“Aku akan segera menyiapkan tempatnya dan mengurus persiapannya!” ucap Master Luo dengan penuh semangat.
Ketua Dong yang telah memikirkan saran dari Master Luo sebelumnya pun mengeluarkan nama-nama orang yang akan mewakili Sekte Langit dalam Pertandingan Daratan Yuan.
“Aku telah menentukan orang yang akan ikut dalam Pertandingan tersebut. Oleh karenanya aku ingin kau membawa mereka semua kehadapanku!” ucap Ketua Dong lagi yang memberikan perintah kepada Master Luo.
__ADS_1
Master Luo yang melihat nama yang tertulis bergegas menganggukkan kepalanya lalu keluar melaksanakan semua tugas yang diberikan kepadanya.
Tak butuh waktu lama, satu jam setelah informasi itu disampaikan, orang-orang yang namanya terdaftar pun muncul di hadapan Ketua Dong.
“Kalian semua akan mewakili Sekte Langit dalam Pertandingan Daratan Yuan yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan lagi jadi persiapkan diri kalian dengan baik!” ucap Ketua Dong dengan penuh harap.
“Lakukan yang terbaik dan jadikan Sekte Langit pemenang dalam Pertandingan tersebut!” ucap Ketua Dong dengan senyum yang lembut yang dijawab dengan percaya diri oleh kelimanya.
Di sisi lain, Mo Sanlong yang telah menjadi Murid Sekte Tao ternyata tidak diterima dengan baik oleh yang lain sehingga membuat Mo Sanlong kesal.
“Saudara Yuan, kenapa kau berjalan bersama Pemberontak yang telah gagal lalu kabur?” sindir salah satu Murid Sekte Tao yang telah berdiri berkelompok menghadang Mo Sanlong.
“Apa yang bisa aku lakukan? Jika boleh memilih aku tentu saja tidak mau tapi ini adalah perintah jadi aku harus melakukannya!” ucap Yuan Lu dengan ekspresi wajah yang tidak senang.
“Beraninya mereka meremehkanku! Aku akan tunjukkan bahwa aku lebih kuat dari mereka dan membuat semuanya mengakui kekuatanku!” ucap Mo Sanlong dalam hati dengan tangan terkepal erat menahan emosinya.
Mo Sanlong yang berpikir dirinya yang telah menjadi Murid Inti dari seorang Master akan mendapatkan perlakuan yang berbeda seperti di Sekte Langit menjadi sangat kesal saat menyadari tidak ada perbedaan apapun.
“Apa maksudnya ini? Kenapa aku disini? Apakah aku akan tinggal disini? Bersama Murid yang lainnya?” tanya Mo Sanlong dengan ekspresi wajah yang terkejut dan tidak senang di saat bersamaan.
“Berhenti bicara! Masuklah kesana! Itu adalah tempat tinggalmu sekarang! Ini adalah kunci kamarmu!” ucap Yuan Lu dengan ekspresi wajah yang kesal.
“Penghianat sepertimu seharusnya tidak pantas ada di Sekte Tao siapa tau mungkin saja kau sedang memata-matai Sekte kami dan memberikan informasi itu kepada musuh!” ucap Yuan Lu dengan tatapan mata yang penuh kebencian.
Yuan Lu yang tidak senang pada Mo Sanlong pun berbalik arah dan sengaja menabrak bahu Mo Sanlong yang telah dialiri Energi Qi sehingga hanya dalam sekali tabrakan Mo Sanlong yang tidak siap terjatuh ke tanah dengan rasa sakit yang tak terkira.
__ADS_1
“Aku tidak akan pernah menerima penghinaan ini begitu saja! Aku pasti akan membalas kalian semua!” ucap Mo Sanlong yang kemudia berjalan memasuki kamarnya.
Malam hari pun tiba, Wu Sheng yang tidak terima jika Tetua Hu akan dihukum penggal begitu saja setelah kultivasi dan meridiannya dihancurkan pun menyelinap masuk ke dalam Penjara Bawah Tanah.
Wu Sheng yang membutuhkan waktu yang tenang untuk bisa bicara dan memberikan hukuman kepada Tetua Hu dan yang lainnya pun menggunakan racun tidur.
“Dupa ini sungguh sangat efektif! Hanya dalam sekali hirup semua Penjaga dengan level tinggi pun akan tertidur!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang puas.
“Aku telah membuat semua Penjaga tertidur tapi Penjara ini tidak aman jadi aku akan melakukan sesuatu untuk ini!” ucap Wu Sheng dengna tatapan mata yang tajam.
Wu Sheng yang telah menggambar Pola Formasi Perlindungan di Kertas Formasi pun dengan cepat mengaktifkannya karena Wu Sheng tak ingin menghabiskan tenaganya untuk hal yang sia-sia.
“Formasi Perlindungan, Cangkang Kura-kura Emas!” ucap Wu Sheng yang dengan cepat menjadikan Penjara itu masuk ke dalam Formasi yang dibuat Wu Sheng.
Wu Sheng yang telah melakukan berbagai macam persiapan pun berjalan dengan tegap menuju Penjara Tetua Hu dan yang lainnya.
“Kalian telah mengambil Guru dariku di Kehidupan yang lalu tapi tidak untuk kehidupan ini. Karenanya roda kehidupan telah berputar!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang datar dan tatapan mata yang dingin.
“Aku tidak akan pernah memaafkan siapapun yang telah mencelakai orang terdekatku! Aku akan membalas mereka lebih kejam! Sepuluh kali lipat dari yang mereka lakukan!” ucap Wu Sheng degan suara yang datar.
Wu Seng yang tau jika semua penjahat akan dieksekusi keesokan paginya pun membuat Segel Formasi Khusus untuk keduanya.
“Dengan Segel Formasi ini, tepat setelah kapak untuk memenggal kepala kalian menyentuh kulit maka saat itu juga jiwa kalian akan menjadi cacat dan tak akan pernah bisa bereinkarnasi!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang sinis.
*Note: semua yang ada di dalam Penjara tertidur termasuk Penjahatnya jadi Wu Sheng bebas melakukan apapun di dalam Penjara.*
__ADS_1
#Bersambung#
Apakah Pemenggalan itu akan sungguh terjadi? Bagaimana rekasi Mo Sanlong saat tau Guru dan Keluarganya akan dipenggal? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...