
Matahari yang telah berpindah tempat dan berada tepat di atas kepala membuat Pertandingan di Babak Kedua diundur sebentar.
Zhixia dan Hua Nan yang melakukan Pertandingan setelah Wu Sheng ternyata tidak berhasil memenangkan Pertandingan di Babak Kedua.
Zhixia yang telah menjadi target dari Yuan Lu untuk dihancurkan pun mengeluarkan jurus terkuatnya untuk melukai Zhixia.
“Murid Sekte Langit semuanya lemah! Aku akan menghabisi kalian semua dan membuat kalian menjadi orang yang cacat!” teriak Yuan Lu.
“Rasakan serangan terakhirku! Badai Angin Kuat!” teriak Yuan Lu lagi.
Zhixia yang terduduk di Arena Pertandingan nyatanya tidak memiliki Energi Qi lagi untuk bertarung dan menahan serangan yang diarahkan kepadanya memutuskan untuk menyerah.
“A-Aku menyerah!” ucap Zhixia lemah.
Master Zuge yang telah menguatkan pendengarannya mendengar Zhixia menyerah di detik terakhir saat serangan di arahkan ke arah Zhixia.
Master Zuge yang maju ke atas Arena Pertandingan dengan cepat membuat Formasi Perlindungan dan menahan serangan dari Yuan Lu.
“Segel Formasi, Tembok Gletser Es!”
Serangan yang begitu kuat dapat dengan cepat dihentikan membuat semua Penonton terkejut dan terkesima di saat bersamaan.
Master Zuge yang tidak ingin membuat semua orang salah paham segera mengumumkan hasil pertandingan.
“Pertandingan kedua dimenangkan oleh Yuan Lu dari Sekte Tao karena Zhixia dari Sekte Langit telah menyerah!”
Yuan Lu yang kesal karena tidak berhasil menghancurkan Zhixia langsung berbalik arah dan kembali ke tempatnya.
Master Luo dan yang lainnya yang khawatir dengan kondisi Zhixia langsung menghampirinya dan membantunya.
Zhixia yang merasa bersalah karena kalah dalam Pertandingan melawan Yuan Lu berpikir bahwa tindakannya telah mempermalukan Sekte Langit.
“Maafkan aku, Guru. Aku tidak bisa berhasil lolos ke Pertandingan selanjutnya!” ucap Zhixia dengan wajah sedih.
“Kekalahanmu tidak membuat Guru kecewa tapi jika kau sampai terluka parah selama Pertandingan Guru pasti akan sangat kecewa!” jawab Master Luo.
“Kau tidak boleh malu jika kalah karena tindakan yang kau lakukan sudah sangat tepat, Nona Zhixia!” ucap Nanggong Xuenli memberi semangat.
“Benar, Zhixia. Jika kau tidak menyerah di detik terakhir, Guru tidak tau apa yang akan terjadi padamu nantinya!” ucap Master Luo dengan wajah frustasi.
Sementara itu, Hua Nan yang bertarung selanjutnya melawan Pangeran Ronng Zhou juga kalah dengan kondisi yang menyedihkan.
“Aku tidak akan sebodoh Yuan Lu yang akan membiarkan lawannya mendapatkan kesempatan untuk kabur!”
“Aku pasti akan membuat semua orang yang berhubungan dengan penghalangku menderita!”
__ADS_1
Hua Nan tidak diberikan kesempatan untuk menyerah seperti Zhixia ternyata terus-menerus diserang hingga tidak sadarkan diri.
“Tinjuan Naga Marah!”
“Telapak Pemusnahan!”
“Serangan Pembunuh Dewa!”
“Aaaarrgggghhh!”
Pangeran Rong Zhou yang mematahkan tulang rusuk dan tangan Hua Nan menjadi pemenang dalam Pertandingan Ketiga.
“Pemenang dalam Pertandingan ketiga adalah Pangeran Rong Zhou dari Kota Hongyuan karena lawannya tidak mampu untuk bertarung lagi!” teriak Master Zuge.
Wu Sheng yang telah kembali ke Stadion langsung bergegas menyelamatkan nyawa Hua Nan yang terluka parah setelah mengetahui semua yang terjadi.
Wu Sheng yang melihat luka yang sangat parah di derita oleh Hua Nan menjadi sangat marah dan kesal kepada Pangeran Rong Zhou.
‘Sial! Pangeran Rong Zhou pasti menjadikan orang-orang terdekatku sebagai targetnya karena dia tidak bisa menghancurkanku!’
‘Ini tidak boleh terus terjadi. Aku harus mempercepat rencanaku untuk menggulingkan Pangeran Rong Zhou!’
Wu Sheng yang memanfaatkan waktu istirahat sebelum Pertandingan dilanjutkan pergi menemui Pangeran Rong Yang.
Pangeran Rong Yang yang sudah bisa menebaknya mempersilahkan Wu Sheng masuk dan mengusir semua orang pergi.
“Jangan khawatir. Aku telah membuat salah satu mulut orang yang meracuni Ibuku mengaku dan aku yakin saat ini Ayahku pasti telah menerima laporannya!” ucap Pangeran Rong Yang percaya diri.
“Bagus! Kalau begitu bisakah Yang Mulia memberikan kesempatan padaku untuk bisa bicara dengan Yang Mulia Kaisar?” tanya Wu Sheng.
Pangeran Rong Yang yang tidak berniat mempertanyakan alasan Wu Sheng dengan cepat menyetujui permintaan itu.
Pangeran Rong Yang yang membawa Wu Sheng ke Istana Kekaisaran pun meninggalkannya bersama Kaisar Rong.
“Yang’er berkata bahwa ada yang ingin kau katakan, jadi katakanlah sekarang Tuan Muda Wu!” ucap Kaisar Rong ramah.
Wu Sheng yang tidak ingin menutupi tujuan kedatangannya pun mengatakan semua yang ada di dalam pikirannya.
“Maafkan kelancangan saya Yang Mulia tapi tujuan saya datang kemari adalah untuk menyatakan dukungan saya pada Pangeran Rong Yang sebagai Putra Mahkota!”
“Saya akan menentang keras Pangeran Rong Zhou menjadi Putra Mahkota ataupun Kaisar di masa depan!”
“Saya bahkan akan menjadikan Menara Alkemia, Menara Formasi dan Sekte Langit yang tidak pernah berpihak pada Politik akan terjun ke Dunia Politik jika Yang Mulia Kaisar berniat menjadikan Pangeran Rong Zhou sebagai Penerus!”
Kaisar Rong yang terkejut dengan pernyataan Wu Sheng langsung mengubah ekspresi ramahnya menjadi dingin.
__ADS_1
“Apakah kau serius dengan ucapanmu Tuan Muda Wu?”
“Apakah kau tidak khawatir jika pernyataanmu ini bisa dianggap sebagai Pemberontakan Keluarga Kekaisaran?”
Wu Sheng yang tidak berniat mundur dari perdebatannya dengan Kaisar Rong pun menunjukkan alasan utamanya.
“Yang Mulia, saya rasa anda sudah tau alasan saya bersedia menyelamatkan Selir Xue adalah karena Pangeran Rong Yang mau membatalkan Pertunangannya dengan Putri Keluarga Bai!”
“Ini juga adalah alasan utama saya menolak Pangeran Rong Zhou menjadi Kaisar di masa depan!”
“Saya tidak bisa menerima Pria yang meletakkan pandangannya pada wanitaku di posisi yang lebih tinggi!”
“Ini adalah cara saya untuk melindungi wanita yang saya cintai, Yang Mulia!”
“Saya rasa ini juga adalah hal alasan Yang Mulia berada di posisi tertinggi yaitu untuk melindungi semua yang berharga bagi Yang Mulia!”
Kaisar Rong yang tidak percaya jika Wu Sheng akan berkata jujur dan percaya diri menjadi sangat kagum dengan pemikirannya sehingga membuatnya tertawa dengan sangat keras.
“Kau sungguh berani dan aku menghargai keberanianmu karena kau memiliki kemampuan untuk mendukung sikapmu!” puji Kaisar Rong.
Kaisar Rong yang tidak ingin Pangeran Rong Zhou menjadi Kaisar di masa depan karena Permaisuri Lan telah berani mencelakai Selir kesayangannya.
Kaisar Rong yang khawatir jika Pangeran Rong Zhou menjadi Kaisar maka keselamatan Selir Xue dan Pangeran Rong Yang akan terancam setelah kepergiannya menjadi lega.
“Aku telah menurunkan posisi Permaisur Lan sebagai Selir biasa dan mengirimnya ke Istana Dingin karena perbuatan buruknya selama ini!”
“Aku yakin jika saat ini Pangeran Rong Zhou sudah mengetahuinya dan semakin membenci Selir Xue dan Yang’er!”
“Aku hanya menguji sebelumnya tapi tidak disangka kau mencapai ekspektasiku, Tuan Muda Wu!”
Wu Sheng yang sangat senang mendengar ucapan Kaisar Rong menyadari akan ada kesempatan untuk masa depan yang cerah.
“Jika Yang Mulia sungguh ingin melindungi orang yang Yang Mulia sayangi maka berikan kepercayaanmu padaku!”
“Aku akan mengekspos semua kejahatan Pangeran Rong Zhou dan membuat semua orang menghakiminya!”
Kaisar Rong yang harus selalu bersikap adil pada semua Putranya di hadapan Rakyatnya mengangguk setuju.
“Baiklah! Aku menerima persetujuan ini!”
“Jika kau berhasil menjadikan Yang’er berdiri dengan tegap di hadapan semua Rakyat sebagai Kaisar di masa depan, aku berjanji akan memberikanmu hadiah yang besar!”
“Terima kasih, Yang Mulia!”
#Bersambung#
__ADS_1
Hadiah apa yang akan diberikan oleh Kaisar Rong? Apakah rencana Wu Sheng akan berhasil? Jangan lewatkan BAB selanjutnya ya...