
Wu Sheng yang merasa tidak memiliki keperluan lagi dengan Pangeran Rong Zhou pun meninggalkan ruangan tersebut.
Namun dalam perjalanannya Wulong tiba-tiba keluar dari Pedang dan memberitau Wu Sheng sesuatu.
“Berhati-hatilah! Ada orang yang sedang membuntutimu!” ucap Wulong memberi peringatan.
“Aku tau dan berniat untuk memancing mereka keluar!” ucap Wu Sheng datar.
“Kita harus tau siapa yang telah mengirim serangga pengganggu datang!” ucap Wu Sheng dengan sorot mata yang tajam.
Wu Sheng yang berjalan menuju ke tempat yang sepi pun menghentikan langkahnya dan berdiri dengan tegap.
“Keluarlah! Tidak ada seorangpun disini!” ucap Wu Sheng dingin.
Tepat setelah Wu Sheng mengatakan itu beberapa pria berpakaian hitam yang menutupi wajahnya dengan kain hitam muncul.
“Nyalimu besar juga untuk seorang anak muda!”
“Tapi itu tidak akan ada gunanya jika kau tidak ada lagi di dunia ini!”
“Hahahaha.....!”
Wu Sheng mendengarnya pun memiringkan kepalanya lalu tersenyum dingin dan hanya dalam hitungan detik sebuah cahaya muncul di tanah.
Cahaya itu saling bertautan dan membentuk sebuah Pol Segel Formasi yang membuat tiga pria asing itu terkejut.
“A-apa ini?”
“Gawat! Ini perangkap!”
“Pergi dari sini sekarang!”
Namun tak ada yang sesuai keinginan, wajah ketiganya yang tidak bisa keluar dari cahaya itu pun berubah menjadi pucat.
Wu Sheng yang melihat tiga serangga pengganggu terperangkap di dalam jebakan yang dibuatnya merasa sangat puas.
“Kalian tidak akan bisa keluar ataupun melarikan diri dari tempat ini karena Pola Formasi itu bukanlah Pola Formasi biasa!” ucap Wu Sheng sambil tersenyum.
Ketiga Penjahat yang mendengar perkataan Wu Sheng pun mulai menyadari kesalahan mereka dan memasang wajah waspada.
Wu Sheng yang tidak peduli sama sekali pun berjalan maju dan menjentikkan jarinya lalu tiba-tiba salah satu dari ketiga Penjahat itu terbakar hidup-hidup.
“Aaaarrrgghhh! Aaaarrrggghhh! Aaaaarrrgghhh!.......!”
Dua Penjahat yang tersisa yang terkejut dengan kondisi temannya yang meninggal secara mengenaskan tanpa perlahan menjadi takut.
“A-apa yang harus kita lakukan, Kak? A-aku tidak mau mati!”
“Apa hanya kau yang tidak ingin mati? Aku juga tidak ingin mati disini!”
Wu Sheng yang mendengar percakapan keduanya pun tersenyum kecil lalu memberikan sebuah penawaran.
“Tenanglah! Aku bukan orang yang begitu tidak punya perasaan!” ucap Wu Sheng dengan senyum lembut di wajahnya.
__ADS_1
“Jika kalian tidak ingin mati disini maka aku akan mengabulkannya tapi aku punya satu kondisi!” ucap Wu Sheng serius.
“Aku tidak akan menyelamatkan kalian berdua. Aku hanya akan menyelamatkan satu di antara kalian!”
“Jadi siapapun yang bisa menyenangkanku dengan pertanyaan yang aku berikan maka orang itu akan aku bebaskan dari Pola Segel Formasi ini!”
Kedua Penjahat yang menemukan setitik harapan untuk dapat hidup pun menganggukkan kepalanya dengan cepat dengan mata berbinar penuh harap.
“Siapa yang telah mengirim kalian?” tanya Wu Sheng serius.
Kedua Penjahat yang sudah bisa menebak pertanyaan yang ingin ditanyakan oleh Wu Sheng pun memberikan jawaban versi mereka satu per satu.
“Ka-kami tidak tau siapa yang mengirim dan membayar kami karena dia memakai jubah hitam!” ucap pria bertubuh besar gugup.
“Jubah hitam?” tanya Wu Sheng.
“Be-Benar!” jawabnya lagi.
“Hmmm, jika seperti itu maka tidak ada gunanya memberikan kesempatan pada kalian!” ucap Wu Sheng dengan wajah menyesal.
“Tu-tunggu! A-aku mungkin tidak tau siapa orangnya karena wajahnya tertutup dengan jubah hitam ta-tapi....”ucap pria bertubuh kurus.
“Aku melihat pola tak asing dari seorang Kesatria yang berasal dari Pengawal Keluarga Kerajaan!” ucapnya lagi.
Wu Sheng yang bisa menebak orang yang mengirim pembunuh bayaran untuk membunuhnya pun mengubah sorot matanya menjadi lebih tajam.
‘Pangeran Rong Zhou!’
‘Kau sungguh memiliki keberanian besar untuk membuat masalah dan menjadi musuhku!’
Wu Sheng yang menepati janjinya pun membakar hidup-hidup pria bertubuh besar dan melepaskan yang satunya.
“Aaaarrgghhh! To-tolong! Ma-maafkan aku! Aaarrgghhh!”
Te-terima kasih! Te-terima kasih Tuan Pendekar! Sa-saya berjanji saya tidak akan pernah muncul di hadapan anda lagi!”
Wu Sheng yang melihat salah satu penjahat yang mengincar nyawanya berlari seperti tikus pun tersenyum tipis.
“Langkah Angin! Api Pelahap!”
“Aku menepati janjiku untuk tidak mengambil nyawamu di dalam Segel Formasi itu tapi bukan berarti aku tidak akan mengambil nyawamu setelah kau keluar!”
“Kau pun tidak perlu berjanji padaku karena kau tidak akan pernah terlihat lagi di hadapanku selamanya!”
Wu Sheng yang telah melenyapkan satu serangga pengganggu pun kembali ke Penginapan dan bersiap pergi ke Acara Pelelangan.
“Selamat datang di Menara Formasi! Jika anda ingin mengikuti Acara Pelelangan, tolong tunjukkan undangan anda!” ucap seorang pelayan dengan sopan.
Wu Sheng yang menunjukkan undangan yang diberikan Ketua Zuge padanya tepat setelah Pertandingan Babak Pertama selesai.
“A-apakah anda Tu-Tuan Muda Wu?” tanya pelayan dengan suara yang gagap.
“Benar!” jawab Wu Sheng singkat.
__ADS_1
“Ma-maafkan kelancangan saya Master! Silahkan ikuti saya! Ruangan anda ada di lantai tiga!” ucap pelayan tersebut sambil membungkukkan tubuhnya.
Master Luo yang sudah bisa menduga bahwa mereka akan mendapatkan fasilitas dan pelayanan yang baik tidak menyangka jika mereka akan mendapatkan yang terbaik.
Keenamnya tidak hanya diberikan ruangan pribadi dengan banyaknya makanan ringan dan anggur lezat tapi juga sebuah katalog.
“Silahkan nikmati makanan dan minumannya! Ini semua termasuk dalam pelayan kami!”
“Ini adalah katalog pelelangan hari ini! Sebagai Pelanggan VVIP, semuanya boleh melihat benda yang akan dilelang hari ini serta harga awalnya!”
Yan Duxing dan Hua Nan yang yang diam saja sejak awal pun akhirnya berkomentar dengan mulut yang penuh dengan makanan.
“Makanan ini sangat lezat! Anggurnya juga sangat enak!” gumam Yan Duxing.
“Aku setuju denganmu Saudara Yan! Ini sungguh pelayan yang terbaik! Aku tidak pernah mendapatkan perlakuan seperti ini!” ucap Hua Nan ikut berkomentar.
Zhixia yang mendengar keduanya bersikap sangat tidak sopan merasa sangat kesal dan segera mengendalikan emosinya saat Nanggong Xuenli dan Master Luo mengajaknya bicara.
“Harta Karun yang ada di dalam katalog ini sangat hebat!” ucap Master Luo dengan senyum lebar.
“Benar dan harganya pun cukup menguras kantong tapi melihat Harta Karun yang didapatkan menurutku itu sebanding!” komentar Nanggong Xuenli.
“Bagaimana denganmu Zhixia? Apakah ada yang menarik perhatianmu?” tanya Master Luo.
“Aku sedang melihat-lihat. Aku akan mengatakannya jika aku menemukan satu yang menarik!” jawab Zhixia.
Zhixia yang tidak tertarik dengan Acara Pelelangan bahkan terlihat malas saat membuka katalog yang ada di depannya ternyata hanya memfokuskan pandangannya pada Wu Sheng.
Wu Sheng yang sedang bicara dengan Pelayan pun keluar ruangan untuk menemui Ketua Zuge.
“Ketua, apakah saya boleh masuk?” tanya Wu Sheng.
“Masuklah, Tuan Muda Wu!” jawab Ketua Zuge dengan senyum lembut.
“Ada apa? Apakah ada sesuatu yang ingin Tuan Muda Wu tanyakan?” tanya Ketua Zuge lagi.
“Saya ingin meminta sesuatu kepada Ketua Zuge dan saya harap permintaan ini tidak memberatkan!” ucap Wu Sheng serius.
Wu Sheng yang tau jika Acara Pelelangan sedang berlangsung saat ini tepat setelah dirinya pergi pun mengeluarkan tiga butir Pil Hitam Suci dan tiga lembar Kertas Formsi Bintang Brahma dari cincin penyimpanannya.
Ketua Zuge yang terkejut dengan Harta Karun yang dikeluarkan Wu Sheng pun menatap bingung.
“Aku ingin Ketua melelang Harta Karun ini!”
“Hmmm, dan bisakah Tombak Petir yang merupakan Senjata tingkat Surgawi dan Selendang Dewi Air menjadi milikku?”
Ketua Zuge yang awalnya bingung tentang cara untuk mengambil hati Wu Sheng menjadi sangat senang karena kesempatan yang ditunggu itu datang sendirinya.
“Permintaan ini bukanlah permintaan yang sulit. Saya akan melelang kedua Harta Karun ini dan kedua Harta yang Tuan Muda inginkan akan saya pastikan menjadi milik anda!” jawab Ketua Zuge percaya diri.
“Terima kasih, Ketua Zuge!” jawab Wu Sheng dengan tangan terkepal ke depan sambil memberi hormat.
#Bersambung#
__ADS_1
Berapa banyak uang yang akan didapatkan Wu Sheng di Acara Pelelangan? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...