
Wu Sheng yang tak bisa diam saja saat di serang oleh Sekelompok Serigala Merah pun menyerang balik dengan semua yang dimilikinya.
"Serigala Merah memiliki kelebihan akan insting bahayanya yang sangat peka dan kecepatan lari yang sangat cepat! Oleh karena itu, aku harus melebihi itu semua untuk bisa mengalahkan mereka!" ucap Wu Sheng dengan tekad yang kuat.
Wu Sheng yang mulai mengaktifkan Langkah Angin pun mengeluarkan jurus pertama yang dikuasainya untuk memberikan rasa takut pada Serigala Merah tersebut.
"Langkah Angin! Tinju Kilatan Petir!" ucap Wu Sheng yang dengan cepat berjalan ke salah satu Serigala Merah dan menyerangnya dengan Petir yang muncul dari tinju yang dikeluarkannya.
Wu sheng yang tidak berhenti pada satu serangan saja pun lanjut menyerang Serigala Merah berkali-kali hingga akhirnya dua Serigala Merah terjatuh dan tumbang ke tanah.
Wu Sheng yang bahagia akan hal itu harus semakin siaga karena Serigala Merah yang kehilangan anggotanya menjadi semakin marah dan kesal dan menyerang Wu Sheng dengan semakin brutal.
Wu Sheng yang tidak bisa menggunakan jurus yang sama karena Serigala Merah itu telah bisa membaca gerakan Wu Sheng.
"Hah! Pantas saja semua orang berkata bahwa Serigala Merah adalah Hewan Buas yang sangat merepotkan! Kalian sungguh merepotkan!" ucap Wu Sheng dengan wajah yang kelelahan.
Wu Sheng yang tidak diam saja pun mengeluarkan Jurus Muslihat miliknya dan hanya dalam beberapa langkah tiga Serigala Merah yang tersisa pun kehilangan nyawanya.
"Hah! Hah! Hah! Aku berhasil! Aku berhasil mengalahkan lima ekor Serigala Merah !" ucap Wu Sheng dengan nafas yang tidak beraturan.
Wulong yang tau jika Wu Sheng sangat lelah dan kehabisan Energinya dengan cepat memberitau Wu Sheng akan bahaya yang sedang mengintainya.
"Kau harus bergerak sekarang! Monyet Ekor Panjang telah bergerak ke arahmu!" ucap Wulong dengan suara yang keras dengan sebuah peringatan yang pasti.
__ADS_1
"Sial! Obat ini sungguh membuat mereka tertarik! Hewan Buas yang bodoh yang tak punya akal dan hanya mengandalkan insting tidak akan takut dengan mayat Serigala Merah yang baru saja aku bunuh!" umpat Wu Sheng dengan wajah yang kesal.
Wu sheng yang awalnya berniat mengambil Inti Kristal dari Serigala Merah terpaksa harus menghentikan niatnya dan bergerak berlari bersembunyi.
Nanum kecepatan lari Wu Sheng tak secepat di awal karena Energi yang terkuras akibat pertarungan sebelumnya sehingga membuat Monyet Ekor Panjang berhasil mendahuluinya dan menguncinya menjadi target.
Wu Sheng yang tak punya pilihan lain pun mengambil Pil Penyembuh yang dimilikinya dan mengembalikan Energinya secara instan lalu mulai bertarung kembali menghadapi Monyet Ekor Panjang.
Tetua Dong yang melihat Wu sheng berhasil melawan Sekelompok Serigala Merah secara bersamaan dan membunuhnya menjadi sangat senang.
"Hmmm, kemampuanmu sudah cukup banyak meningkat sekang. Aku tak perlu cemas meninggalkanmu di dalam Hutan ini selama sebulan!" ucap tetua Dong dengan senyum liciknya.
"Obat itu bereaksi pada beberapa Hewan Buas dengan Kekuatan Level Langit Menengah yang artinya sama dengan Manusia yang ada di Level Langit Akhir." ucap Tetua Dong yang mengubah ekspresinya menjadi serius.
Wu sheng yang terpengaruh obat terus bertarung melawan Monyet Ekor Panjang seperti yang dikatakan Tetua Dong selama beberapa hari dari pagi hingga malam hingga pada akhirnya pertarungan itu menjadi tempat bermain Wu sheng.
"Dasar Monyet jelek! Ayo kemari! Ayo kejar aku!" ucap Wu Sheng dengan kata-kata mengejek dan tawa yang sangat lebar.
Di saat bersamaan, Mo Sanlang yang juga berlatih di Halamannya di Sekte Langit diam-diam mengirim orang untuk memata-matai Wu sheng.
"Apa kau yakin dengan ucapanmu?" tanya Mo sanlang yang telah berhenti berlatih dengan wajah yang tidak percaya sambil beristirahat.
"Aku sangat yakin, Kak! B*jingan kecil itu tidak ada di Sekte saat ini! Sepertinya dia berlatih di luar Sekte sekarang!" ucap Mo Guo dengan ekspresi wajah yang serius.
__ADS_1
Mo Sanlang yang menyadari bahwa Wu sheng menganggap pertandingan ini sangat penting hingga rela berlatih ke luar Sekte pun mengubah caranya berlatih.
"Aku mengerti! Kau kembalilah Xiao Guo. Kakak mau istirahat dan jangan datang jika Kakak tidak memanggilmu!" ucap Mo Sanlang memberikan peringatan.
Mo Sanlang yang tak ingin kalah pun pergi menemui Tetua Hu dan meminta bantuannya untuk mengizinkan dirinya berlatih di Ruang Pelatihan tanpa batas waktu.
"Guru! Bantulah aku agar aku bisa meminjam Ruang Pelatihan untukku selama tiga bulan saja hingga Pertandinganku dengan Wu sheng terlaksana!" ucap Mo sanlang dengan tekad yang kuat.
"Aku mengerti. Serahkan Token ini kepada Penjaga di Paviliun Pelatihan dan berlatihlah dengan keuntungan yang diberikan oleh Guru kepadamu!" ucap Tetua Hu dengan tatapan mata yang tajam.
Sebulan berlalu, Tetua Dong yang kembali sesuai dengan janjinya menjadi sangat terkejut saat sampai di Hutan untuk menemui Wu Sheng.
"Sepertinya kau telah berhasil membuat Hewan Buas di Hutan Wilayah ini mengingatmu dan menaklukan mereka!" sindir Tetua Dong saat melihat Wu Sheng dengan santai mengumpulkan Inti Kristal dari Hewan Buas yang diburu olehnya.
"Guru! Kau sudah kembali! Apakah sekarang sudah satu bulan lamanya waktu berlalu?" ucap Wu Sheng dengan wajah yang takut.
"Benar sekali! Sekarang waktu telah berjalan satu bulan dan tinggal dua bulan hingga pertarunganmu dengan Mo Sanlang terjadi!" ucap Tetua Dong yang mengingatkan Wu sheng tujuannya datang ke Gunung Tianghe.
"Kau telah selesai Hutan bagian sini. Ikut dengan Guru. Sudah waktunya kau melawan Hewan Buas yang lebih kuat!" ucap Tetua Dong yang melemparkan Obat Pemikat Hewan Buas yang baru.
Wu Sheng yang merasakan perbedaan pada dirinya setelah menjalani Latihan Ekstrim yang diberikan Tetua Dong kepadanya pun menuruti perkataan Tetua Dong tanpa bertanya hingga membuat Wu sheng harus bertarung melawan Hewan Buas di Level Surgawi Awal yang memaksanya untuk bekerja lebih keras.
#Bersambung#
__ADS_1