Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 144. Kembali Bersama


__ADS_3

Pangeran Rong Yang menjadi satu-satunya Pangeran dengan kemungkinan terbesar menaiki Takhta tidak menyangka akan mendapatkan hadiah yang sangat banyak dari semua orang.


‘Apa semua ini? Apakah ini semua hadiah ini untukku?’ pikir Pangeran Rong Yang.


Pangeran Rong Yang yang telah hidup dalam diam selama ini dan selalu diabaikan hingga mendapatkan cacian dari orang-orang karena tak memiliki siapapun yang akan melindungi menjadi sangat terganggu dengan semua hadiah yang didapatkannya.


‘Hmmm, apakah mereka pikir dengan memberikan ini semua bisa membuatku luluh?’


‘Semua tindakan yang buruk dan kata-kata kasar yang aku dapatkan tak akan dapat dengan mudah dilupakan!’


Pangeran Rong Yang yang tak ingin menerima semua hadiah yang diberikan kepadanya berniat untuk mengembalikan semua hadiah tersebut.


“Jangan bawa semuanya kemari! Kembalikan semua hadiah ini kepada pengirimnya!” tegas Pangeran Rong Yang.


Namun Selir Xue yang telah diangkat menjadi Permaisuri menggantikan Permaisuri Lan yang telah diturunkan posisinya langsung menghentikan tindakan Pangeran Rong Yang.


“Apa yang Pangeran lakukan? Anda tidak boleh melakukan itu!” ucap Permaisuri Xue dengan wajah bertanya.


Pangeran Rong Yang yang tak ingin ada orang yang akan mendengar percakapannya mengusir semua orang keluar dan menjauh dengan kode dari tangannya.


Permaisuri Xue yang melihat Putranya merasa sangat terganggu dengan semua hadiah yang diberikan kepadanya pun menghembuskan nafas panjang lalu memberikan beberapa nasehat.


“Pangeran, anda tidak boleh bersikap seperti ini! Anda tidak bisa menolak dan mengembalikan semua hadiah yang diberikan kepada anda!” ucap Permaisuri Xue dengan suara yang lembut.


“Apa maksud ucapan Ibu? Apakah aku harus bersikap ramah kepada semuanya dan bersikap seolah semua perbuatan mereka di masa lalu tidak pernah terjadi?” sindir Pangeran Rong Yang.


“Hah! Ibunda tidak memintamu untuk melupakan semua yang telah orang-orang jahat itu lakukan! Ibunda hanya ingin kau bersikap dewasa!” ucap Permaisuri Xue dengan ekspresi serius.


“Kau adalah satu-satunya Pangeran di Kekaisaran ini dan kau adalah Putra Sah dari Kaisar dan Permaisuri karena Ibunda telah diangkat menjadi Permaisuri sekarang!” tegas Permaisuri Xue.


“Kau tidak boleh memberikan celah kepada orang-orang idiot untuk memberikan komentar pedas tentang dirimu karena posisimu masih belum seratus persen aman, Putraku!” ucap Permaisuri Xue.


“Kau harus bersikap bijak seperti Tuan Muda Wu yang mundur satu langkah dan melompat puluhan langkah menghancurkan semua musuhnya dalam satu serangan!” ucap Permaisuri Xue memberikan peringatan.

__ADS_1


Pangeran Rong Yang yang memahami maksud ucapan dari Ibunya pun menganggukkan kepala dan mencoba berdamai dengan semua perubahan yang tiba-tiba.


Di sisi lain, Wu Sheng yang telah menjadi Pemuda terkuat di Generasi dan memiliki dukungan penuh dari tiga Kekuatan Besar berhasil membuat Keluarga Bai diam sepenuhnya.


“Cucu Menantu, apakah kau tidak bisa tinggal dan makan malam disini sebentar saja?” tanya Bai Hong dengan wajah memelas.


“Maafkan saya, Kakek Bai. Saya tidak bisa melakukannya. Banyak hal yang terjadi dan banyak hal yang harus aku lakukan!” ucap Wu Sheng menggelengkan kepala dengan wajah menyesal.


“Aku harus kembali ke Sekte Langit dan aku pun tak bisa jauh dari Yaoyao jadi aku sudah putuskan untuk membawa Yaoyao bersamaku dan aku harap tidak akan ada masalah untuk itu!” ucap Wu Sheng dengan mata tajam.


Wu Sheng yang tidak datang ke Kediaman Bai sendirian melainkan bersama Wu Lei dan kedua tangan kanannya, Nu Pong dan Nu Ping dengan cepat membuat pergerakan.


“Kakek Bai tidak perlu khawatir dengan Yaoyao karena aku tidak akan sendiri dalam perjalanan karena Kakakku dan kedua temanku akan pulang bersamaku!”


Bai Hong yang memiliki pengalaman yang sangat banyak dalam hidupnya dapat dengan mudah menilai seseorang hanya dari penampilan luarnya.


‘Ini sungguh sulit! Wu Lei adalah Putra Angkat Keluarga Wu tapi dia telah mencapai Level Surgawi di umur yang masih muda. Kekuatannya tak kalah dari Wu Sheng!’


‘Sementara itu, kedua orang yang berdiri itu sepertinya bukanlah teman biasa tapi bisa dibilang sebagai Penjaga Pribadi yang memiliki kemampuan spesial!’


“Kakek, Paman dan semuanya. Sebagai Menantu dari Keluarga ini, tolong terimalah sedikit hadiah dariku!” ucap Wu Sheng.


Bai Hong yang berniat menahan Wu Sheng di Kediaman Bai sementara waktu demi meningkatkan reputasi Keluarga Bai menjadi hancur berantakan.


Baik Hong yang tak bisa menyinggung Wu Sheng ataupun membuatnya marah akhirnya menyerah dan membiarkan Wu Sheng membawa Guang Yao.


“Sungguh sulit melepas cucu perempuan untuk pergi lagi setelah sekian lama dicari dan akhirnya bisa bertemu!”


“Tapi tak ada yang bisa dilakukan oleh orang tua ini karena cucu perempuanku telah menemukan pria yang akan selalu mencintainya dan bersamanya selamanya!”


“Tolong jaga Yao’er dengan sangat baik!”


Wu Sheng yang dengan cepat menjawab permitaan Bai Hong langsung memberikan kode kepada Wu Lei dan kedua Saudara Nu untuk memberikan yang telah dipersiapkannya.

__ADS_1


“Kakek tidak perlu khawatir karena aku tidak akan pernah mengecewakan kalian! Aku telah bersumpah atas nama Dewa bahwa aku akan selalu mencintai Yao dan hanya memilikinya di dalam hatiku!” tegas Wu Sheng.


“Kakek, Paman dan semuanya. Sebagai Menantu dari Keluarga ini, tolong terimalah sedikit hadiah dariku!” ucap Wu Sheng.


Bai Hong yang langsung membuka matanya sangat lebar saat melihat tumpukan emas, pil dan kertas formasi yang diberikan kepadanya dengan cepat mengendalikan dirinya.


“Cucu menantu tak perlu melakukan ini tapi Kakek tak akan pernah bisa menolak kebaikan dari Cucu Menantu yang begitu tulus!’


Bai Hong yang dengan cepat memanggil Guang Yao yang bersembunyi di ruangan lain pun menyerahkannya kepada Wu Sheng.


“Yao’er, cucuku! Jangan lupa untuk mengirimkan surat pada Kakek dan seringlah berkunjung! Rumah Kediaman Bai akan selalu terbuka lebar untukmu!” ucap Bai Hong dengan wajah sedih.


“ Baik dan terima kasih, Kakek!” jawab Guang Yao.


Guang Yao yang tak merasakan ikatan apapun dengan Keluarga Kandungnya dapat pergi bersama Wu Sheng dengan begitu mudah.


“Sheng-Gege...!”


Guang Yao yang telah memiliki seseorang yang sangat royal dan selalu ada untuknya di saat apapun memutuskan untuk membawanya bersamanya.


“Bong! Ayo , kita pergi!” ucap Guang Yao dengan senyum lembut.


“Ya, Madam!” jawab Bong sopan dengan anggukan kepala.


Wu Sheng yang tau jika menggunakan cara biasa akan membutuhkan waktu lama untuk sampai di Kediaman Wu memutuskan untuk menunggangi Wuselong.


“Kakak Lei! Aku harus kembali ke Sekte Langit karena ada beberapa hal yang harus aku laporkan! Apakah Kakak bisa kembali ke Kediaman Wu dulu!” ucap Wu Sheng dengan wajah menyesal.


“Jangan khawatir! Kakak mengerti. Kakak dan dua Saudara Nu serta Bong akan kembali ke Kediaman Wu dengan teleportasi jadi kau bisa pergi dengan tenang!” jawab Wu Lei serius.


“Terima kasih, Kak!” jawab Wu Sheng ceria.


#Bersambung#

__ADS_1


Akankah Pangeran Rong Yang berhasil menjadi Kaisar pada akhirnya? Bagaimana kisah selanjutnya di Perjalanan Wu sheng? Tebak jawabannya di kolom komentar ya?


__ADS_2