
Wu Sheng yang memutuskan untuk menjelaskan situasi yang terjadi meminta waktu Wu shanghe untuk bicara empat mata sehingga diajak ke Ruang Kerjanya.
“Sepertinya yang ingin kau katakan itu adalah hal yang bersifat pribadi dan rahasia. Kalau begitu mari kita bicara di ruangan Ayah!” ucap Wu Shanghe dengan senyum yang lembut.
"Baiklah Ayah!" ucap Wu sheng yang mengangguk dengan cepat dengan ekspresi wajah yang bahagia lalu berjalan mengikuti di belakangnya.
Paman Zing yang saat itu ada di Ruang Kerja merapikan berkas yang ditinggalkan Wu Shanghe bergegas membuat teh tanpa diperintah dan menghidangkannya di atas meja lalu keluar dengan sendirinya lalu memberikan ruang untuk Ayah dan Anak itu bicara.
“Sekarang katakanlah. Apa yang kau ingin katakan pada Ayah? Apakah kau membutuhkan sesuatu yang bisa Ayah bantu?" tanya Wu Shanghe dengan ekspresi wajah yang penasaran sambil menghirup tehnya dengan nada suara yang penuh perhatian.
“Ti-tidak! Aku tidak membutuhkan apapun Ayah. Aku bahkan sangat berterima kasih karena Ayah mau membantu sampai detik ini bahkan tanpa bertanya!” ucap Wu Sheng dengan kepala tertunduk ke bawah.
“Aku adalah Ayahmu dan Ayah percaya padamu!” ucap Wu Shanghe dengan senyum lembut di wajahnya.
Wu sheng yang tersentuh dengan kebaikan Wu shanghe pun berjanji pada dirinya sendiri untuk menjadi lebih kuat untuk bisa membalas jasa Ayahnya di masa depan.
"Ayah, jangan khawatir. Aku pasti akan membawa Ibu kembali dan keluarga kita akan utuh kembali!" ucap Wu sheng dalam hati dengan tekad yang kuat.
Setelah menarik nafas panjang, Wu Sheng pun memfokuskan pikirannya dan menjelaskan semuanya secara rinci.
“Ayah, sebenarnya telah terjadi sesuatu di Sekte Langit yang akan mempengaruhi masa depan Sekte Langit!”
“Pria yang datang bersamaku dan Guru adalah Ketua Sekte Langit yang sedang melakukan Latihan Tertutup!”
“Tapi di tengah Pelatihan Tertutupnya Ketua Wang diserang oleh Salah Seorang Tetua Sekte Langit yang berambisi menjadi Ketua Sekte!”
“Aku dan Guru datang menyelamatkannya tapi kami terluka makanya aku melarikan diri membawa Guru dan Ketua Wang!”
__ADS_1
Wu Shanghe yang akhirnya mengerti yang sebenarnya terjadi pun menanyakan tujuan Wu Sheng selanjutnya.
“Sepertinya aku, Guru dan Ketua Wang akan kembali ke Sekte Langit dan menghentikan rencana Tetua Hu!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.
"Ayah, akan selalu mendukung dan mendoakan kesuksesanmu!" ucap Wu shanghe yang ternyata sukses membuat Wu sheng senang dan terbakar semangatnya.
Setelah membicarakan semuanya, Wu Sheng menjadi sangat lega lalu memutuskan untuk melihat keadaan Ketua Wang yang sedang berusaha mencapai terobosannya.
"Hmmm, sepertinya ini akan memakan waktu yang cukup lama. Sebaiknya aku membuat beberapa Formasi Teleportasi, Perlindungan dan Penyerangan untuk menghadapi hal terburuk yang mungkin saja terjadi!" ucap Wu Sheng dengan wajah yang serius.
Namun di tengah-tengah proses tersebut, Tetua Ming yang berhasil menerobos pun membuka matanya lalu menjadi penasaran dengan suara yang ada di luar kamarnya.
"Aku berhasil! Akhirnya selangkah lagi menuju Immortal!" ucap Ketua Wang dengan wajah yang bahagia dengan tangan terkepal erat.
"Tapi tunggu! Dimana aku? Hmmm, suara apa itu? Sepertinya ada seseorang di luar! Apakah orang itu yang menyelamatkanku dan membantuku menerobos?" tanya Ketua Wang dengan ekspresi wajah
Ketua Wang yang penasaran pun terus brjalan dan menemukan hal yang sangat mengejutkannya lalu bereaksi dengan antusias yang tinggi.
"Aku sangat senang karena Sekte Langit memiliki anak muda berbakat sepertimu!" ucap Ketua Ming dengan wajah yang ceria.
"Ke-ketua.... Ka-kau..." ucap Wu Sheng dengan suara yang gagap dengan mata yang terbuka lebar karena terkejut lalu menggaruk belakang kepalanya karena malu dengan pujian yang tiba-tiba didapatkannya.
"Darimana Ketua tau jika aku Murid Sekte Langit?" tanya Wu sheng yang bingung karena Ketua Wang tidak pernah tau tentang dirinya bahkan Token miliknya tersimpan aman di dalam cincin penyimpanannya.
"Aku bisa melihatnya dari cara menggunakan kuas itu!" ucap Ketua Wang dengan percaya diri sambil tersenyum lembut lalu berjalan mendekat.
"Kau adalah orang yang menyelamatkanku di dalam Goa. Sepertinya kau juga adalah master Alkemia dan juga Ahli Pengobatan seperti gurumu!" ucap Ketua Wang dengan wajah yang bahagia.
__ADS_1
"Aku berhasil menerobos dan ini semua karenamu. Terima kasih!" ucap Ketua Wang dengan nada suara yang terdengar sangat tulus.
"Aku adalah orang tua yang tidak bisa hanya duduk dan menerima sesuatu dari seseorang jadi sebagai imbalannya tolong terimalah ini. Ini adalah hadiah kecil dariku!" ucap Ketua Wang sambil menyerahkan sebuah buku jurus kepada Wu sheng yang langsung termenung kebingungan.
"Itu adalah Jurus Level Surgawi Awal. Jika itu kau maka aku yakin kau pasti akan berhasil menguasainya dalam waktu singkat!" ucap Ketua Wang yang dengan cepat diambil Wu sheng lalu mengucapkan terima kasih dengan percaya diri.
Wu sheng yang mendapatkan hadiah dari ketua Wang bergegas menyimpannya dengan baik di dalam cincin penyimpanan.
Wu Sheng yang memiliki informasi mengenai situasi yang ada di dalam Sekte Langit saat ini pun menceritakan semuanya kepada Ketua Wang.
Ketua Wang yang mendengar semuanya menjadi sangat marah dan kesal sehingga tanpa sadar mengutuk Tetua Hu yang telah merencanakan pemberontakan akan kekuasaannya.
"Dasar manusia serakah! Beraninya dia berniat mengkhianatiku! Aku tidak akan pernah memaafkannya!" ucap Ketua Wang sambil memukul tembok dinding yang ada di dekatnya lalu hancur berantakan yang menyebabkan banyak sekali orang berkumpul dan penasaran tapi dengan cepat situasi tersebut dikendalikan oleh wu sheng.
"Ketua tidak perlu khawatit karena kita akan menghentikan Tetua Hu dan mengungkapkan kejahatannya!" ucap wu sheng dengan tekad yang kuat.
Wu sheng yang telah berjanji akan membuat pertemuan kecil antara Ketua Wang dan Master Luo pun meminta izin Ketua Wang.
"Hmmm, sebenarnya saat Tetua Hu mengarang cerita tersebut ada dua orang yang dengan tegas menolak percaya dan salah satu orangnya saat ini sangat ingin bertemu dengan Ketua!" ucap wu sheng dengan hati-hati.
"Siapa orang yang kau maksud itu? Apakah dia Master Luo?" tanya Ketua Wang dengan sangat yakin yang membuat wu sheng terkejut dan menganggukkan kepala tanda mengiyakan.
"Aku sudah menduganya. Luo'er tidak akan mungkin percaya akan hal itu dengan mudah!" ucap Ketua Wang dengan wajah yang sedih dan senyum yang pahit.
#Bersambung#
Ada hubungan apa Ketua Wang dan Master Luo? Apa yang akan dilakukan ketiganya selanjutnya? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..
__ADS_1