
Wu sheng yang sengaja melemparkan dirinya ke kerumunan Hewan Buas yang mengamuk dan menempatkan teman-temannya ke tempat lain yang lebih aman pun mengangkat Pedang Wu.
"Sekarang adalah saatnya untuk pembantaian!"
"Wulong! Wuselong! Aku bergantung padamu!"
Wulong yang masuk ke dalam Pedang Wu pun menunjukkan kegunaannya sebagai Pedang Roh tingkat Langit kepada Wu Sheng.
Satu per satu Hewan Buas yang sedang mengerumuninya terjatuh ke tanah dengan luka yang berat dan bahkan mati disebabkan sayatan Pedang Wu.
Seolah tak mau kalah, Wuselong yang telah tumbuh menjadi Naga Remaja dengan tubuh dua kali lebih besar dari Hewan Buas dengan tubuh terbesar mencakar setiap Hewan Buas yang ada di sekitarnya.
Wu Sheng yang sangat senang melihat Hewan Buas itu kehilangan akalnya dan telah dikuasai akan instingnya membuat Wu sheng dapat dengan mudah membunuh Hewan buas tersebut.
"Kali ini aku akan panen besar! Aku akan mendapatkan banyak Inti Kristal!"
Namun pembantaian itu tidak berlangsung lama, Wu Sheng yang mendengar suara raungan Hewan Buas yang sangat besar segera mengalihkan pandangannya.
"Ada apa ini? Suara Hewan Buas apa itu?"
Wuselong yang nyatanya Seekor Naga dengan Ras tertinggi ternyata merasakan rasa takut akan suara raungan yang baru saja didengarnya.
Wu Sheng yang bingung melihat sikap Wuselong yang tidak biasa pun menjadi penasaran lalu naik ke punggung Wuselong dan terbang menuju sumber suara.
"Kita pergi ke sumber suara, Wuselong! Kita harus mencaritau kebenaran dari fenomena ini!"
__ADS_1
Wuselong yang tak punya pilihan lain pun menganggukkan kepalnya lalu terbang sesuai dengan permintaan Wu sheng.
Wuselong yang terbang tinggi membuat Wu Sheng dapat melihat semua yang terjadi di bawahnya dan setelah sepuluh menit berlalu, Wu Sheng menemukan Gunung yag sangat besar di hadapannya.
Wu sheng yang terban semakin dekat menuju Gunung yang ada di depannya menjadi sangat terkejut karena tak menemukan apapun.
Wu Sheng yang awalnya berpikir jika raungan yang didengarnya adalah suara dari Hewan Buas yang sangat besar yang sedang mengamuk menjadi sangat terkejut dengan kenyataannya.
"I-Ini bukanlah suara Hewan Buas besar yang sedang mengamuk ataupun bertengkar tapi suara pantulan dri celah di Gunung!"
Wu Sheng yang turun dari Punggung Wuselong menjadi terkejut saat Gruxiao tiba-tiba melompat keluar dari dalam bajunya.
"Gruxiao! Kembalilah!"
Gruxiao yang tertangkap pun memberontak dari dalam pelukan Wu sheng tapi tak bisa berbuat apapun karena Wu Sheng memeluknya dengan sangat erat.
Wu Sheng yang berjalan turun dari atas puncak Gunung ternyata menemukan sebuah Goa yang tersembunyi di dalam Gunung tersebut.
"Goa? Apakah kau melarikan diri untuk memasuki Goa ini?"
"Hmmm, kau tidak mengatakan apapun tapi aku dapat menebaknya dengan mudah!"
Wu Sheng yang penasaran pun memasuki dalam Goa dan saat kakinya pertama kali memasuki Goa tiba-tiba Wu Sheng merasakan keanehan.
"Tekanan ini! Keadaan di sekitarku menjadi sangat berat saat aku melangkah masuk ke dalam Goa seolah gravitasi di dalam Goa ini meningkat drastis!"
__ADS_1
Wu sheng yang sangat penasaran dengan yang terjadi dan penyebabnya pun melangkahkan kakinya lagi memasuki Goa dan menahan tekanan yang ada di dalam Goa.
"Tekanan ini sama seperti tekanan yang aku rasakan saat aku melakukan ujian masuk Sekte Langit!"
"Hanya saja tekanan yang aku hadapi ternyata sudah besar sejak awal dibanding tangga itu!"
Wu Sheng yang masuk ke dalam Goa selangkah demi selangkah merasakan bahwa kakinya semakin berat hingga membuat Wu sheng terpaksa terhenti sejenak dengan tubuh terjongkok menahan tekanan.
Wulong yang merasakan ada sebuah Harta Karun yang menjadi Benda Pusaka di dalam Goa itu pun keluar dan muncul di hadapan Wu sheng.
"Aku merasakan benda pusaka yang kuat ada di dalam sana!" ucap Wulong dengan tangan menunjuk ke dalam Goa.
"Aku juga merasakan ada kekuatan lain yang melindungi benda pusaka tersebut!" ungkap Wulong serius.
"Apa maksudmu?" tanya Wu sheng.
"Apakah ada Roh seperti Ketua Sekte di dalam Goa ini yang menjaga Harta Karun di dalamnya?"
"Aku tidak tau pastinya tapi sepertinya begitu!" jawab Wulong dengan mata tajamnya.
Wu Sheng yang menatap lurus ke depan yang tak terlihat apapun karena gelap pun mengumpulkan tekadnya untuk terus maju hingga akhir.
#Bersambung#
Apa yang sebenarnya menunggu Wu Sheng? Apakah sungguh ada Benda Pusaka dan Roh Penjaga di dalam Goa? Tebak jawabannya di kolom komentar ya .
__ADS_1