Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 98. Ketua Sekte yang Baru


__ADS_3

Ketua Wang yang telah membuat keputusan untuk mengundurkan posisinya sebagai Ketua Sekte pun mengumumkannya di hadapan Semua Murid Sekte Langit.


“Aku sudah terlalu tua untuk memegang posisi sebagai Ketua Sekte. Oleh karena itu, aku memutuskan untuk menyerahkannya kepada Tetua Dong.” Ucap Ketua Wang dengan ekspresi wajah yang serius dengan nada suara yang tegas.


Semua Murid yang mengetahui bahwa Tetua Dong adalah orang yang mampu menghentikan pemberontakan dan keserakahan Tetua Hu dengan cepat menerima keputusan Ketua Wang.


“Selamat untuk Ketua yang baru!”


“Hidup Ketua Dong! Hidup Ketua Dong! Hidup Ketua Dong!”


Wu Sheng yang menyadari maksud ucapan Tetua Dong sebelumnya pun menarik nafas panjang dan menyadari bahwa setelah semua yang terjadi dirinya akan semakin menjadi sorotan semua orang.


Wu Sheng yang datang menemui Tetua Dong di Kediamannya yang baru setelah diangkat menjadi Ketua Sekte Langit pun memberikan ucapan selamatnya.


“Selamat kepada Guru karena telah menjadi Ketua Sekte sekarang!” ucap Wu Sheng dengan tulus dengan senyum bahagia.


Wu Sheng yang menyayangkan rencananya gagal tetap merasa bahagia saat melihat Tetua Dong yang sekarang menjadi Ketua Dong berhasil mengubah nasibnya.


“Aku telah berhasil mengubah satu lagi nasib buruk orang terdekatku. Sekarang saatnya menguatkan tekad untuk menjadi lebih kuat agar bisa membawa Yaoyao kembali!” ucap Wu Sheng dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius.


“Ini semua tidak akan bisa terjadi tanpa bantuanmu. Guru berjanji bahwa Guru akan menjadi pendukung utamamu saat kau membutuhkan bantuan!” ucap Ketua Dong dengan senyum yang lebar.


Ketua Dong yang dapat melihat sedikit sorot mata kesedihan pada Wu Sheng dapat dengan cepat menyadari bahwa Wu Sheng merindukan Guang Yao.


“Semuanya telah berakhir! Saat Guru menghukum semua penjahat. Guru akan membantumu berlatih menjadi lebih kuat dan memberikan jalan untukmu agar bisa menemui Istrimu!” ucap Ketua Dong dengan ekspresi wajah yang serius.


“Benarkah itu Guru?” tanya Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum ceria terlihat jelas di wajah Wu Sheng.


“Guru berjanji padamu!” ucap Ketua Dong dengan percaya diri sambil menganggukkan kepalanya dengan pasti.

__ADS_1


Namun tidak disangka di saat Wu Sheng dan Ketua Dong sedang membicarakan Guang Yao ternyata Zhixia yang datang bersama Master Luo yang ingin memberikan ucapan selamat mendengar semuanya.


Zhixia yang menyimpan rasa pada Wu Sheng menjadi sangat sedih dan kecewa tapi tak bisa mengatakan apapun dan hanya bisa menahan dirinya.


“Kakak Wu Sheng....” gumam Zhixia dengan suara yang pelan tapi dapat didengar dengan jelas oleh Master Luo yang ada di sampingnya.


“Cinta bertepuk sebelah tangan memang sangat menyakitkan! Lebih baik kau melupakannya dan memulai hidupmu yang baru!” ucap Master Luo yang memberikan nasehat kepada Zhixia lalu berjalan masuk meninggalkan Zhixia yang masih berdiri di tempatnya.


Master Luo yang masuk ke dalam ruangan pun memberikan ucapan selamat kepada Ketua Dong yang kemudian disusul oleh Zhixia.


Master Luo yang memiliki sesuatu yang ingin dibicarakannya dengan Ketua Dong yang tak ingin diketahui oleh Murid mereka pun meminta keduanya keluar.


“Zhixia! Guru meninggalkan berkas pelimpahan hukuman tahanan di ruanganku! Bisakah kau mengambilnya?” tanya Master Luo dengan senyum yang lembut.


“Baik, guru!” ucap Zhixia dengan patuh sambil menganggukkan kepalanya lalu bergerak meninggalkan ruangan tersebut yang dengan cepat dihentikan oleh Ketua Dong.


“Tunggu, Zhixia! Wu Sheng yang akan menemanimu kesana!” ucap Ketua Dong yang membuat Wu Sheng menyadari sesuatu lalu memutuskan untuk menurut.


Zhixia yang masih teringat ucapan Wu Sheng dengan Ketua Dong masih merasa sangat sedih dan tidak nyaman saat berada di dekat Wu Sheng sehingga tanpa pikir panjang menghentikan langkahnya.


“Kakak Wu Sheng! Ma-maaf! Aku punya urusan pribadi yang harus aku selesaikan sekarang juga jadi bolehkan aku mengambil berkas yang tertinggal sendiri nanti?” tanya Zhixia yang tidak berani menatap mata Wu Sheng.


“Aku berjanji tidak akan membuat Kakak Wu Sheng dalam situasi sulit saat Guru dan Ketua Dong bertanya nanti!” ucap Zhixia dengan ekspresi wajah yang khawatir akan menyinggung Wu Sheng.


“Baiklah! Aku pergi, ya!” ucap Wu Sheng dengan sikap yang cuek lalu melambaikan tangannya dan pergi meninggalkan Zhixia.


Zhixia yang berpikir bahwa keputusannya bisa saja menyinggung Wu Sheng ataupun membuatnya marah pun merasa kecewa dengan reaksi Wu Sheng.


Sementara itu, Master Luo yang telah memikirkan tentang yang akan terjadi di masa depan pun tanpa basa-basi mengatakan yang ada di dalam pikirannya.

__ADS_1


“Tetua Dong! Saat ini anda adalah Ketua Sekte yang baru. Bukankah ini adalah waktu yang tepat untuk memperkuat posisi anda di hadapan Sekte lainnya?” ucap Master Luo dengan ekspresi wajah yang serius.


“Apa kau membicarakan tentang Pertandingan Pertandingan Kekuatan Daratan Yuan?” ucap Ketua Dong yang mengubah suasana di dalam ruangan menjadi berat.


“Benar sekali! Kita harus memikirkan nama-nama Murid Sekte Langit yang akan mewakili Sekte dalam Pertandingan tersebut!” ucap Master Luo dengan suara yang tegas.


“Kalau begitu, aku akan mengirim orang untuk memberitau Bai Qinghua dan Ji Yunhuang kembali ke Sekte!” ucap Ketua Dong dengan pandangan lurus ke depan.


Bai Qinghua adalah Murid Tekuat di Sekte Langit dan telah berada di Level Surgawi Awal Tahap Lima yang hanya satu langkah lagi berada di Tingkat Menengah sedangkan Ji Yunhuang yang ada di Level Surgawi Awal Tahap Tiga menjadikannya Murid Terkuat Nomor Dua di Sekte Langit.


Namun tidak disangka, Master Dang yang mengirim Pembunuh Bayaran untuk membunuh Bai Qinghua ternyata tidak berhasil sehingga diam-diam membuat Mo Sanlang yang memutuskan menunda rencananya ke Sekte Tao menyelesaikan Misi Pembunuh Bayaran yang gagal.


Mo Sanlong yang telah lama mengenal Bai Qinghua dapat dengan mudah mengetahui titik kelemahan Bai Qinghua pun menjebak Bai Qinghua ke dalam perangkapnya.


“Apa yang kau lakukan Saudara Mo? Apakah kau tidak takut dihukum karena menyerang sesama Murid?” tanya Bai Qinghua yang terbaring di lantai dengan tubuh yang lemah dan tak bisa menggunakan Energi Qi.


“Hukuman? Hukuman apa yang akan mereka berikan padaku? Aku bukan lagi Murid Sekte Langit tapi aku sekarang adalah Murid Sekte Tao!” ucap Mo Sanlong dengan percaya diri.


“Br*ngsek! Dasar penghianat!” ucap Bai Qinghua dengan suara yang lantang dengan wajah yang marah dengan mata yang melotot tajam berwarna merah.


Mo Sanlong yang tidak peduli dengan apapun yang dikatakan Bai Qinghua pun memasukkan racun ke dalam mulut Bai Qinghua lalu menghancurkan kultivasinya dan mematahkan tangan serta kakinya.


Mo Sanlong yang ingin memberikan pelajaran dan peringatan kepada Wu Sheng dan yang lainnya pun mengirimkan tubuh Bai Qinghua yang telah sekarat kembali ke Sekte Langit.


Mo Sanlong yang tak berhenti disana juga menjebak Ji Yunhuang dan membunuhnya lalu mengirimkan tubuhnya juga kembali ke Sekte Langit.


Mo Sanlong ingin menunjukkan kebergunaannya pada Master Dang pun membawa beberapa bukti bahwa dirinya telah melenyapkan Bai Qinghua dan Ji Yunhuang.


“Bagus! Bagus sekali! Kerjamu sangat bagus!” ucap Master Dang dengan ekspresi wajah yang bahagia dengan senyum lebar.

__ADS_1


#Bersambung#


Bagaimana reaksi Ketua Dong dan yang lainnya saat menemukan tubuh Bai Qinghua dan Ji Yunhuang? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...


__ADS_2