Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 29. Master Dang


__ADS_3

Wu Fang yang tidak terima akan kekalahan dan dirinya yang harus dikeluarkan dari Keluarga menjadi sangat marah dan menyerang Wu Sheng dengan diam-diam.


“Kau tak pantas menang dalam Pertandingan ini! Aku adalah Murid Inti Sekte Tao! Orang sepertimu tak pantas berada di atasku!” ucap Wu Fang dengan suara yang lantang dengan hati yang telah dikuasi iri dan benci.


Wu Sheng yang tau jika Wu Fang tak akan menyerah begitu saja terutama setelah dikeluarkan dari Keluarga sudah siap dengan segala sesuatunya.


Wu Sheng yang tau jika Ayahnya tak akan mengalami luka apapun karena Wu Lei akan menolongnya pun memutuskan untuk fokus memberikan pelajaran kepada Wu Fang.


“Orang yang memiliki hati yang busuk sepertimu bahkan lebih tidak pantas untuk hidup!” ucap Wu Sheng dengan suara yang lantang lalu mengalirkan Energi Qi ke jari-jari tangannya lalu mengarahkannya ke perut Wu Fang.


Wu Fang yang terkena pukulan pun muntah darah hitam yang sangat banyak dan dalam sekejap mata semua kultivasi yang dilatih oleh Wu Fang menghilang.


Dantian dan Kolam Meridian milik Wu Fang hancur dan menyebabkan Wu Fang tak bisa berkultivasi kembali.


“Aaaarrgghhh! Aaarrgghhh! Aaaarrgghh!” teriak Wu Fang dengan suara yang sangat keras sambil berbaring di lantai Arena lalu kehilangan kesadarannya.

__ADS_1


“Fang’er! Putraku!” teriak Tetua Feng dengan suara yang keras lalu berlari ke arahWu Fang dengan sangat cepat.


“Jika aku adalah Pecundang maka kau jauh lebih buruk daripada Pecundang!” ucap Wu Sheng dengan tatapan mata yang merendahkan.


Lu Fuqin yang telah kehilangan kehormatannya dan dipermalukan di depan umum akan menjadi bahan perbincangan jika dirinya tak bisa menjadi Murid Sekte Tao.


“Tidak! Kakak Fang...! Apa yang terjadi padamu?” tanya Lu Fuqin dengan suara yang keras lalu duduk di samping Wu Fang yang tak sadarkan diri.


Tetua Feng yang menyadari bahwa Dantian dan Kolam Meridian Wu Fang telah hancur menjadi sangat marah dan berniat menyerang Wu Sheng dan melakukan hal yang sama pada Wu Sheng.


Master Zhang yang tak diam saja saat Wu Sheng dalam bahaya pun berdiri di tengah-tengah dan menghentikan tindakan Tetua Feng.


“Hentikan! Wu Fang kalah dalam Pertandingan Hidup dan Mati tapi dia tidak puas dengan hal itu meskipun nyawanya telah diampuni berani melakukan hal yang tidak terpuji dengan menyerang orang lain secara diam-diam! Wu Fang pantas mendapatkan hukuman itu!” ucap Master Zhang dengan suara yang lantang dan tegas.


Orang-orang yang mendengar dan ikut menilai perbuatan Wu Fang pun membela perbuatan Wu Sheng yang telah melakukan hal yang benar.

__ADS_1


“Yang dikatakan oleh Master Zhang itu benar sekali!”


“Wu Fang pantas menerima hukuman itu!”


Dia bahkan sangat menjijikkan di mataku sekarang!”


Namun di saat semua orang menghina dan merendahkan Wu Fang yang terluka secara tak terduga seorang pria tua dengan janggut putih muncul sambil berdiri di atas pedang.


Tetua Feng yang sangat mengenali wajah dan sosok pria tua dengan janggut putih yang tiba-tiba muncul langsung memberi hormat.


“Saya memberi hormat kepada Master Dang dari Sekte Tao!” ucap Tetua Fang dengan ekspresi wajah yang melunak dengan tangan bersatu dan tubuh yang tertunduk memberi salam hormat.


#Bersambung#


Guru dari Wu Fang muncul! Apakah Master Dang akan membela Wu Fang ataukah sebaliknya? Tebak jawabannya di kolom komentar ya..

__ADS_1


__ADS_2