Martial Art Heaven Peak

Martial Art Heaven Peak
BAB 99. Penemuan


__ADS_3

Su Jing yang berniat meninggalkan Gunung dan pergi ke Kota untuk membeli sesuatu menjadi sangat terkejut saat menemukan tubuh dua orang yang terbaring di tanah dengan Plakat Murid Sekte Langit.


"A-apa itu? Apakah itu manusia atau Hewan Buas?" tanya Su Jing pada dirinya sendiri sambil berjalan perlahan mendekat dengan wajah yang ketakutan.


"I-ini adalah manusia! Sial! Mereka adalah Murid Sekte Langit yang terluka parah!" ucap Su Jing dengan wajah bingung dan rasa penasaran yang tinggi.


Su Jing yang penasaran pun memeriksa tubuh keduanya dan menyadari satu di antara mereka telah tiada dan tak bisa ditolong lagi.


"Sial! Satu orang telah meninggal. Siapa yang telah melakukan ini?" tanya Su Jing pada dirinya sendiri dengan mata yang terbuka lebar.


Namun di saat Su Jing masih terbenam di dalam pikirannya, Bai Qinghua yang tersadar tiba-tiba di saat rasa sakit karena racun dan pukulan Mo Sanlong terasa sangat sakit langsung mengejutkan Su Jing.


"To-tolong a-aku...." ucap Bai Qinghua dengan suara yang terbata-bata dengan wajah yang memutih pucat sambil mencoba meraih tubuh Su Jing lalu kehilangan kesadarannya.


Su Jing yang sangat ketakutan bergegas berlari masuk ke dalam Sekte dan meminta bantuan Murid Sekte yang lain.


“To-Tolong.... A-ada orang yang terluka!” teriak Su Jing dengan sangat keras dengan suara yang terbata-bata yang menarik perhatian banyak orang.


Oleh karena teriakan Su Jing, Ji Yinhuang dan Bai Qinghua yang terbaring di tanah segera dipindahkan ke tempat lain dengan sangat cepat.


Tetua Ming yang merupakan Ketua Alkemia bergegas menuju tempat keduanya setelah mendapatkan informasi.


Ketua Ming yang datang bersama Su Zhulan pun melihat Su Jing berdiri dengan ekspresi wajah yang takut dan cemas.


“Kakak! Ada apa?” tanya Su Zhulan dengan suara yang sedikit naik dengan ekspresi wajah yang bingung.


Nanum sebelum Su Jing mengatakan sesuatu, Tetua Ming segera memberikan perintah untuk membawa Wu Sheng menemuinya secepatnya.


“Sial! Apa yang telah terjadi? Wajah Ji Yinhuang menjadi pucat seperti telah menjadi mayat selama beberapa jam dan Bai Qinghua berwarna hijau seperti terkena racun! Gawat! Ini harus segera ditangani!” ucap Tetua Ming dalam hati dengan ekspresi wajah yang serius.


“Ini keadaan darurat! Panggil Wu Sheng kemari segera!” ucap Tetua Ming dengan suara yang terburu-buru karena Tetua Ming menyadari akan kemampuan yang dimiliki oleh Wu Sheng sebagai Murid Inti dari Ketua Dong.


Su Jing yang mendapatkan perintah tersebut bergegas menuju halaman Wu Sheng dan menjemputnya.

__ADS_1


Tetua Ming yang ditinggal sendirian di dalam ruangan itu pun mulai memeriksa tubuh keduanya dengan seksama lalu menemukan sesuatu.


“Lan’er! Kirimkan pesan ini kepada Ketua Dong sekarang!” ucap Tetua Ming kepada Muridnya itu sambil melipat sebuah kertas yang telah terulis memo kecil.


Sementara itu, Wu Sheng yang sedang bersantai sambil bermain dengan Wuselong dan Gruxiao langsung menyembunyikan keduanya setelah mendengar ada orang yang datang.


“Kembalilah! Belum saatnya bagi kalian bertemu dengan orang lain!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang waspada dan hanya dalam waktu singkat kedua Hewan itu bergegas sembunyi di dalam pakaian Wu Sheng.


“Tuan Muda Wu, aku senang melihatmu disini!” ucap Su Jing dengan nafas yang tidak beraturan dengan wajah yang sangat lelah.


“Ada apa? Kenapa wajahmu seperti itu? apakah telah terjadi sesuatu?” tanya Wu Sheng dengan mata yang menyipit.


Wu Sheng yang mendengar penjelasan dari Su Jing pun mengaktifkan Formasi Teleportasi dan menghilang sendirian dalam sekejap mata.


Su Jing yang ditinggal sendirian pun terjatuh ke tanah karena akhirnya dirinya bisa merasa lebih lega dan dapat bernafas dengan normal.


Di sisi lain, kabar tentang Ji Yinhuang yang meninggal dan Bai Qinghua yang sekarat terkena racun dengan cepat sampai di telinga Ketua Dong yang saat itu berniat meminta keduanya kembali ke Sekte.


“Masuklah!” ucap Ketua Dong dengan suara yang datar dengan ekspresi wajah yang datar dengan tatapan mata yang tajam.


“Ada apa?” tanya Ketua Dong lagi yang membuat Su Zhulan ketakutan dan menggigil tanpa sebab.


“Ma-maafkan saya yang telah mengganggu Ketua! Sa-saya mengirimkan pesan dari Guru untuk Ketua!” ucap Su Zhulan yang membuat Ketua Dong mengingat Guru dari Su Zhulan.


“Baiklah! Kau boleh pergi sekarang!” ucap Ketua Dong sambil melambaikan tangan memberikan kode kepada Su Zhulan untuk segera menghilang dari pandangannya.


Ketua Dong yang awalnya tidak percaya dengan berita yang didengarnya menjadi sangat terkejut saat membaca pesan dari Tetua Ming.


“Kurang ajar! Siapa yang telah melakukan ini semua kepada Sekte Langit!” teriak Ketua Dong dengan wajah yang marah sambil memukul meja dengan sangat keras.


Ketua Dong yang tidak bisa diam saja saat mengetahui dua orang terkuat di Sekte Langit terbaring seperti itu menjadi sangat marah lalu memanggil Master Luo.


“Apakah ada sesuatu Ketua?” tanya Master Luo yang ternyata juga sudah menyadari tujuan dirinya dipanggil ke Ruangan.

__ADS_1


“Aku yakin kau pasti sudah mendengar berita yang beredar saat ini, bukan?” tanya Ketua Dong dengan ekspresi wajah yang serius yang dibalas dengan anggukan kepala oleh Master Luo.


“Aku ingin kau menginvestigasi masalah ini! Aku ingin tau siapa dalang dari semua ini? Aku ingin laporannya secepatnya!” ucap Ketua Dong dengan suara yang tegas.


Master Luo yang tau betapa seriusnya masalah itu pun bergegas keluar dan memulai investigasinya dengan bantuan dari Departemen Disiplin.


Sementara itu, Wu Sheng yang telah berada di depan Paviliun Alkemia langsung disambut dengan baik oleh Murid yang berjaga dan dengan cepat mengantar Wu Sheng menuju tempat Tetua Ming.


“Tetua, apakah anda memanggil saya?” tanya Wu Sheng dengan nada suara yang datar dengan sikap yang sopan.


“Ya! Masuklah!” ucap Tetua Ming yang duduk di antara tubuh Ji Yinhuang dan Bai Qinghua dengan wajah yang sangat lelah.


Wu Sheng yang masuk ke dalam ruang itu langsung merasakan tekanan berat dan dengan cepat mengalihkan pandangannya ke dua orang yang terbaring di tempat tidur.


Tetua Ming yang melihat Wu Sheng yang sudah menyadari sesuatu segera meminta Wu Sheng mendekat dan memeriksa keduanya.


“Apakah kau menemukan sesuatu Wu Sheng?” tanya Tetua Ming dengan ekspresi wajah yang serius.


Wu Sheng yang tau jika Tetua Ming hanya menguji pun mengatakan semua yang ditemukannya pada tubuh keduanya.


“Aku tidak mengenal keduanya tapi pria yang disebelah kanan telah meninggal dan waktu meninggalnya sepertinya baru satu hari!” ucap Wu Sheng dengan wajah yang datar.


“Lalu orang yang ada di sebelah kanan terkena racun yang mematikan yang membunuh dengan perlahan dan memberikan rasa sakit yang luar biasa. Sepertinya orang yang melakukan ini ingin menyiksanya sebelum dia menghembuskan nafas terakhirnya!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.


“Kaki dan tangannya patah sehingga tak bisa digunakan jika tidak segera diperbaiki dengan baik.” Ucap Wu Sheng lagi sambil melihat Bai Qinghua dengan mata yang tajam.


“Tak hanya itu, Meridian pria yang ada di beleha kiri telah dihancurkan sehingga dia tidak akan bisa menjadi Kultivator lagi meskipun berhasil selamat dari racun yang menggrogoti tubuhnya!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang kembali datar.


“Apakah kau bisa melakukan sesuatu untuknya?” tanya Tetua Ming dengan ekspresi wajah yang penasaran.


#Bersambung#


Apakah Master Luo akan menemukan jawaban atas pelaku dari penyerangan Murid Sekte Langit? Apakah jawaban dari Wu Sheng atas pertanyaan Tetua Ming? Tebak jawabannya di kolom komentar.

__ADS_1


__ADS_2