
*Note*
BAB 92 sudah diperbaiki, silahkan dibaca ulang untuk memahami BAB selanjutnya.. Maafkan Author yang lama update dikarenakan sibuk di Dunia Nyata + Sakit tapi sekarang akan diusahakan aktif kembali.. 🥰😍
Seperti yang telah dijanjikannya, Wu Sheng membawa Master Luo bertemu dengan Ketua Wang secara diam-diam bersama Tetua Dong yang telah pulih sepenuhnya.
Master Luo yang mendengar semuanya dari mulut Ketua Wang menjadi sangat marah dan membenci Tetua Hu yang menurutnya sangat serakah.
“Br*ngsek! Beraninya dia mengincar yang bukan miliknya! Aku akan membawa anggotaku untuk mengadilinya!” ucap Master Luo yang berdiri dengan wajah yang marah saat bertemu di Penginapan di Kota Chan.
“Tenanglah! Jika kau melakukan itu maka semuanya akan sia-sia saja. Tetua Hu adalah orang yang sangat licik!” ucap Tetua Dong dengan tatapan mata yang tajam.
“Dia adalah orang yang memiliki banyak sekali akal sehingga tak akan mudah untuk menghancurkannya kecuali jika kita membuat perangkap di dalam rencananya sendiri!” ucap Tetua Dong lagi yang mengemukakan pendapatnya.
Wu Sheng yang hanya diam mendengar percakapan mulai bicara dan membuat semua orang yang ada di dalam ruangan itu setuju dengan ucapannya.
“Jika ingin membuat perangkap pada rencananya sendiri. Bukankah menggunakan Pertemuan yang akan diadakan beberapa hari lagi adalah pilihan yang tepat?” ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik.
“Kau benar sekali! Saat Tetua Hu sedang menceritakan kebohongannya, Ketua Wang bisa muncul secara tiba-tiba dan membuat Tetua Hu tertangkap basah telah melakukan kebohongan!” ucap Master Luo dengan ekspresi wajah yang ceria.
Master Luo yang telah menganggap jika rencana yang belum sepenuhnya disetujui itu adalah yang terbaik dengan tegas menyatakan kesanggupannya.
“Serahkan semuanya padaku! Aku akan menangani semuanya! Aku akan membuat jalan untuk Ketua Wang dan Tetua Dong serta Wu Sheng untuk muncul di tengah-tengah Pertemuan dan menyelesaikan Tetua Hu selamanya!” ucap Master Luo dengan ekspresi wajah yang percaya diri.
“Baiklah. Aku serahkan semuanya padamu! Aku percaya padamu.” Ucap Ketua Wang dengan senyum yang lembut yang dibalas dengan anggukan kepala dengan wajah yang serius.
Wu Sheng yang tidak hanya ingin duduk diam dan menunggu Master Luo mengatur semuanya pun bergerak meminta bantuan Yan Duxing.
“Aku akan membantumu dan aku mempercayaimu Saudara Wu! Ucap Yan Duxing dengan percaya diri meskipun dirinya tidak diberitau kejadian sebenarnya oleh Wu Sheng.
“Terima kasih. Aku berjanji setelah ini selesai, aku akan mentraktirmu makan enak!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang senang.
__ADS_1
“Kau sudah berjanji jadi jangan salahkan aku jika aku akan menghabiskan uangmu nanti!” ucap Yan Duxing dengan tawa yang lebar dengan ekspresi wajah yang jahil.
Yan Duxing yang merupakan Penjinak Hewan Buas berbakat dapat dengan mudah menjinakkan Hewan Buas dan menjadikan Hewan Buas tersebut sebagai mata-matanya.
Yan Duxing yang diminta tolong oleh Wu Sheng untuk memata-matai Halaman Tetua Hu dan Kediaman Keluarga Mo pun bergerak mengguakan burung sebagai mata-mata.
“Hmmm, Saudara Wu sungguh orang yang sangat hebat. Dia bisa menebak bahwa Keluarga Mo akan membantu Tetua Hu mendapatkan posisi Ketua Sekte makanya dia memintaku untuk mencari informasinya!” gumam Yan Duxings saat melihat burung yang dikirimnya kembali memberikan informasi yang tak terduga.
“Sepertinya di Hari Pertemuan nanti akan ada hal yang sangat besar terjadi dan menyebabkan Sekte Langit berubah total!” ucap Yan Duxing dengan senyum yang licik.
Yan Duxing yang tau jika dirinya tidak bisa keluar dan masuk Sekte Langit sesuka hatinya saat ini karena statusnya yang merupakan teman dekat Wu Sheng pun menggunakan Burung sebagai perantara.
Yan Duxing yang mengikatkan kertas di kaki seekor burung dan menerbangkannya ke udara dan pergi menuju tempat Wu Sheng berada.
Wu Sheng yang membaca isi pesan yang diberikan Yan Duxing pun tersenyum sinis dan menatap langit dengan tatapan mata yang menyipit tajam.
“Aku akan menyingkirkan semua orang yang menjadi ancaman untuk keselamatan orang-orang terdekatku! Tak akan aku biarkan kegagalan di masa lalu terulang kembali di kehidupan sekarang!” ucap Wu Sheng dalam hati sambil menggenggam erat pesan yang ada di tangannya.
“Aku harap. Keluarga Mo akan bersiap dan berjaga di sekitar Sekte Langit untuk mencegah kedatangan Ketua Wang, Tetua Dong dan Wu Sheng kembali!” ucap Tetua Hu dengan mata yang melotot tajam.
“Aku tidak ingin ada gangguan saat aku sedang bicara ataupun saat pemilihan! Aku ingin hari ini Sekte Langit telah berpindah menjadi milikku!” ucap Tetua Hu dengan nada suara yang tegas.
“Jangan khawatir, Guru! Ayahku telah mengirim Kesatria dan orang-orang berbakat dari Keluarga Mo untuk berjaga!” ucap Mo Sanlang dengan percaya diri.
“Aku berjanji bahwa tidak akan ada gangguan apapun pada saat Pertemuan itu!” ucap Mo Sanlang dengan kepala terangkat ke atas.
“Bagus! Kita pergi sekarang!” ucap Tetua Hu sambil berjalan lebih dulu dengan percaya diri lalu diikuti Mo Sanlang di belakangnya.
Master Luo yang telah mempersiapkan jalur khusus untuk Ketua Wang dan yang lainnya kembali ke Sekte Langit pun mengirim Zhixia untuk memandu.
“Guru tidak bisa melakukan ini karena Tetua Hu akan curiga jika Guru tidak hadir di Pertemuan itu jadi Guru harap kau bisa menjalankan tugas ini dengan sangat baik!” ucap Master Luo dengan ekspresi wajah yang serius.
__ADS_1
“Aku akan melakukan yang terbaik!” ucap Zhixia dengan tekad yang kuat lalu menghilang dari pandangan Master Luo dalam sekejap mata.
Wu Sheng dan yang lain yang telah menunggu di luar Sekte Langit melihat daerah di sekitar Gunung Songchi dipenuhi dengan orang tidak dikenal bergegas bersembunyi.
“Apakah mereka adalah orang dari Keluarga Mo? Sepertinya Tetua Hu sungguh-sungguh telah mempersiapkan semuanya!” ucap Tetua Dong dengan ekspresi wajah yang dingin.
“Apa yang harus kita lakukan?” tanya Wu Sheng dengan sikap yang waspada sambil memegang Pedang Wu dengan sangat erat.
“Kita tidak bisa menyerang mereka secara terang-terangan karena itu akan membuat Tetua Hu dan yang lain yang ada di dalam Sekte tau lalu akan semakin banyak orang yang datang dan menghalangi!” ucap Ketua Wang dengan wajah yang serius.
Di saat Wu Sheng dan yang lain sedang memikirkan caranya, Zhixia yang datang tak tau darimana mengejutkan yang lain.
“Salam Ketua Wang! Tetua Dong! Kakak Wu Sheng!” ucap Zhixia yang langsung malu-malu saat menyapa Wu Sheng yang membuat Ketua Wang dan Tetua Dong saling bertatapan sebentar.
“Namaku Zhixia. Aku adalah Murid Langsung dari Master Luo. Master Luo memberitakan perintah kepadaku untuk membawa kalian masuk ke dalam Sekte sekarang karena Pertemua akan segera dimulai!” ucap Zhixia lagi yang dengan cepat mengubah ekspresi wajahnya kembali normal.
Wu Sheng yang tidak bisa membiarkan orang-orang dari Keluarga Mo tetap menunggu di bawah Gunung Songchi seolah sedang menunggu perintah pun mengajukan diri untuk menyelesaikan semuanya.
“Guru, biarkan aku tetap disini! Aku akan membereskan semuanya dan akan segera kembali dengan cepat!” ucap Wu Sheng dengan ekspresi wajah yang serius.
Zhixia yang menyadari maksud ucapan Wu Sheng saat melihat ke arah banyak orang-orang yang tidak dikenal berkumpul di dekat Gunung Songchi pun menjadi cemas tapi menahan dirinya karena perintah dari Master Luo.
“Apakah kau tau jika kau tidak bisa menghabisi mereka semua secara terang-terangan?” tanya Tetua Dong dengan ekspresi wajah yang curiga.
“Aku tau dan aku punya rencana untuk mengatasi mereka!” ucap Wu Sheng dengan percaya diri yang membuat Tetua Dong menghela nafas panjang dan mempercayai Wu Sheng.
Ketua Wang dan Tetua Dong yang tidak bisa tetap di tempat itu lebih lama lagi pun pergi bersama Zhixia dan Wu Sheng yang tetap di tempatnya pun memfokuskan pandangannya ke target utamanya.
“Sepertinya aku akan panen besar hari ini!” ucap Wu Sheng dengan senyum yang licik lalu menghilang dengan cepat.
#Bersambung#
__ADS_1
Apa rencana Wu Sheng sebenarnya? Apa yang akan dilakukan Wu Sheng untuk mengatasi orang-orang dari Keluarga Mo? Tunggu jawabannya di kolom komentar ya...