
Pangeran Rong Zhou yang mendapatkan informasi dari Pelayan Pribadinya menjadi kagum akan bakat yang dimiliki Wu Sheng.
“Murid Inti Ketua Sekte Langit! Master Alkemia! Master Formasi! Ahli Pengobatan dan memahami tentang racun!”
“Sungguh bakat yang sangat disayangkan jika dilenyapkan!”
Pangeran Rong Zhou awalnya senang menemukan bakat yang bagus langsung mengubah ekspresinya setelah mengetahui kedekatan Wu Sheng dan Pangeran Rong Yang.
“Tidak disangka ternyata manusia rendah yang terlahir dari Seorang Penari Penggoda bisa mengenal orang yang berbakat seperti itu!”
“Manusia rendah yang memiliki darah kotor di tubuhnya harus mengetahui dimana posisinya sebenarnya!”
Pangeran Rong Zhou yang tidak menyukai kehadiran Pangeran Rong Yang karena merasa Pangeran Rong Yang adalah duri dalam daging pada jalannya menuju kekuasaan.
Pangeran Rong Zhou yang ingin menarik Wu Sheng berada di bawahnya pun memberikan perintah kepada Pelayannya untuk mengirimkan surat undangan kepada Wu Sheng untuk menemuinya.
‘Aku adalah Pangeran Pertama dan memiliki darah Bangsawan murni!’
‘Aku adalah orang terdekat dengan Kekuasaan jadi tak akan ada seorangpun yang berani menolak panggilanku!’
“Kirimkan pesanku pada Tuan Muda Wu Sheng sekarang juga!” ucap Pangeran Rong Zhou dingin.
“Baik, Yang Mulia!” jawab Pelayan tersebut patuh lalu pergi.
Di sisi lain,Wu Sheng yang telah melakukan pelatihan semalaman tidak menyangka jika semua pengorbanannya membuahkan hasil yang memuaskan.
“Hmmm, menghabiskan semua Inti Kristal Cyan yang didapatkan dan menyisahkan seperempat Pil yang didapatkan di dalam Portal sungguh keputusan yang bijak!”
“Sekarang aku adalah Kultivator Surgawi Menengah Pertama tapi aku sangat percaya diri dapat menang melawan Kultivator yang berada dua tahap di atasku dengan mudah!”
“Meskipun cukup sulit menang melawan Kultivator Menengah Tahap Lima tapi aku masih memiliki rasio kemenangan yang tinggi jika menggunakan beberapa kartu As!”
Wu Sheng yang telah berjanji akan menemukan Harta Karun untuk Wulong pun memutuskan keluar dari ruangannya setelah membersihkan tubuh.
“Hmmm, tubuhku sangat bau! Sebaiknya aku mandi sekarang!”
Sementara itu, Master Luo yang sedang duduk bersama Yan Duxing dan yang lainnya membahas tentang Pertandingan selanjutnya terkejut dengan kehadiran Wu Sheng.
“Pertandingan selanjutnya akan dilaksanakan tiga hari lagi dan aku mendengar bahwa Pertandingan di Babak Kedua akan jauh lebih sulit!” ucap Master Luo serius.
__ADS_1
“Itu dapat dimengerti mengingat tingkat kesulitan di Babak Pertama cukup tinggi!” balas Nanggong Xuenli setuju.
“Jika seperti itu maka harus melakukan persiapan yang matang untuk menghadapi Pertandingan di Babak selanjutnya!” lanjut Hua Nan.
“Jika seperti itu bagaimana kalau kita semua datang ke Acara Pelelangan yang akan dilaksanakan hari ini di Menara Formasi!” ucap Wu Sheng.
Semua orang yang mendengar Wu Sheng mengatakan tentang Lelang menjadi sangat tertarik tapi kenyataan membuat semuanya kecewa begitu cepat.
“Acara Pelelangan? Menara Formasi?” tanya Yan Duxing dan Nan Hua bersama dengan wajah bingung.
“Benar! Hari ini akan diadakan Acara Lelang dimana Tuan Rumahnya adalah Master Zuge!” ucap Wu Sheng.
“Mengikut Acara Pelelangan adalah hal yang bagus karena kita bisa mendapatkan beberapa barang yang akan berguna saat Pertandingan di Babak Kedua tapi....!” ucap Master Luo.
“Tapi mengikuti Acara Pelelangan tersebut membutuhkan undangan dan kita tak memilikinya!” ucap Master Luo lagi kecewa.
Wu Sheng yang sudah bisa menebak pun menunjukkan undangan yang dimilikinya dan mengajak semuanya untuk ikut.
“Aku memilikinya dan kita bisa pergi bersama nanti!” ucap Wu Sheng tersenyum.
Yan Duxing yang tidak percaya dengan cepat mengambil undagan tersebut dan membacanya yang membuat Master Luo kembali ceria kecuali Zhixia yang terlihat depresi.
Wu Sheng yang telah menyelesaikan urusannya pun pergi meninggalkan Penginapan menuju Restoran tempat dimana Pangeran Rong Zhou mengundangnya.
“Tuan Muda Wu, silahkan ikuti saya! Yang Mulia Pangeran sudah menunggu anda!”
“Baiklah! Tunjukkan jalannya!”
Wu Sheng yang dibawah ke lantai tiga di Restoran itu tiba-tiba mendengar suara musik yang semakin lama semakin terdengar jelas saat dirinya sampai di ruangan.
Wu Sheng yang dapat melihat Pangeran Rong Zhou memenuhi diriya dengan kebahagiaan dan kenikmatan dunia pun tersenyum sinis.
‘Sungguh Pangeran idiot!’
Wu Sheng yang melihat Pangeran Rong Zhou menikmati musik dengan tarian dari wanita cantik sambil dilayani beberapa Pelayan wanita membuat mata Wu Sheng sakit.
‘Pangeran Rong Zhou memang memiliki bakat dalam bisnis dan juga negosiasi. Oleh karena itu dia bisa menjalankan bisnisnya hingga sukses!’
‘Namun Pangeran Rong Zhou lemah akan kecantikan dan keindahan. Oleh sebab itu, aku melihatnya dalam keadaan seperti ini.
__ADS_1
Wu Sheng yang sebenarnya tidak senang terpaksa mengucapkan salam yang kemudian disambut hangat oleh Pangeran Rong Zhou.
“Salam kepada Pangeran Pertama!”
“Kemari dan duduklah disini, Tuan Muda Wu!”
“Terima kasih Yang Mulia!”
Pangeran Rong Zhou yang berpikir jika Wu Sheng sama sepertinya pun menepuk tangan memberikan kode kepada beberapa Pelayan Wanita untuk keluar dan melayani Wu Sheng.
Wu Sheng yang memahami maksud Pangeran Rong Zhou dengan cepat menolaknya sehingga membuat Pangeran Rong Zhou mengubah sikap dan ekspresi wajahnya.
“Terima kasih untuk jamuannya, Yang Mulia! Saya merasa sangat tersanjung!” ucap Wu Sheng tenang.
“Tapi saya tidak memelurkan Pelayan untuk melayani karena saya dapat melakukannya sendiri!” tegas WuS heng.
“Baiklah jika seperti itu!” ucap Pangeran Rong Zhou dengan senyum lembut dan tatapan mata yang tajam.
Pangeran Rong Zhou yang tau jika Wu Sheng tidak bisa dibujuk dengan cara baik pun memutuskan untuk mengancam Wu Sheng setelah memberikan perintah kepada Pelayan untuk menjauh.
“Sepertinya akan lebih baik untuk menghilangkan formaliatas yang ada!”
“Aku ingin memintamu bergabung denganku! Aku ingin kau menjadi salah satu orangku!”
“Kau memiliki bakat yang besar karenanya aku ingin kau menjadi bagian dari orangku!”
Wu Sheng yang tidak menyangka akan ada orang bodoh yang ingin menjadikannya anak buah pun tertawa dengan sangat keras.
Pangeran Rong Zhou yang tidak terima dengan penghinaan yang dilakukan Wu Sheng pun menunjukkan watak aslinya.
“Br*ngsek! Beraninya kau mengatakan itu kepada Keluarga Kerajaan! Apa kau sudah kehilangan akalmu!” teriak Pangeran Rong Zhou.
Wu Sheng yang tidak takut sama sekali dengan ancaman yang diberikan oleh Pangeran Rong Zhou pun berdiri dari tempatnya lalu berbisik di telinga.
“Silahkan lakukan itu Yang Mulia jika anda ingin menjadi musuh Sekte Langit, Menara Alkemia dan Menara Formasi selamanya.
Pangeran Rong Zhou yang mengetahui bahwa dirinya atau Keluarga Kerajaan tidak akan bisa melawan ketiga kekuatan secara bersamaan pun menjadi kesal sambil mengepalkan telapak tangannya dengan sangat erat.
#Bersambung#
__ADS_1
Apa yang akan dilakukan Wu Sheng pada Pangeran Rong Zhou? Tebak jawabannya di kolom komentar ya...