Memilih Cita Atau Cinta

Memilih Cita Atau Cinta
Cowok dingin


__ADS_3

" Kak, jadi mau pergi ke rumah sakit?" tanya Agnes pada kakaknya, Mas Do yang bersiap siap memakai jaket.


" iya, dek..kamu gak usah ikut..biar kakak saja yang mewakili" jawabnya mengeluarkan motor mx nya.


" sama siapa saja , Kak?"


" tuh, banyak..sudah nungguin di depan"


Dan benar saja, nampak di halaman rumah mereka, sekumpulan pemuda berkumpul lengkap dengan motornya.


Sepertinya mereka memang akan berboncengan ke rumah sakit, menjenguk salah satu teman mereka yang sudah beberapa hari dirawat.


Agnes ikut keluar dan berkumpul dengan mereka..meski tidak kenal baik, tapi Agnes sedikit tau orang orang itu..Kesibukan Agnes sebagai mahasiswa asrama dan jarang di rumah, membuatnya jarang berkumpul dengan para pemuda desanya itu.


" wuih..ni cewek cantiknya keluar..tumben di rumah?" sapa Ardi menggoda, ia salah satu pemuda uang kenal baik dengan Agnes..


" eh, iya Mas..lagi libur ini..makanya di rumah.. nunggu siapa kok belum berangkat?" tanya Agnes duduk di samping Ardi


" nunggu si Jo, " jawab Ardi

__ADS_1


" eh..yang ini siapa? kok Agnes baru liat?" tanya Agnes ketika perhatiannya tertuju pada sosok pemuda di samping Ardi, memakai jaket hijau tua dan sedang berusaha menyalakan sebatang rokok.


" oh..dia? masak gak kenal? bukannya kalian masih saudara jauh?"


" enggak! kan aku jarang di rumah, Mas..jarang kumpul ma keluarga besar..lagian kami disini juga belum ada setahun kan" jawab Agnes menatap tajam pemuda itu..


Merasa sedang diperhatikan, pemuda itu kemudian beranjak pergi ke samping rumah Agnes dan melanjutkan rokoknya.


" Nah!! ketahuan! suka ngrokok ya?" cecar Agnes yang mengikuti pemuda itu, lantaran dia juga penasaran..


Si pemuda dingin itu terkejut dan segera mematikan dan membuang rokoknya yang masih setengah itu..Tanpa menjawab, dia segera kembali bergabung dengan Ardi ..


Sedangkan pemuda itu tak mampu menyembunyikan rasa malunya berhasil dikerjai gadis cerewet dan manja yang menarik perhatiannya.


" wah..kemajuan ini..Sito bisa malu dan salah tingkah juga ternyata!" celetuk si Jo yang baru datang dan melihat ekspresi wajah Sito yang menahan malu.


"Nes..hati hati kamu sama dia..si cowok dingin yang gak punya hati."


" oh, namanya Sito? beneran dia dingin?? " tanya Agnes belum yakin..meski yang terlihat sejak tadi, pemuda bernama Sito itu memang tidak berbicara apapun .bahkan ketika dia menjadi bahan bullian disitu..

__ADS_1


Hanya ekspresi wajahnya serta gekstur tubuhnya yang mengisyaratkan dia sedang salah tingkah..


Tingkahnya itu justru itu yang membuat Agnes menjadi lebih semangat untuk menggodanya, si cowok tampan, berkulit putih dan bermata sipit,..seperti tao ming tse


( ckckck..kayaknya Agnes terlalu halu sama tokoh F4 itu..)


" Wah..Agnes penasaran,, sedingin apa sih? masak sama cewek secantik Agnes masih dingin?" goda Agnes dengan percaya diri, dengan suara manjanya..


Dia memang sengaja menggoda cowok dingin itu agar semakin salah tingkah..


Padahal dalam hati dia tertawa geli..kok ada cowok segitunya gak bisa menyembunyikan ekspresinya..


" coba saja Nes..siapa tau kamu bisa meruntuhkan si gunung es itu..adik adiknya saja gak pernah dapat senyuman manis.." gurau Ardi yang ikut membulli


" sudah sudah becandanya..ayok berangkat,," ajak Mas Do memecahkan suasana


" Dek, masuk sana..tutup pintunya, gak usah dikunci" lanjutnya dengan menstater motornya diikuti yang lain


Mereka pun berangkat berboncengan.

__ADS_1


Sementara Agnes masuk ke dalam rumah masih dengan hati tertawa membayangkan ekspresi Sito yang salah tingkah..^^^^


__ADS_2