
Sejak hari itu ,Sito yang terkenal dingin itupun mulai mencari informasi tentang Agnes kepada teman temannya, terutama si Jo.
Sehingga membuat si Jo dan beberapa temannya mulai curiga,, Sito tlah jatuh hati sama Agnes..
Tapi siapa cowok yang berani jatuh cinta sama Agnes, bahkan mereka tidak ada yang selevel dengan Agnes. cantik, pintar, energik dan anak kuliahan.
Meski secara pertemanan, Agnes tak memandang apapun, selama sopan dan asyik diajak temenan, dia akan berteman dengan siapapun..
Si Jo yang tidak terlalu dekat dengan Agnes menyarankan Sito untuk mendekati Jack dan mb Susi, sepupu sekaligus geng Agnes di desa itu.
Sito cukup penasaran dengan Agnes yang menurutnya manja dan cerewet..sehingga membuatnya selalu terbayang gadis itu..
^^^^
Seperti biasa, di malam Sabtu ,Agnes berkumpul dengan sahabat sekaligus sepupunya ,Jack dan mbak Susi.. Trio kwek kwek..hihihi..
Kali ini mereka berkumpul di tempat Jack yang dekat dengan masjid..
Seruan azan magrib terdengar dari toa masjid itu..
suara yang merdu, yang pernah Agnes dengar waktu ramadhan itu..
" Jack..tuh yang azan siapa sih..bagus banget suara..sumpah deh, baru kali ini kayaknya ada yang bisa azan sebagus itu?" tanya Agnes penasaran..
" oh itu, itu kan suaranya mas Sito, kakaknya pretty, teman TPAmu"
" masak sih..kok baru denger? "
" iya, dia kan baru baru saja mau aktif ke masjid..sepertinya lagi naksir seseorang"
" sok tau! ya ,mungkin saja dia sudah sadar kali"
" ud, sono ke masjid..keburu iqomat..aku dan mb susi nungguin disini saja..jangan lama lama"
__ADS_1
^^^
Selesai magrib , mereka kembali melanjutkan obrolannya dan hanya diselingi salat isya..begitulah mereka kalo lagi kumpul seminggu sekali itu..
" besok pagi jadi ya..habis subuh jalan jalan?"
" oke..jangan molor"
^^^
Paginya sesuai kencan, mereka bertiga subuh di masjid, dilanjutkan jalan jalan.
Tak sadar di belakang mereka, Sito mengikuti dan mendengarkan obrolan mereka..sesekali tersenyum dengan candaan ketiganya..
" Loh,Mas..mau jalan jalan juga?" tanya Jack yang kaget
Sito tersenyum dan mengangguk, seperti malu ketahuan..
" iya Mas..sini, jejer sama Mb agnes..biar kenal," ajak Jack
Seperti mendapatkan lampu hijau, Sito menjajari di samping Agnes ..sesekali melirik gadis di sampingnya itu..
Merasa diperhatikan, Agnes menoleh dan tersenyum.
" ehmm..aku ada hadiah buat kamu" bisik Sito setelah melihat Jack dan mbak Susi yang sudah jauh di depan.
Diberikannya sebungkus kotak kado kecil kepada Agnes..
Agnes yang terkejut, menerima kado itu dan segera menyimpannya di saku jaketnya..tak ingin ketahuan sahabatnya, atau dia akan dibulli habis habisan..
" makasih ya" Agnes dengan malu malu menjawab Sito..
Dia yang biasanya cerewet dan manja, tak berkutik dengan Sito yang tiba tiba memberinya hadiah.
__ADS_1
" aku belok sini ya" pamitnya
Agnes mengangguk..
Sementar di depan, Jack dan mb Susi masih terus berjalan dan mengobrol tanpa sadar sudah sampai rumah Agnes..
" Loh, Agnes nya mana?" tanya mb Susi yang tak melihat Agnes di belakangnya
"Kalian tega banget sih ninggalin aku" teriak Agnes yang muncul dari balik pagar dengan nafas ngos ngosan
" lah, bukannya tadi dah ditemeni mas Sito?"
" iya, tapi dia pulang" jawab Agnes kesal dan duduk selonjor dekat Jack
" mbak..kayaknya mas Sito perhatian deh sama kamu..biasanya itu dia gak peduli ma cewek..kenal orang juga diam, gak mau nyapa..tumben, pagi ini dia malah ngikut kita jalan jalan..aneh kan..kecuali dia naksir kamu, mbak?" celoteh Jack
" masak sih..kalo memang dia dingin, gak mungkin juga suka ma aku" elak Agnes..meski hatinya senang kalo Sito bener suka sama dia..
Secara fisik, Sito tinggi, proporsional, atletis ,,kulitnya putih, matanya sipit..dan cool..cocoklah buat perbaikan keturunan..
wkwkwkwk...Agnes memukul kepalanya sendiri ,memghilangkan halu nya..
" Tapi kalo beneran, kamu mau mbak?"
" gak tau..kayaknya sih enggak deh"
" iya mbak..jangan sama cowok dingin kayak dia..apalagi keluarganya ma keluarga kita juga gak akur lho"
" iya..mikir mikir juga kalo sama dia..tenang saja Jack.."
" yuk masuk..sarapan dulu"
.
__ADS_1