
Setelah kedua sahabatnya pulang, Agnes masuk ke kamar dan menguncinya..
Diambilkan kotak kado yang diberikan Sito padanya dari saku jaketnya.
" hhmmm..apa ini? masak dia ngasih aku hadiah? kami kan gak sedekat itu?"
Dibukanya kado itu, dan terbelalak dia menatap isinya..
Sebuah kalung perak dengan liontin berinisial A terukir manis di kotak mungil itu.
" ihhhh..ngapain dia kasih aku kalung kayak gini?" Agnes tersenyum geli..gak menyangka akan secepat ini dia mendapatkan perhatian cowok cool itu, bahkan mendapatkan hadiahnya.
" padahal kan aku hanya suka godain dia saja..jangan sampai dia suka beneran sama aku..bisa gawat kalo ketahuan ortu"
" eh..ada kertasnya!"
'ups, tulisannya jelek banget, jauh sama tulisannya Saleko..
hadehhh..malah keingat dia lagi!"
ASSALAMUALAIKUM WR WB
__ADS_1
SALAM PERSAHABATAN
BUAT SAHABAT TERCINTA YANG MANIS DAN MANJA
INI KENANG KENANGAN DARI AKU
KAMU TERIMA YA
SITO
" hahahhhaha..." tak henti hentinya Agnes tertawa..menertawakan kepedean Sito.
" pede banget nih orang, ngaku ngaku sahabat tercinta..hadeh, sejak kapan aku sahabatan sama dia? tapi gak papa lah..terima saja..liat sejauh mana cowok dingin itu akan meleleh sama aku" batin Agnes.
Sungguh dia merasa takut dan malu jika ketahuan orang tuanya.
Keluarganya tidak begitu akur dengan keluarga besar Sito, bahkan mereka pernah mempunyai dendam di masa lalu.
Apalagi Sito juga dikenal sebagai pemuda yang dingin dan arogan..tak segan segan mengusir teman teman adiknya yang main ke rumahnya karena dianggap berisik..
Wajar jika banyak yang tidak suka dengannya terutama yang di bawah umurnya.
__ADS_1
^^^^
Sejak hari itu, tak jarang Sito sering mencuri pandang ke Agnes..Semua yang berhubungan dengan Agnes selalu menarik perhatiannya.
Tak segan dia mencari informasi ke Jack dan teman dekat Agnes lainnya.
Bahkan sekarang dia lebih rajin ke masjid dan membantu mengajar TPA, terutama saat Agnes di rumah..
Agnes yang awalnya tak menaruh rasa pada Sito, akhirnya mulai luluh..suara emas Sito saat azan dan mengaji, membuat Agnes tak mampu membentengi hatinya lagi.
Dia sungguh mulai jatuh kepada pesona cowok dingin itu..Tapi dia menahan dan menepis perasaannya,, menimbang perasaan keluarganya..
Awalnya hanya uluran persahabatan yang ia inginkan dengan cowok itu..Dia hanya ingin merubah cowok dingin itu menjadi lebih hangat..siapa sangka,, cowok itu benar benar jatuh hati padanya.
Kalo seperti ini, dia mungkin akan menyesali tindakannya..membangunkan macan tidur, bermain main dengan api yang perlahan ikut membakarnya.
Bahkan berita kedekatan mereka pun sudah menjadi perbincangan para tetangga..Agnes yang berusaha menyimpan rapat rapat pun, tak kuasa membungkam omongan itu..lantaran, Sito justru menampakkan ketertarikannya pada Agnes secara terang terangan.
Agnes yang merasa risih dengan omongan orang, berusaha menjaga jarak keduanya..Sengaja dia tidak hadir pertemuan pemuda dan acara acara yang menyebabkan dia harus berinteraksi dengan banyak orang, terutama bersama Sito..bahkan dia mewakilkan kepengurusan TPA kepada Jack, lantaran ia tak mau menjadi fitnah.
Sito yang tidak menyadari, justru mengira kalo Agnes memang gadis yang menjaga diri sehingga membuatnya semakin tergila gila dengan gadis itu.
__ADS_1
Apa yang disukai gadis itu, akan dia sukai juga meski ia harus merubah dirinya..