
Di suatu tempat yang jauh dari ibu kota, terdapat keluarga yang sederhana. Putri, adalah gadis yang rajin bekerja, dan dia berkulit putih,tingginya 165cm, berambut panjang dan hitam.Usianya baru menginjak 22thn.Putri memiliki keluarga berjumlah 3, yaitu Bu Erna,Bima Adik Putri. Bu Erna, sekarang sudah menginjak usia 42thn, Sedangkan Bima, berusia 18 THN yang masih duduk di bangku kelas 3 SMA. Ayah Putri sudah meninggal sejak Putri,masih duduk di bangku SMP.Saat itu hati Putri sangat hancur, karena ditinggal sosok yang sangat Putri sayang,dan merasa kehilangan dengan, sosok yang selalu melindunginya.
" Bima,bangun udah pagi. Keburu waktu sholat subuh nya habis " ucap putri kakaknya
" Iya, mba bentar " Ucap Bima,yang masih memejamkan mata.
" Bangun gak, kalau gak bangun juga.Mba siram pakai ari " ucap putri,dengan emosi
" Iya iya, Bima bangun nih.Selalu aja ngancem kaya gitu " ucap Bima, dengan kesal
Putri,pun pergi dari kamar Bima dan menuju ke dapur untuk membantu Bu Erna.
" Put, apa Bima sudah bangun " ucap Ibu
" Sudah bu, dia lagi mandi " ucap putri
Bima segera bangun, ia memutuskan untuk dahulu mandi sebelum, sholat subuh.Selesai mandi Bima, langsung menunaikan ibadah sholat subuh. Setelah Sholat, Bima mengemasi barang yang akan ia bawa ke sekolah.
Setelah itu, Bima menuju ke dapur untuk sarapan. Bu Erna dan Putri sudah menunggu nya di meja makan.
" Bu , Bima berangkat sekolah dulu ya "Ucap Bima setelah selesai sarapan.
" Iya hati hati " ucap Ibu dan putri bersamaan.
Bima, tak lupa bersalaman dengan Bu Erna dan kakak nya,Bima berangkat naik angkutan umum,Putri juga harus berangkat kerja.
__ADS_1
" Bu, Putri juga pamit ya, mau berangkat kerja dulu. " ucap putri sambil mengecup tangan Bu Erna
" Iyah, kamu hati-hati di jalan " ucap Ibu
Putri, bekerja di sebuah Restoran, sebagai pelayan dan penjaga toko.Putri bekerja paruh waktu, setiap hari Putri melewati kehidupannya yang melelahkan. Tapi Putri, tidak patah semangat untuk menghidupi ibu dan adik nya,agar meraka selalu bahagia dan merasa berkecukupan. Sesampainya di Restoran,Putri bergegas mengganti pakaiannya dan ia langsung melakukan pekerjaan nya.
" Put,kamu udah sampai " ucap Rara,sahabat putri
" Iya Ra, aku baru sampai nih " ucap putri
" Oh iya put, kamu tau gak " ucap Rara
" Gak lah, kan kamu belom ngomong " ucap Putri
" Makanya, dengerin dulu aku ngomong.Jangan main sambar aja " ucap Rara kesal
" Gini loh put, Nanti bakalan kedatangan chef baru, katanya sih cowok. Dan ada yang bilang,kalau dia itu ganteng. " ucap Rara, sambil membayangkan sosok laki-laki tersebut.
" Oh, jadi bakalan ada Chef baru " ucap Putri
" Iya put, ah udah gak sabar,ingin lihat orangnya deh. Jadi penasaran, seperti apa sosok aslinya? " ucap Rara
" Kau ini,kalau ada cowok ganteng aja langsung kegirangan, kaya orang gila aja " ucap Putri, tersenyum dan menggelengkan kepala dengan tingkah sahabatnya itu .
" Ya, aku kan jomblo.Siapa tau,dia adalah jodoh yang dikirimkan Tuhan buat aku. " Ucap Rara, sambil senyum senyum sendiri
__ADS_1
" Udah,gak usah di bayangin, mending kerja. Jangan ngerumpi terus, ntar yang ada malah kita dimarahin lagi " ucap putri
" Iya iya Putri sayang " ucap Rara
Rara dan Putri, mulai melanjutkan pekerjanya masing-masing. Pada pukul 10:00 WIB, para karyawan disuruh untuk berkumpul, untuk menyambut kedatangan Koki baru. Tak berselang lama, seorang laki-laki berjalan masuk ke dalam Restoran,semua pelayan melihat ke arah laki-laki tersebut, yang tak lain adalah Chef baru yang akan bekerja di Restoran mulai hari ini.
Laki-laki itu, berhenti dan menyapa semua orang yang ada di situ
" Halo semua " Ucap Laki-laki itu sambil tersenyum
" Halo juga chef " ucap para karyawan serempak
" Perkenalkan, nama saya Dion.Mulai hari ini, saya akan menjadi salah satu rekan kerja kalian, mohon bimbingannya. " ucap Dion sambil tersenyum
Para karyawan wanita langsung kegirangan, melihat senyuman manis Dion.Dion merasa malu, dan tak sengaja mata Dion beradu pandang dengan Putri, Putri langsung menundukkan kepalanya.
" Selamat datang, di Restoran Start chef. Semoga bisa betah ya disini " Ucap manager Restoran, dan bersalaman dengan Chef Dion.
" Iya Bu, makasih atas sambutan nya " Ucap Dion, sambil tersenyum
" Ya udah, sekarang kalian bubar dan kembali bekerja " ucap manager Restoran
" Yah ibu, padahal aku masih pingin lihat wajah tampan nya chef Dion." ucap salah satu karyawan
" Nanti, juga kalian bakalan lihat chef Dion setiap hari,gak usah lebay. " ucap manager
__ADS_1
" Yahh " Ucap Karyawan wanita serentak
Semua karyawan pun bubar, dan kembali bekerja. Manager Restoran, mengajak Chef Dion untuk berkeliling Restoran.Untuk memperlihatkan dapur Restoran sambil berbincang-bincang sepanjang jalan.