Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
127


__ADS_3

" Bereskan semua ini " Ucap Tio ke Jack


" Baik Tuan " Ucap Jack


Jack pun menyuruh anak buah nya yang dibawah oleh nya untuk mengurus semua mayat ini dan tidak boleh meninggal kan jejak sedikit pun, sedangkan Rehan dan Tio pergi meninggalkan tempat itu menggunakan mobil milik Jack


" Kita ke rumah sakit dulu untuk mengobati luka mu itu " Ucap Tio


" Hmm " Ucap Rehan


Tio langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai ke Rumah Sakit, sesampainya di Rumah sakit luka Rehan langsung di obati oleh perawatan dan luka tersebut harus di jahit karena lumayan lebar luka yang terkena tembakan tersebut


Setelah selesai mengobati luka Rehan, Tio langsung membawa Rehan untuk kembali ke hotel agar Rehan beristirahat karena tadi cukup mengurus tenang.


Sekarang di Indonesia sudah malam dan Putri sudah pulang ke rumah nya, saat Putri sedang minum tiba-tiba gelas yang ada di tangan nya jatuh begitu saja itu membuat bu Erna langsung menghampiri Putri


" Nak kamu gapapa " Ucap Bu Erna panik


" Putri gapapa ko bu " Ucap Putri


" Terus kenapa gelas itu bisa pecah " Tanya Bu Erna


" Putri juga gak tau bu tiba-tiba gelas itu jatuh dari genggaman Putri, dan hati putri tiba-tiba merasa gelisah bu " Ucap Putri


" Udah gapapa ini cuma gelas jatuh, gak usah dipikirkan lebih baik kamu istirahat gih " Ucap Bu Erna


" Iya Bu "Ucap Putri


Putri langsung menuju ke kamar nya dan ia tiba-tiba kepikiran dengan keadaan Rehan

__ADS_1


" Rehan ko belom ngabarin aku sampai sekarang ya " Ucap Putri


" Apa terjadi sesuatu dengan Rehan " Ucap Putri


" Ah gak mungkin, semoga aja Rehan dan pak Tio baik baik aja " Ucap Putri untuk menyakinkan diri nya bahwa tidak akan terjadi sesuatu kepada mereka.


Akhirnya putri memutuskan untuk tidur lebih awal karena ia besok harus bekerja


Sedangkan Rehan ia beristirahat dikamar dan ia juga menyuruh Tio untuk memesan makanan untuk diri nya, tak beberapa lama Tio kembali ke kamar Rehan dengan membawa beberapa makanan untuk Rehan dan dirinya


" Makan dulu habis itu kamu istirahat " Ucap Tio


" Hmm "Ucap Rehan


Rehan pun memakan makan yang telah di pesan oleh Tio, Tio juga ikut makan setelah makan selesai Tio merapikan sisa makan itu dan ia langsung pergi dari kamar Rehan, agar Rehan istirahat dengan tenang tanpa ada gangguan sedikit pun.


" Assalamualaikum pa " Ucap Rehan


" Waalaikumusalam, ada apa Rehan " Ucap Adi


" Papa kenal yang namanya Zero " Ucap Rehan


" Zero " Ucap Adi


" Iya apa papa kenal dengan orang itu " Ucap Rehan


" Iya papa kenal, ada masalah apa " Ucap Adi


" Dia telah menyuruh orang untuk mencuri data perusahaan ku yang di Paris pa " Ucap Rehan

__ADS_1


" Kurang aja dia, berani berani mengusik ketenangan anak ku " Ucap Adi


" Apa kamu sudah bertemu dengan nya " Tanya Adi


" Belom pa " Ucap Rehan


" Kamu harus hati-hati dengan Zero, dia orang yang kejam dan sangat licik " Ucap Adi


" Apa dia termasuk musuh nya papa " Tanya Rehan


" Iya dulu dia adalah teman baik papa,tapi dia telah mengkhianati papa dulu dan akhirnya sekarang dia jadi musuh papa " Ucap Adi


" Apa permasalahan nya pa kalau Rehan boleh tau " Ucap Rehan


" Dulu dia telah menipu papa dan mengambil semua apa yang papa milik, bahkan dia berusaha membunuh papa " Ucap Adi


" Berani sekali dia " Ucap Rehan


" Zero memang kejam dan tidak memandang tua apa muda, bagus dia musuh dia harus hancur berkeping-keping mau pun mati, kamu harus ekstra hati hati " Ucap Adi


" Iya pa " Ucap Rehan


" Kalau kamu butuh bantu papa kabarin saja papa pasti akan membatu mu " Ucap Adi


" Iya pa tenang saja, aku tutup dulu ya pa telfon nya Rehan mau istirahat " Ucap Rehan


" Iya nak " Ucap Adi


Dan menutup saluran telfon nya

__ADS_1


__ADS_2