Mencintai Bos Galak

Mencintai Bos Galak
26


__ADS_3

Tio pun pergi dari ruang di ikuti Bu Erna untuk mengantarkan Bu Erna pulang


" Pak " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan


" Makasih ya pak udah bantu aku " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Putri


" Pak Rehan kenapa sih setiap ngomong sama aku pasti jawabannya hmm hmm mulu tadi pas ngobrol sama ibu ku gak gitu " Ucap Putri


Rehan yang mendengar perkataan Putri hanya mengaitkan kedua alisnya


" Hmm " Ucap Rehan


" Tuh kan pasti jawab nya gitu, ngeselin banget sih jadi orang " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Putri


" Ya Allah berikan hidayah buat Pak Rehan agar dia bisa bicara aamiin " Ucap Putri seakan akan mendoakan Rehan


" Kua pikir aku bisu apa " Ucap Rehan


" Emang Pak Rehan bisu bukti kalau aka tanya pasti jawabnya hmm hmm hmm " Ucap Putri sambil mempraktikkan ucapan Rehan


" Aku tuh gak bisu ya " Ucap Rehan


" Oh yah masa sih " Ucap Putri


" Kauuuu " Ucap Rehan


" Apa " Ucap Putri sambil melotot ke Rehan


" Gak usah melotot gitu mau aku congkel tuh mata " Ucap Rehan


" Serem banget mau nyongkel mata aku " Ucap Putri sambil menggedik


" Makanya gak usah coba coba melototin aku paham " Ucap Rehan


" Iya paham gak usah marah marah juga kali nanti cepet tua loh " Ucap Putri


" Apa kamu bilang " Ucap Rehan


" Nanti Pak Rehan cepet tuaa " Ucap Putri lalu ia menutupi wajahnya mengunakan selimut agar tidak terkena marah


Rehan yang sudah geram dengan kelakuan Putri ia langsung menghampiri Putri


" Buka gak " Ucap Rehan setelah disamping tempat tidur Putri


" Gak mau " Ucap Putri


" Buka " Ucap Rehan


" Gak. mauuu " Ucap Putri


Rehan pun geram akhirnya ia menarik selimut yang menutupi wajah Putri


" Pak jangan " Ucap Putri untuk mempertahankan selimut nya untuk menutupi wajahnya


Akhirnya selimut yang menutupi wajah Putri bisa direbut oleh Rehan. Rehan pun mendekat kan wajah nya ke wajah Putri


" Tadi kamu bilang apa " Ucap Rehan dengan menatap mata Putri dengan tajam


Putri yang di tatap seperti itu sangat gugup dan tidak bisa ngomong apa apa


" Jawabb " Ucap Rehan


" Naaanti pak Rehan cepet tuuua " Ucap Putri lalu menutup matanya


Rehan yang melihat tingkah Putri tersenyum tipis pasalnya wajah Putri terlihat lucu dan ia melihat bibir Putri yang mengoda ia berpikiran ke mana mana


Ia berusaha untuk mengontrol diri nya, tak menyangka Putri bangun dan membuat Rehan mencium Putri pasalnya Rehan masih di posisi yang sama


Putri juga tidak menyadari kalau Rehan masih di sana Putri pikir Rehan sudah pergi soalnya tidak ada suara yang dikeluarkan oleh Rehan


Putri pun kaget kalau Rehan mencium begitu pun dengan Rehan


" Pak Rehannn " Ucap Putri berteriak lalu mendorong tubuh Rehan


" Gak usah teriak telinga ku sakit " Ucap Rehan


" Pak Rehan Kenapa nyium akuu " Ucap Putri kesal

__ADS_1


" Heeeyy bukan kau yang minta aku cium " Ucap Rehan dengan santainya


" Siapa yang minta di cium pak Rehan " Ucap Putri


" Itu bukan salah ku kau yang salah " Ucap Rehan


" Aku yang salah " Ucap Putri


" Ia kau yang salah " Ucap Rehan


" Pak Rehan yang salah atas kejadian ini " Ucap Putri


" Heey bukan kau yang tiba tiba bangun dan mendekatkan wajah mu ke aku jadi bukan salah aku " Ucap Rehan


" Pokoknya yang salah pak Rehan " Ucap Putri


" Ohh kamu minta aku cium lagi " Ucap Rehan dengan santai nya


" Gak mauu pak Rehan udah ngambil ciuman pertama kuu " Ucap Putri lalu ia menetes kan air mata


Rehan yang mendengar perkataan Putri ia cukup kaget pasalnya Putri baru pertama kali ciuman apalagi melihat Putri meneteskan air mata.Hati rehan tersentuh dan akhirnya


" Maaf " Ucap Rehan tiba tiba kata kata itu keluar dengan sendirinya


" Put aku minta maaf " Ucap Rehan dengan tulus


Putri yang mendengar perminta maaf dari Rehan ia terkejut pasalnya seorang Rehan meminta maaf sama karyawan nya


" Put aku minta maaf " Ucap Rehan


" Iya aku maafin " Ucap Putri


Rehan sudah lega karena sudah di maaf kan Putri


" Ya udah kamu istirahat udah malam juga " Ucap Rehan sambil mengelus kepala Putri


Putri yang di perlakuan lembut dengan rehan hatinya tersentuh apa lagi ini pertama kali Kepala nya di elus elus laki laki


" Iya " Ucap Putri


Lalu ia langsung menutup matanya tapi ia belum tidur, Rehan yang melihat Putri sudah menutup matanya ia langsung pergi ke sofa tak berselang lama Tio datang membawa laptop Rehan


" Ini re " Ucap Tio


" Iya " Ucap Tio


Tio pun pergi dari situ, Rehan pun langsung mengerjakan pekerjaan nya sedangkan Putri belum tidur ia belum bisa tidur


" Blom tidur " Ucap Rehan


" Blom " Ucap Putri


" Kenapa " Ucap Rehan


" Gak tau gak bisa tidur " Ucap Putri


" Lapar " Ucap Rehan


" Dikit " Ucap Putri


" Ya udah kau beliin cemilan " Ucap Rehan


" Yang banyak yah " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan


Rehan pun keluar dan menuju ke supermarket yang ada di rumah sakit untuk membeli cemilan untuk Putri. tak butuh waktu lama Rehan udah selesai beli cemilan dan langsung ke ruang VIP


" Nih " Ucap Rehan


" Makasih yah pak " Ucap Putri


" Makasih ya pak " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan dan melanjutkan pekerjaan


Sedangkan Putri asik makan cemilan yang di belikan Rehan, Sampai ia tidak mengetahui bahwa Rehan sedang memperhatikan nya


" Lapar apa doyan " Ucap Rehan


Putri yang mendengar itu langsung menegok padahal makanan yang di mulut Putri sangat penuh


" Hmm mau " Ucap Putri

__ADS_1


" Mau lah " Ucap Rehan


Putri pun mengahampiri Rehan sambil membawa cemilan, dan duduk di samping Rehan


" Ngpain kamu duduk di sebelah ku " Ucap Rehan


" Tadi katanya minta yo aku duduk disini lah " Ucap Putri


" Kan bisa jauh jauh gak usah deket deket " Ucap Rehan


" Kenapa sih cuma duduk tok ribet " Ucap Putri


" Mana cemilannya " Ucap Rehan


" Nih " Ucap Putri sambil menyodorkan cemilan yang ada di tangga Putri


Rehan dan Putri pun makan cemilan bersama tapi Putri jaga jarak dengan Rehan


" Lagi bikin apa pak " Ucap Putri


" Kamu liat gak bikin apa " Ucap Putri


" Mana aku liat wong laptop nya menghadap ke pak Rehan " Ucap Putri


Rehan pun memutar laptop ke arah Putri


" Itu apaan pak " Ucap Putri


" Rencana pembangunan cabang perusahaan " Ucap Rehan


" Perusahaan siapa " Ucap Putri


" Perusahaan aku lah " Ucap Rehan


" Oh perusahaan yang itu mau diganti ya pak kenapa diganti kan itu masih bagus " Ucap Putri


" Bodoh bukan diganti tapi aku mau bikin perusahaan baru " Ucap Rehan


" Perusahaan baru buat apa " Ucap Putri polos


" Biar perusahaan ku ada dimana mana paham " Ucap Rehan


" Oh gitu " Ucap Putri


" Hmm " Ucap Rehan


" Terus desain perusahaan nya kaya apa " Ucap Putri


" Kamu mau liat " Ucap Rehan


" Iya " Ucap Putri yang masih memperhatikan ke layar laptop


Rehan pun menunjukkan desain perusahaan nya


" Nih " Ucap Rehan


" Hmm kurang bagus itu pak " Ucap Putri


" Apa kau bilang ini kurang bagus " Ucap Rehan


" Iya pak, kalau di depan perusahaan nya di kasih taman pasti lebih bagus bercaya deh sama aku " Ucap Putri


" Sok tau " Ucap Rehan


" Kan aku cuma kasih saran kalau gak mau juga gapapa " Ucap Putri dengan nada agak keras


" Gak usah teriak " Ucap Rehan


" Siapa lagi yang teriak " Ucap Putri


Setelah itu Putri tidak memperdulikan Rehan lagi ia fokus makan camilan sampai sampai cemilan hanpir habis Putri pun ketiduran di sofa


Sedangkan Rehan fokus ke laptop nya sehingga tidak memperhatikan bahwa Putri tidur di sofa, Kepala Putri menyender ke pundak Rehan


" Heey sedang apa kau " Ucap Rehan belum mengetahui Putri tertidur


" Tidur rupanya " Ucap Rehan


" Dia kalau tidur cantik " Ucap Rehan


" Apa sih kamu re gak usah muji nih cewek gila " Ucap Rehan


Akhirnya Rehan membopong Putri ke ranjang pasien karena hari udah menunjukan pukul 12:00 setelah meletakkan Putri di ranjang ia serah tidur di samping tempat tidur Putri

__ADS_1


Karena di sana ada 2 tempat tidur yang cukup nyaman, dan serah menyusul Putri ke alam mimpi


__ADS_2