
Saat telfon nya sudah tersambung Putri langsung minta tolong ia tidak tau kalau yang ia telfon itu risa
" Halo tolong tolong aku " Ucap Putri
" Put kamu kenapa " Ucap Risa
" Ini Risa " Ucap Putri
" Iya ini aku kamu kenapa " Ucap Risa
" Ris tolong aku aku takut banget " Ucap Putri sambil menangis
" Kamu kenapa put jawab aku " Ucap Ris
" Hiks hiks hiks tolong aku Risa aku takut " Ucap Putri sambil menangis
" Iya tapi kamu kenapa dan kamu lagi dimana kenapa kamu ketakutan gitu dan kenapa kamu menangis put " Ucap Risa
" Hiks hiks hiks aku masih di kantor ris tolong aku " Ucap Putri
" Apa jam segini kamu masih di perusahaan " Ucap Risa
" Iya aku masih di kantor ris tolong aku " Ucap Putri ketakutan
" Ini udah larut malam dan kamu masih di perusahaan " Ucap Risa
" Tadi tugas ku banyak banget mau gak mau aku harus lembur tolong aku ris tolong hiks hiks hiks " Ucap Putri sambil menangis
" Kenapa kamu nangis " Ucap Risa cemas
" Listrik padam dan gak ada siapa siapa disini aku takut gelap ris tolong aku aku takut " Ucap Putri sambil menangis
" Ya ampun kamu tentang dan jangan kemana mana aku akan kesitu " Ucap Risa
" Jangan lama lama aku takut banget ris " Ucap Putri
" Iya aku gak akan lama kamu tunggu disitu jangan kemana mana " Ucap Risa cemas
" Iya " Ucap Putri
Sekarang Putri terduduk di lantai Karena sekarang ia benar benar ketakutan
Risa pun langsung naik ke atas menuju ke kamar Rehan, Risa pun langsung mengetuk ngetuk pintu kamar Rehan
" Kakak Rehan kak buka pintunya kak " Teriak Risa
Rehan yang baru saja tidur terganggu dengan suara teriakan Risa di luar pintu
Mau tidak mau ia harus bangun dan membuka pintu kamar nya
"Kenapa sih ganggu orang tidur aja " Ucap Rehan kesal
" Kak antar aku ke kantor yuk " Ucap Risa
" Ngapain ke kantor ini udah malam aku mau tidur ngantuk " Ucap Rehan lalu menutup pintu
Belum juga ia sampai di tempat tidur Risa sudah mengetuk dan teriak teriak di depan
Rehan yang mendengar nya mulai kesal
" Ada apa lagi sih " Ucap Rehan di depan pintu
" Antar aku ke kantor kak " Ucap Risa
" Ngapain " Ucap Rehan
" Putri masih di kantor dan dia sendiri di sana kak " Ucap Risa
" Terus apa hubungannya sama aku " Ucap Rehan
" Kak Rehan kan yang ngasih tugas banyak ke Putri sampai sampai dia belum pulang selarut ini " Ucap Risa
" Iya emang kenapa " Ucap Rehan cuek
" Kak Rehan punya hati gak sih " Ucap Risa geram
" Gak " Ucap Rehan cuek
__ADS_1
" Gak mau tau kak rehan harus ngantar aku ke perusahaan sekarang " Ucap Risa
" Gak mau aku ngantuk mau istirahat " Ucap Rehan
" Kak Rehan tau gak listrik di perusahaan itu padam kak " Ucap Risa
" Terus apa hubungannya " Ucap Rehan
" Hii Putri itu takut sama kegelapan kak tadi dia telfon dan minta tolong sambil nangis nangis pasti Putri sangat ketakutan kak ayok antara kau ke perusahaan " Ucap Risa cemas
" Iya iya menyusahkan " Ucap Rehan
Di tempat lain yaitu di perusahaan Putri sangat ketakutan sekali ia cuma bisa menangis tertunduk di lantai sambil memegangi lutut nya
" Hiks hiks hiks Risa ko lama banget sih " Ucap Putri ketakutan
30 menit kemudian Rehan dan Risa baru sampai di perusahaan Risa pun langsung turun saat ia ingin masuk ternyata pintu sudah di kunci
Mau tak mau Risa pergi ke pos penjaga
" Pak aku tolong buka in pintu nya " Ucap Risa gugup
" Mau ngapain mba di dalam udah gak ada siapa siapa " Ucap scurity
" Di dalam masih ada temen saya pak tolong cepat buka pintunya " Ucap Risa
" Baik mba " Ucap scurity
Scurity itu pun langsung membukakan pintu Rehan yang sudah menunggu di depan pintu mulai kesal karena sudah lama menunggu
Saat pintu sudah terbuka Risa dan Rehan langsung masuk dengan terburu buru
Mau tak mau Risa dan Rehan harus menggunakan tangga untuk ke lantai 6 karena listrik padam jadi otomatis liv tidak bisa di gunakan
" Kak Rehan duluan aja aku khawatir sama Putri aku takut terjadi apa apa sama dia kak " Ucap Risa cemas
" Kamu gak papa kakak tinggal sendirian " Ucap Rehan
" Iya kau gapapa kak " Ucap Risa untuk meyakinkan Rehan
Rehan pun mempercepat langkahnya nya agar lebih cepat sampai ke lantai 6
Rehan yang mendengar suara tangisan yang di keluar kan Putri ia langsung menuju ke suara tangisan itu
" Ayah ibu Bima tolong Putri, Putri takut " Ucap Putri sambil nangis ia terus menunduk dan memegangi lutut nya karena ia tidak berani untuk mengangkat kepala nya karena ke adaan di sekeliling gelap gulita
Rehan yang mendengar nya merasa kasian rehan pun menyentuh pundak Putri, Putri menyadari ada yang menyentuh pundak nya
Ia langsung mengangkat kepala nya dan berbalik badan dan langsung memeluk Rehan
Putri belum menyadari kalau yang ia peluk adalah Rehan,Seketika Putri langsung menangis sejadi jadinya di pelukan Rehan. Rehan kaget apa yang dilakukan putri kepadanya dia juga tidak menolak saat putri memeluknya
Saat Risa tiba dia kaget kakak nya sedang berpelukan dengan seorang wanita yang sudah sekian lama ia tidak memiliki pemandangan seperti itu
" Kak apa Putri baik baik aja " Ucap Risa cemas
" Kakak gak tau dia tidak mengeluarkan suara nya lagi " Ucap Rehan
Risa pun mengecek ke adaan Putri dan ternyata Putri pingsan di pelukan Rehan
" Kak Putri pingsan " Ucap Risa
" Terus gimana " Ucap Rehan
" Ya angkat Putri ke mobil lah kak " Ucap Risa
" Kakak angkat nih cewek " Ucap Rehan kaget dengan permintaan Risa
" Iya masa kau sih mana aku kuat angkat Putri kakak kan cowok cepat angkat Putri dan bawah ke mobil " Ucap Risa
" Iya iya " Ucap Rehan
Ia akhirnya terpaksa mengangkat tubuh Putri ke mobil untung nya saat itu listrik sudah menyala dan Rehan tidak usah menggunakan tangga untuk ke lantai bawah. Gak kebayang dong kalau Rehan harus ke lantai bawah menggunakan tangga dengan mengangkat tubuh Putri
saat sampai di bawah Risa langsung membukakan pintu mobil belakang untuk meletakkan Putri
" Terus mau di apain tuh cewek " Ucap Rehan kepada Risa saat ia sudah di belakang kemudi
__ADS_1
" Ya bawa pulang lah kak " Ucap Rehan
" Bawa pulang ke rumah kita lah kak " Ucap Risa
" Apa ke rumah kita " Ucap Rehan kaget
" Iya kak " Ucap Rehan
" Kakak gak setuju tuh cewek bawa pulang ke rumah kita " Ucap Rehan
" Terus mau bawa kemana aku gak tau rumah nya Putri kak " Ucap Risa berbohong
" Merepotkan " Ucap Rehan kesal
Akhirnya Putri di bawa pulang ke rumah Rehan, Setelah sampai rehan mengangkat tubuh Putri ke dalam Rumah
" Di taruh mana nih cewek " Ucap Rehan
" Di kamar aku aja kak " Ucap Risa
Rehan pun menyetujui nya Rehan mengikuti Risa dari belakang sesampainya di kamar Risa Rehan langsung meletakkan tubuh Putri di tempat tidur Risa
" Makasih ya kak " Ucap Risa
" Hmm " Ucap Rehan
Dan Rehan meninggal Risa dengan Putri ia langsung menuju ke kamar nya saat sampai di kamar ia tidak langsung tidur karena masih kepikiran kejadian tadi
" Kasian banget ya tuh cewek keliatan nya saat ke takut " Ucap Rehan
" Apaan sih kamu re kenapa mikirin tuh cewek gila " Ucap Rehan
Rehan pun akhirnya memutuskan untuk tidur, Sedangkan Risa ia meraih telfon milik Putri untuk menghubungi Bima kalau Putri ada di rumah nya
Tut tut tut
Anggap aja itu suara telfon 🤣🤣
" Halo Assalamu'alaikum " Ucap Risa
" Waallaikumsalam mba dimana ko belom pulang ibu sama Bima khawatir " Ucap Bima
" Bim ini mba Risa " Ucap Risa
" Mba Risa mba Putri mana ko HP nya mba Putri di mba Risa " Ucap Bima
" Mba Putri lagi tidur " Ucap Risa
" Tidur dimana mba " Ucap Bima
" Siap bim terus mba mu gimana " Ucap Bu Erna
" Ini mba Risa Bu " Ucap Bima
" Bim kasihkan telfon ke ibu kamu " Ucap Risa
" Iya mba " Ucap Bima
"Bu ini mba Risa mau ngomong " Ucap Bima
" Halo nak Putri dimana ko jam segitu blom pulang ibu khawatir " Ucap Bu Erna
" Putri ada di rumah Risa bu " Ucap Risa
" Ko bisa di rumah kamu nak emang ada apa " Ucap Bu Erna
" Gak ada apa apa ko bu tadi Putri ketiduran di kantor mungkin Putri ke kecapean jadi Risa bawa ke rumah Risa gapapa kan bu " Ucap Risa berbohong dia melakukan ini karena ia tidak mau membuat bu Erna khawatir
" Iya gapapa nak ibu titip Putri yah nak " Ucap bu Erna
" Iya bu Risa pasti jagain putri dengan aman " Ucap Risa
" Makasih ya nak " Ucap Bu Erna
" Kalau gitu Risa tutup telfon ya bu udah malam Risa juga mau istirahat " Ucap Risa
" oh iya nak Assalamu'alaikum " Ucap Bu Erna
__ADS_1
" Waallaikumsalam bu " Ucap Risa
Risa pun menutup sambung telfon nya dan ia langsung menuju ke alam mimpi