
Rehan pun pergi dari situ, dan ia menuju ke dalam Rumah Sakit karena dia ada urusan yang harus diselesaikan. Setelah selesai rehan kembali ke Kantor untuk menyelesaikan pekerjaannya
Sedangkan Putri,ia akan memberi tau kan ke Bu Erna kalau dia akan bekerja di kantor kakak nya Risa dan dia juga akan Resin dari pekerjaan yang sebelumnya.
" Bu " Ucap Putri
" Iya kenapa nak " Ucap bu erna
" Hem aku mau ngomong " Ucap Putri ragu
" Mau ngomong apa nak " Ucap Bu erna
" Gini Bu, kemaren Risa nawarin aku kerja di Kantor bu menurut ibu gimana " Ucap Putri
" Terserah kamu put yang penting kamu nyaman kerja disitu, terus kamu mau Resin dari pekerjaan yang dulu " Ucap Bu erna
" Rencananya sih gitu bu, soale gaji nya lumayan besar dari pada gaji putri yang sebelumnya bu " Ucap Putri
" Terserah kamu put, ibu akan selalu mendukung kamu " Ucap Bu erna
" Makasih ya bu " Ucap Putri
" Iya sama-sama nak " Ucap Bu erna
" Bu saya keluar sebentar ya " Ucap Putri
" Iya nak " Ucap Bu erna
Putri tiba tiba teringat, tentang pembayaran pengobatan ibunya karena Putri baru bayar setengah nya
sekarang dia bingung bagaimana ia harus bayar
yang setengah lagi, Putri terus berpikir dan akhir dia ke tempat Resepsionis
" Permisi mba saya mau tanya " Ucap Putri
" Iya mba mau tanya apa " Ucap resepsionis
" Tagihan atas nama bu erna kurang berapa ya mba " Ucap Putri
" Bentar ya mba saya cek dulu " Ucap Resepsionis
" Iya mba " Ucap Putri
Resepsionis itu pun mengecek tagihan atas nama bu erna
" Tagihan atas nama Bu Erna, sudah lunas mba " Ucap Resepsionis
" Apa lunas " Ucap Putri kaget
" Iya mba " Ucap Resepsionis
" Ko bisa mba, saya kan blom melunasinya " Ucap Putri heran
" Tadi ada seseorang yang melunasi nya mba " Ucap Resepsionis
" Kalau boleh tau siapa ya mba " Ucap Putri
" Maaf mba saya gak bisa memberi tahu kan " Ucap Resepsionis
" Tolong mba beri tahu saya " Ucap Putri
" Sekali lagi minta maaf mba, saya gak bisa soalnya orangnya gak mau identitasnya diketahui " Ucap Resepsionis
" Cowok apa cewek mba " Ucap Putri
" Cowok mba " Ucap resepsionis
" Makasih ya mba " Ucap Putri
ia pun pergi dari situ, Putri bingung siapa laki laki yang telah membayar lunas tagihan ibunya
sebenernya setelah Putri pergi meninggalkan Rehan di taman, Rehan pergi ke tempat Resepsionis untuk menanyakan tagihan rumah sakit bu erna
Setelah tau, Rehan pun langsung membayar lunas tagihan itu dan segera pergi dari rumah sakit. Tapi sebelum pergi ia memberi tahu ke pada resepsionis untuk tidak mengatakan kepada Putri siapa yang telah membayar tagihan Ibu nya
Mau tak mau putri pergi meninggalkan tempat resepsionis dengan suasana hati yang kecewa,dan ia pergi ke ruangan Ibunya
Sedangkan Rehan telah sampai di perusahaan, dia sekarang sedang memeriksa dokumen dokumen yang harus ia pelajari dan ditandatangani. Tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 05:00 WIB itu pertanda waktu pulang kerja
__ADS_1
Di tempat lain yaitu Restoran tempat Rara kerja, ia sedang bersiap-siap untuk pulang, Dan Dion menghampiri Rara
" Ra " Ucap chef Dion
" Iya ada apa chef " Ucap Rara
" Aku mau tanya Putri ko beberapa hari ini gak masuk kenapa ya " Ucap Dion
" Oh itu chef, ibunya Putri di rumah sakit dia juga mau berhenti bekerja " Ucap Rara
" Loh kenapa berhenti " Ucap Dion
" Soalnya Putri udah dapet pekerjaan yang lebih bagus chef " Ucap Rara
" Dimana " Ucap Dion penasaran
" Di Perusahaan apa ya saya lupa chef " Ucap Rara tersenyum
" Hem ya udah makasih infonya " Ucap Dion
" Iya sama-sama chef " Ucap Rara
Rara pun pergi meninggalkan Dion
" Ra tunggu " Ucap Dion
" Kenapa chef " Ucap Rara
" Ibunya Putri dirawat di Rumah Sakit mana " Ucap Dion
" Di Rumah Sakit Medika chef " Ucap Rara
" Oh iya, makasih sekali lagi ya ra " Ucap Dion
" Iya sama-sama chef " Ucap Rara
Setelah selesai bertanya ke Rara, Dion segera pergi ke rumah sakit Medika untuk menjenguk bu erna.
" Assalamualaikum " Ucap Bima
" Waalaikumsalam " Ucap Putri
" Ibu sudah membaik ko nak " Ucap Bu erna
" Syukurlah,kalau gitu kapan ibu bisa pulang " Ucap Bima
" Besok nak " Ucap Bu Erna
" Bim kamu ko kesini sih " Ucap Putri
" Apa sih kak Bima kan pingin lihat keadaan ibu " Ucap Bima
" Emang kamu gak ada tugas sekolah atau belajar, kamu kan sebentar lagi mau kelulusan " Ucap Putri
" Gak usah belajar adik mu ini kan sangat pintar " Ucap Bima cengengesan
" Iya iya iya adikku yang satu ini memang pintar " Ucap Putri
Memang Bima adalah anak yang bisa dibilang sangat pintar, karena dia selalu mendapatkan peringkat 1 atau 2 dikelas nya dia juga anak yang rajin beribadah dan penurut
Sedang asik bercanda terdengar suara ketukan pintu
Tok Tok Tok
" Iya bentar " Ucap Putri dan langsung membukakan pintu
" Eh chef Dion " Ucap Putri kaget siapa yang datang kali ini
" Hehehe iya put " Ucap Dion tersenyum
" Ah silakan masuk chef " Ucap Putri
" Iya makasih, oh ya panggil aja Dion ini bukan tempat kerja " Ucap Dion
" Ah baiklah Dion " Ucap Putri
" Gitu kan lebih enak " Ucap Dion
" Siap put " Ucap Bu erna
__ADS_1
" Oh ini Bu temen Putri, yang kerja di Restoran " Ucap Putri
" Oh temennya Putri " Ucap Bu erna
" Iya bu selamat malam " Ucap Dion
" Malam juga nak " Ucap Bu Erna
" Gimana keadaan nya Bu " Ucap Dion
" Baik nak " Ucap Bu erna
" Syukurlah kalau gitu Bu " Ucap Dion
" Oh iya kamu tau ibu disini dari siapa"ucap Putri
" Dari Rara put " Ucap Dion
" Oh dari Rara toh " Ucap Putri
" Iya put, Oh iya katanya kamu mau keluar dari Restoran kenapa put " Ucap Dion
" Iya kak soale aku udah dapet pekerjaan baru " Ucap putri
" Emang dimana " Ucap Dion
" Di perusahaan R.A Purnama Grup " Ucap Putri
" Apa perusahaan R.A Purnama Grup put " Ucap Dion kaget
" Iya " Ucap Putri
" Apa kamu serius kerja disitu " Ucap Dion untuk meyakinkan Putri
" Iya Serius emang kenapa sih " Ucap Putri heran
" Apa kamu tau siapa pemilik perusahaan itu " Ucap Dion
" Gak tau siap,emang siapa tapi aku tau ko adik dari pemilik perusahaan itu " Ucap Putri
" Jadi kamu belom tau " Ucap Dion
" Iya kenapa sih " Ucap Putri heran
" Setau aku ya, pemilik perusahaan R.A orangnya dingin galak pokoknya semua orang pada takut sama dia put, dia itu penguasaan di kota ini" Ucap Dion serius
" Ah masa sih " Ucap Putri tak percaya
" Aku serius put, masa kamu gak tau soal itu sih " Ucap Dion
Putri pun hanya menggelengkan kepalanya, tanda tidak tau apa pun soal perusahaan R. A Purnama Grup
" Udah lah gak penting,gimana sifat dan pemilik perusahaan itu kaya apa, yang penting aku bisa bekerja " Ucap Putri masa bodoh
" Ya udah lah terserah kamu, yang penting kamu hati hati aja kalau kerja disitu " Ucap Dion menasehati
" Iya pasti aku hati hati ko " Ucap Putri
" Ya udah kalau gitu, aku pamit pulang titip salam sama ibu ya put " Ucap Dion
" Oh iya chef, makasih udah mau jenguk ibu " Ucap Putri
" Iya sama sama put " Ucap Dion
Dion pun pergi meninggalkan RS sedangkan Putri kembali ke ruangan ibu nya
" Loh ko kamu masuk sendiri put, nak Dion mana " Ucap bu Erna
" Oh chef Dion, udah pulang bu dia juga nitip salam buat ibu " Ucap Putri yang sudah duduk di sofa
" Oh ya udah mungkin kecapean nak Dion nya " Ucap Bu erna
" Ya udah, sekarang ibu tidur dah malam juga aku besok udah mulai kerja bu " Ucap Putri
" Iya nak, kamu yang rajin kerja di sana jangan sampai mengecewakan nak Risa " Ucap Bu erna
" Iya bu, besok ibu ditemenin Bima setelah dia pulang sekolah " Ucap Putri
" Iya nak " Ucap Putri
__ADS_1
Mereka berdua pun menuju ke alam mimpi nya masing-masing.