
Tio membawa Rara ke sebuah Restoran langganan Tio, ya bisa di bilang Restoran berbintang 5 penuh dengan makanan enak dan mahal pastinya. Rara heran kenapa Tio membawanya ke sebuah Restoran yang mewah
" Ngapain kamu ngajak aku kesini " Tanya Rara
" Udah ikut aja " Ucap Tio sambil menutup pintu mobil
Rara pun turun dan mengikuti Tio masuk ke Restoran dari belakang, Tio duduk di meja paling pojok agar tidak tergantung dengan pengunjung yang lainnya
Tio pun mengangkat tangan memberikan kode ke pelayanan
" Silakan pak " Ucap Pelayan memberikan Buku menu
" Pilih apa yang kamu mau makan " Ucap Tio memberikan menu ke Rara
" Saya " Ucap Rata bingung
" Iya siapa lagi, cepat udah ditunggu " Ucap Tio
" Sabar sih " Ucap Rara
Rata pun memiliki makanan apa yang ia ingin makan setalah cukup lama Rara memilih makanan yang paling murah di daftar menu, karena ia pikir akan membayar sendiri
Pelayanan itu pun pergi untuk menyiapkan pesanan mereka berdua
" Buset baru kali ini aku masuk ke Restoran bintang 5 " Pikir Rara
" Harga satu makanan mahal banget bisa buat beli HP model baru kalau gitu " Pikir Rara
" Untung aku pintar milih menu yang paling murah, tapi gak bisa di bilang murah orang harganya 150rb " Pikir Rara
“ Uang segitu bisa buat makan 5 hari, aaahhh uang ku habis " Menangis Rara di dalam hati
Dan tidak disadari Rara teriak ya meskipun tidak terlalu keras tapi masih bisa di dengar oleh Tio
" Kenapa " Ucap Tio
" Ahh gapapa " Ucap Rara sambil menunjukkan gigi putih nya itu
" Hmm " Ucap Tio
Tak beberapa lama pelayan datang membawa pesan mereka berdua, Rara yang sudah sangat lapar langsung memakan nya dan tidak memperdulikan Tio yang sedang memandang cara makan Rara, Tio hanya menggelengkan kepala nya
Rata yang merasa di perhatian oleh Tio ia langsung melihat ke arah Tio
" Kenapa liat liat " Ucap Rara
" Gak usah PD yah " Ucap Tio
__ADS_1
" Hilih " Ucap Rara dan melanjutkan makan
Tio juga memulai makan dan Tio juga sudah memesan makan untuk Putri dan Rehan, Tak beberapa lama Tio dan Rara selesai makan Tio meminta bel ke pelayan dan Tio memberikan kartu kredit ke pelayan
Rara yang sedang mengambil uang untuk membayar makanan yang ia pesan, tapi melihat Tio memberikan kartu kredit ke pelayan Rara melihat ke Tio tapi tidak di respon nya
" Haa jadi aku dibayarin nih " Pikir Rara
" Kalau tau gini aku pilih yang paling mahal " Ucap Rara dalam hati dengan sedikit kecewa
Setelah selesai membayar Tio langsung berdiri dan keluar dari Restoran, Rara mengikuti dari belakang. Mereka berdua kembali ke Rumah Sakit karena Rehan dan Putri sudah menunggu
Akhirnya mereka berdua sudah sampai di Rumah Sakit dan langsung menuju ke Ruangan dimana Putri di rawat
" Rara dah pulang " Ucap Putri melihat Rara membuka pintu
" Iya " Ucap Rara dan langsung duduk di Sofa
" Sudah kenyang " Ucap Putri
" Hehehe udah " Ucap Rara
Tio pun memberikan pesanan yang Rehan minta dan Rehan menyiapkan untuk Putri,Putri makan sendiri karena kondisi Putri sudah lebih membaik
Putri dan Rehan selesai makan dan tak terasa hari sudah malam Rara juga sudah merasa ngantuk, Jadi ia memutuskan untuk pulang
" Oh iya, tapi kamu pulang sama siapa " Tanya Putri
" Aku pulang sendirian " Ucap Rara
" Jangan pulang sendiri, kamu minta pacar mu suruh jemput " Ucap Putri
" Dia kerja malam ini jadi gak bisa jemput aku " Ucap Rara
" Ya udah kamu di antar pulang sama pak Tio aja " Ucap Putri
" Apaa diantar sama dia, gak mau aku " Ucap Rara menolak
" Dah malam Ra gak baik kamu pulang sendirian " Ucap Putri
" Gapapa Putri santai aja, lebih baik aku pulang sendiri dari pada diantar sama tuh orang " Ucap Rara melirik ke Tio
" Siapa lagi yang mau ngantar kamu, kalau bukan disuruh sama nona Putri aku juga gak bakalan mau antar kamu pulang " Ucap Tio dalam hati
" Beneran kamu bisa pulang sendiri " Ucap Putri
" Iya beneran Put " Ucap Rara
__ADS_1
" Ya udah kamu hati-hati kalau ada apa-apa langsung telfon aku yah " Ucap Putri
" Iya Putri, dah " Ucap Rara berjalan mendekati pintu
" Dah " Ucap Putri
" Kalau gitu saya juga pulang dulu nona tuan " Ucap Tio
" Iya, besok bawakan saya baju " Ucap Rehan
" Baik Tuan " Ucap Tio dan pergi
Saat di koridor Rumah Sakit Rara ada di depan Tio, Rara yang merasa ada yang mengikutinya ia berbalik badan dan melihat Tio yang ada di belakangnya
" Ngapain ngikutin aku haa " Ucap Rara
" Siapa yang ngikutin " Ucap Tio
" Kau ngapain dari tadi ngikutin aku dari belakang " Ucap Rara
" Jadi orang gak usah DP, saya mau pulang dan ini jalan pintu keluar nya " Ucap Tio
Rara yang mendengar perkataan Tio masuk akal juga karena di depan pintu keluar Rumah Sakit, dan Rata sedikit Malu tapi Rara membantahnya agar tidak kelihatan malu
" Halah cari alasan, bilang aja mau ngikutin aku " Ucap Rara bejalan cepat menjauh dari Tio
" Dasar wanita aneh " Ucap Tio dan berjalan keluar menuju parkiran Mobi
Sedangkan Rata ia menunggu Bus di halte, dan saat Tio melintas tepat dimana Rara menunggu Bus ia sekilas melihat ke arah Rara dan ia langsung melajukan mobil nya cukup cepat karena suasana lalu lintas sepi
Rara yang sudah menaiki Bus ia pun tertidur sesaat di dalam Bus karena merasa ngantuk, dan perjalanan cukup jauh memerlukan waktu setengah jam
Di Rumah sakit
" Aku mandi dulu " Ucap Rehan
" Iya " Ucap Putri
Rehan pun membersihkan badannya yang sudah lengket, saat Rehan selesai mandi ia mendapatkan Putri sudah tertidur dan Rehan tidak ingin menganggu tidur nya Putri jadi Rehan memilih tidur di Sofa
Rara Pun sampai di kosannya dan Rara langsung menjatuhkan badannya ke kasur karena ia merasa lelah dan ngantuk, Rara langsung tertidur tanpa membersihkan badannya terlebih dahulu
Beda lagi dengan Tio, setiap ia pulang ke apartemen miliknya ia tidak langsung tidur Tio harus merendam seluruh badannya menggunakan air hangat agar merilekskan otot otot nya karena Tio harus segera setiap saat,dan tidak boleh yang namanya sakit
Jadi Tio selalu memperhatikan polo hidup nya yang sehat dan bersih, setelah selesai berendam sebelum tidur Tio harus meminum segelas air susu yang hangat agar tidur dengan nyenyak.
Itu sudah ke biasanya Tio sejak lama dan sampai sekarang
__ADS_1