
Satu jam sudah berlalu Putri terbaring lemah Rehan yang sudah bangun terlebih dahulu
" Tio " Ucap Rehan
" Iya Re " Ucap Tio
" Belikan aku makan " Ucap Rehan
" Iya aku juga udah lapar " Ucap Tio
Tio pun pergi dari situ dan menuju ke kantin rumah sakit untuk beli makanan
" Dia ko gak bangun bangun yah " Ucao Rehan
Akhirnya Rehan pun tertidur lagi karena badan nya masih lemas
Tak berselang lama Putri bangun dari tidur nya dia bingung dengan suasana yang berbeda
" Aku dimana " Ucap Putri
Saat Putri nengok ke samping ia melihat Rehan
" Ko ada pak Rehan disini " Ucap Putri
" Tapi ko kaya di Rumah sakit yah " Ucap Putri
Putri ingin bangun tapi kepalanya terasa sakit
" Aaa kepala sakit banget,Oh iya aku ingat tadi kan aku jatuh kepala ku terbentur meja terus pak Rehan gendong aku " Ucap Putri
" Kurang ajar main gendong orang gak minta izin sama aku dulu "Ucap Putri kesal
" Apa aku lagi di rumah sakit yah " Ucap Putri
" Pak bangun pak woyy " Ucap Putri
" Jangan brisik aku mau tidur " Ucap Rehan yang matanya masih terpejam
" Oh dah bangun toh " Ucap Putri
" Apa " Ucap Rehan
" Bapak kenapa main gendong aku gak minta izin sama aku dulu " Ucap Putri
" Heey kepala kau itu berdarah apa kamu bisa jalan sendiri " Ucap Rehan
" Tapi kan bisa ngomong aku dulu " Ucap Putri
" Keburu kamu mati " Ucap Rehan yang masih terpejam
" Enak aja kalau ngomong " Ucap Putri kesal
" Jangan brisik aku mau tidur bisa gak sih " Ucap Rehan
" Pak aku lapar " Ucap Putri
" Tio lagi beli makanan " Ucap Rehan
" Kapan datang nya aku udah kelaparan " Ucap Putri
" Bisa diam gak sih aku tuh mau tidur " Ucap Rehan yang sudah kesal pasalnya Putri crewet
" Aku kan cuma tanya " Ucap Putri
" Tapi kau mengganggu istirahat ku tua gak " Ucap Rehan
" Iya maaf " Ucap Putri
" Jadi cowok ko galak banget sih gak ada lembut lembut nya sama cewek " Gerutu Putri
" Aku dengar " Ucap Rehan
" Dengar apa wong aku gka ngomong apa apa " Ucap Putri berbohong
Tio pun masuk ke ruang itu tanpa mengetuk pintu pasalnya ia pikir Putri blom bangun
" Pak Tio " Ucap Putri
" Eh udah bangun put " Ucap Tio
" Udah pak " Ucap Putri
" Terus gimana kepala kamu apa sakit " Ucap Tio mendekati tempat tidur Putri
" Masih pak tapi dikit " Ucap Putri
" Syukur lah " Ucap Tio
" Oh ya aku tadi beli makanan buat kamu pasti kamu lapar kan " Ucap Tio
" Pak Tio tau aja kalau aku lagi lapar " Ucap Putri
" Iya dong ya udah nih makan dulu " Ucap Tio
" Makasih ya pak " Ucap Putri
" Iya sama sama apa mau aku suapin " Ucap Tio
" Yang sakit kepala ku pak bukan tangan ku jadi gak usah di suapin " Ucap Putri
" Siapa tau mau tak suapin aku " Ucap Tio
" Apaan sih Tio sok sok baik sama tuh cewek " Ucap Rehan dari hati yang masih terpejam
" Tuh cewek kenapa lagi sok akrab sama Tio " Ucap Rehan dalam hati nya
Rehan pun terbangun agar Tio tidak dekat dekat sama Putri,Rehan kesal dengan kelakuan Tio yang berusaha mendekati Putri
" Makanan ku mana " Ucap Rehan
__ADS_1
Tio yang mendengar suara Rehan ia langsung berdiri dari tempat duduk di dekat ranjang pasien Putri, Ia pun langsung menuju ke Rehan
" Ini pak " Ucap Tio
" Hmm " Ucap Rehan
Rehan pun langsung memakan nya sampai habis pasalnya ia juga lapar, setelah selesai makan ia langsung mengecek email dari HP nya
" Tio kamu ke kantor sekarang ambil dokumen kerja sama dengan pak Irawan dan kasih ke pak Irawan " Ucap Rehan
" Baik pak " Ucap Tio
Tio pun langsung pergi dari situ dan langsung ke kantor untuk melaksanakan tugas yang di beri Rehan
Rehan pun nelfon sesorang untuk membawakan baju ganti karena Rehan tidak betah dengan badan nya yang sudah lengket
Beberapa menit ke mudia seseorang yang di telfon Rehan sudah sampai
Tok tok tok
" Masuk " Ucap Rehan
" Permisi pak ini pesan pak Rehan " Ucap seseorang itu
" Letakan di situ " Ucap Rehan
" Baik Pak kalau gitu aku pergi dulu " Ucap seseorang itu
Setelah itu Rehan langsung banyk dari tempat tidur nya dan langsung menuju ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya
Setelah selesai ia langsung duduk di sofa yang ada di ruang itu sambil mengecek email email di HP nya
Putri yang sangat ingin ke makar mandi ia berusaha bangun
" Aauu sakit banget " Ucap Putri tapi ia terus berusaha pasalnya ia ingin baung air kecil
Rehan sebenarnya tau tapi ia tak peduli itu
" Pak " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
" Aku boleh minta tolong gak " Ucap Putri
" Hmm " Ucap Rehan
" Aku pingin ke toilet tapi Kepala ku sakit " Ucap Putri
" Terus " Ucap Rehan
" Bantu aku ke toilet lah aku gak bisa jalan sendiri " Ucap Putri
" Menyusahkan " Ucap Rehan
Putri yang mendengar nya ia merasa kesal dan akhirnya memaksakan diri nya untuk berdiri belom juga biasanya berjalan satu langkah ia sudah oleng, Untung nya Rehan nangkap tubuh Putri sebelum jatuh ke lantai
" Tadi kan kau bilang aku cuma menyusahkan ya udah aku jalan sendiri " Ucap Putri
" Tapi kamu gak bisa jalan sendiri " Ucap Rehan
" Hmm Iya " Ucap Putri
Rehan pun menolong Putri dan memapah Putri untuk ke toilet tapi entah kenapa jantung Rehan tiba tiba berdetak sangat kecang saat tubuhnya berdekatan dengan Putri
Rehan berusaha mengontrol detak jantung nya yang terus berdetak sangat kencang ajar Putri tidak mendengar detak jantung nya yang sekarang
Sesampainya di depan pintu toilet
" Udah sampai disini aja " Ucap Putri
" Aku antar sampai dalam " Ucap Rehan
" Apaa kamu mau cari kesempatan yah mentang mentang aku lagi sakit " Ucap Putri
Rehan pun langsung menyonor jidat Putri
" Gak usah mikir yang macem macem " Ucap Rehan
" Siapa tau kamu macem macem sama aku "Ucap Putri
" Mau aku bantu gak " Ucap Rehan
" Ya mau lah " Ucap Putri
Rehan pun membantu Putri masuk ke dalam toilet setelah itu ia langsung ke keluar dan menunggu Putri di depan pintu
Beberapa menit Putri telah selesai dan ia berjalan dengan berpegang dinding dan membuat pintu
" Sudah " Ucap Rehan
" Udah pak " Ucap Putri
Rehan pun memapah Putri untuk kembali ke tempat tidurnya
" Istirahat lah aku mau kembali bekerja " Ucap Rehan
" Iya Pak " Ucap Putri
Putri pun kembali tertidur sedang kan Rehan kembali bekerja tak terasa waktu sudah sore dan Rehan tertidur di sofa sambil memegangi HP nya
Putri terbangun dan melihat Rehan yang tertidur dengan wajah yang damai
" Kalau tidur wajahnya sangat damai kalau di liat liat pak Rehan juga ganteng " Ucap Putri lirih
" Tapi sayang orang galak cuek dingin lagi, Tapi dia hangat bai dan mau bantu aku ke toilet " Ucap Putri
" Apaan sih kamu put gak usah mikirin yang aneh aneh tentang pak rehan " Ucap Putri
" Udah jam berapa nih nanti Bima sama ibu khawatir " Ucap Putri
__ADS_1
Saat Putri melihat jam ternyata jam sudah menunjukkan kupul 6 sore, Ia pun berinisiatif untuk membangunkan Rehan dan ia berusaha bangun dan berjalan mendekati rehan dengan berhati hati
Saat sudah di depan ia terpanah dengan wajah tampan nya rehan, Putri langsung tersadar takut Rehan mengetahui nya
" Pak Rehan pak " Ucap Putri lirih
" Ko gak bangun juga sih " Ucap Putri
Akhirnya put pun memberanikan diri untuk menepuk pipi Rehan
" Pak Rehan pak " Ucap Putri sambil menepuk nepuk pipi Rehan
Rehan yang merasa ada yang menyentuh nya ia langsung menarik tangan Putri yang masih di pipinya dan Putri ke tarik sampai mendekat ke Rehan
Bahkan wajah mereka hanya berjarak 5 cm Putri dan Rehan saling beradu pandangan sampai beberapa menit
Seketika jantung Putri langsung berdetak sangat kecang dan entah Rehan mendengar suara detak jantung Putri apa tidak sebaliknya Rehan juga merasakan apa yang di rasakan Putri
Jantung mereka seperti saling bersautan, seperti irama musik
" Kamu lagi ngpain " Ucap Rehan seketika menyadarkan lamunan Putri
Putri pun langsung menjauh dari Rehan
" Aaaku tadi cuma mau bangunin pak Rehan " Ucap Putri sambil menunduk karena iya sangat malu dan ia tidak mau kalau Rehan mengetahui pasalnya ia tau kalau wajah pasti memerah seperti kepiting Rebus
" Terus kenapa menyentuh wajah ku haa " Ucap Rehan
" Maaf Pak tadi aku udah berusaha bangunin pak Rehan tapi gak bangun bangun juga akhirnya kau membranikan diri untuk menepuk pipinya pak Rehan " Ucap Putri
Rehan hanya terbiam ia bingung pasalnya ia mlihat wajah Putri memerah ia pikir Putri sakit
" Kamu Sakit " Ucap Rehan
" Gak ko pak " Ucap Putri yang masih menunduk
" Tapi wajah kamu memerah " Ucap Rehan
Seketika Putri salah tingkah pasalnya ia sangat malu kalau ia ketahuan wajannya sedang memerah
" Aah gapapa ko pak " Ucap Putri
" Beneran " Ucap Rehan
" Iya pak" Ucap Putri dan langsung berdiri dan tubuh oleh untuk Rehan langsung memegangi Putri yang sempat mau jatuh
" Kamu tuh belum sembuh gak usah banyak gerak " Ucap Rehan
" Iya pak " Ucap Putri menunduk ia tidak berani menatap Rehan
Rehan pun membatu Putri untuk berbaring ke ranjang pasien
" Pak " Ucap Putri
" Apa " Ucap Rehan
" Aku boleh minjem HP " Ucap Putri
" Untuk apa " Ucap Rehan
" Buat hubungi ibu aku nanti takutnya ibu aku khawatir " Ucap Putri
Rehan pun langsung memberikan HP nya ke Putri, dan Putri langsung menelfon ibu nya
" Halo bu " Ucap Putri
" Iya halo ini siapa " Ucap Bu Erna
" Ini aku Putri Bu " Ucap Putri
" Oh Putri kamu ko belom pulang nak " Ucap Bu Erna
" Putri ada di rumah sakit bu " Ucap Putri
" Apa kamu dirumah sakit kamu kenapa nak apa terjadi sesuatu sama kamu jawab ibu nak " Ucap Bu Erna
" Putri gapapa ko bu tadi putri pas kerja jatuh dan kepala putri tebentur tapi sekarang putri baik baik aja ko bu " Ucap Putri
" Kamu di rumah sakit mana ibu mau ke situ sama Bima " Ucap Bu Erna panik
" Rumah sakit " Ucap Putri terjeda pasalnya iya tidak tau ada di rumah sakit mana
" Pak Rehan ini di rumah sakit mana " Ucap Putri
" Medika "Ucap Rehan
" Nak kamu masih disitu " Ucap Bu Erna
" Iya Putri masih disini Bu " Ucap Putri
" Kamu di rumah sakit mana nak " Ucap Bu Erna
" Rumah saki Medika Bu " Ucap Put
" Kalau gitu ibu segera kesana sama Bima " Ucap Bu Erna
" Iya ibu hati hati ya " Ucap Putri
" Iya nak Assalamu'alaikum " Ucap Bu Erna
" Waallaikumsalam " Ucap Putri
Putri pun mengakhiri sambung telfon nya
" Makasih ya pak " Ucap Putri sambil mengembalikan HP Rehan
Pasalnya HP nya tertinggal di kantor
" Hmm " Ucap Rehan
__ADS_1